Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Indonesia terserang wabah difteri

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2BhZvMI
Sumber Foto: http://bit.ly/2BhZvMI
<p>Difteri kembali mewabah di Tanah Air. Hingga saat ini sekitar 95 kabupaten kota di Indonesia telah ditetapkan statusnya menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah difteri.</p><p>Data dari Kementerian Kesehatan menyebut, <a href="https://elshinta.com/news/129655" rel="nofollow">wabah</a> terparah terjadi di Jawa Timur dan Jabodetabek.</p><p>Kepada Elshinta, Jumat (8/12), Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Elizabeth Jane Soepardi mengatakan, difteri <a href="https://elshinta.com/news/129646" rel="nofollow">merupakan penyakit yang menyerang infeksi saluran nafas</a> bagian atas yang disebabkan oleh kuman difteri.</p><p>"Jadi gejala-gejalanya yang pasti ada batuk, ada pilek dan nyeri menelan. Karena penyakit yang gejalanya nyeri menelan banyak, maka buka mulut lalu lihat ke dalam, lihat didekat amandel apakah ada selaput putih keabuan tebal dan kalo coba dikupas, dia berdarah," jelas Elizabeth.</p><p>Elizabeth mengatakan, <a href="https://elshinta.com/news/129645" rel="nofollow">jika terkena</a> dan melihat gejala seperti itu, maka segera mencari tenaga medis untuk <a href="https://elshinta.com/news/129650" rel="nofollow">mendapat pertolongan.</a></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Difteri kembali mewabah di Tanah Air. Hingga saat ini sekitar 95 kabupaten kota di Indonesia telah ditetapkan statusnya menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah difteri.</p><p>Data dari Kementerian Kesehatan menyebut, <a href="https://elshinta.com/news/129655" rel="nofollow">wabah</a> terparah terjadi di Jawa Timur dan Jabodetabek.</p><p>Kepada Elshinta, Jumat (8/12), Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Elizabeth Jane Soepardi mengatakan, difteri <a href="https://elshinta.com/news/129646" rel="nofollow">merupakan penyakit yang menyerang infeksi saluran nafas</a> bagian atas yang disebabkan oleh kuman difteri.</p><p>"Jadi gejala-gejalanya yang pasti ada batuk, ada pilek dan nyeri menelan. Karena penyakit yang gejalanya nyeri menelan banyak, maka buka mulut lalu lihat ke dalam, lihat didekat amandel apakah ada selaput putih keabuan tebal dan kalo coba dikupas, dia berdarah," jelas Elizabeth.</p><p>Elizabeth mengatakan, <a href="https://elshinta.com/news/129645" rel="nofollow">jika terkena</a> dan melihat gejala seperti itu, maka segera mencari tenaga medis untuk <a href="https://elshinta.com/news/129650" rel="nofollow">mendapat pertolongan.</a></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com