Selasa, 23 Oktober 2018 | 22:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

TNI-Polri gelar pasukan persiapan pengamanan kunker Presiden

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2ADcSUP
Sumber foto: http://bit.ly/2ADcSUP
<p>Ribuan personel anggota TNI, Polri dan instansi terkait melaksanakan gelar pasukan persiapan pengamanan rencana kunjungan kerja (kunker) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di lokasi bencana alam Kabupaten Wonogiri, di lapangan parkir Stadion Manahan Solo, Jumat (8/12).</p><p>Pada cara gelar pasukan TNI-Polri persiapan pengamanan tamu VVIP tersebut selain diikuti pasukan dari berbagai satuan juga perlengkapan angkutan pengamanan pasukan dan kendaraan lapis baja seperti Panser Serbu serta Panser Anoa.</p><p>Komandan Korem 074 Warastratama, Kolonel Inf. Widi Parsetijono yang memimpin gelar pasukan mengatakan kegiatan apel gelar pasukan tersbeut untuk mengecek persiapan personel baik dari TNI, Polri dan instansi lain yang terlibat dalam rangka rencana kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo di Wonogiri.</p><p>"Presiden akan meninjau lokasi bencana alam tanah longsor di Desa Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri, pada Minggu (10/12)," kata Danrem.</p><p>Menurut Danrem, Presiden juga akan melihat kondisi pengungsi di lokasi bencana alam itu. Dari data laporan jumlah pengungsi di Wonogiri ada sekitar 2.000 jiwa yang masih bertahan di tempat pengungsian.</p><p>Menyinggung rencana kunjungan RI 1 di Solo, kata Danrem masih tentatif, dan menunggu petunjuk dari beliau. Namun, aparat keamanan perlu antisipasi untuk melakukan pengamanan tamu VVIP ini.</p><p>Pihaknya telah menyiapkan sebanyak 3.000 personel baik dari anggota TNI, Polri maupuan instansi terkait yang telah menyiapkan diri melakukan pengamanan melalui gelar apel siaga pengamanan tamu VVIP ini.</p><p>Menurut Danrem, semua perlengkapan keamanan rencana kunjungan RI 1 sudah disiapkan tinggal menunggu petunjuk lebih lanjut dari Bapak Presiden.</p><p>Danrem berharap dengan kegiatan apel persiapan pengamanan tamu VVIP tersebut dapat dipahami semua prajurit baik TNI maupun Polri dan instansi terkait, sehingga berhasil dalam melaksanakan tugas di wilayah Solo Raya.</p><p>Menurut dia, gelar pasukan tersebut merupakan sarana untuk mengecekan persiapan pengamanan baik perseorangan maupun satuan agar dalam pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.</p><p>Hal tersebut, Danrem meminta prajurit TNI dan Polri serta seluruh personel yang terlibat pengamanan RI 1 dan rombongan harus dilaksanakan dengan optimal, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, serta laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan karena tugas ini, merupakan tugas mulia.</p><p>"Utamakan kewaspadaan dan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta antisipasi setiap gejolak yang timbul berpotensi dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan kunjungan. Dan, dijadikan hal ini, menjadi tugas kehormatan yang harus dilaksanakan," kata Danrem menegaskan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Presiden minta dana kelurahan tak dihubungkan dengan politik

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 20:37 WIB

AMAN klaim kebangkitan masyarakat adat di Jayapura positif

<p>Ribuan personel anggota TNI, Polri dan instansi terkait melaksanakan gelar pasukan persiapan pengamanan rencana kunjungan kerja (kunker) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di lokasi bencana alam Kabupaten Wonogiri, di lapangan parkir Stadion Manahan Solo, Jumat (8/12).</p><p>Pada cara gelar pasukan TNI-Polri persiapan pengamanan tamu VVIP tersebut selain diikuti pasukan dari berbagai satuan juga perlengkapan angkutan pengamanan pasukan dan kendaraan lapis baja seperti Panser Serbu serta Panser Anoa.</p><p>Komandan Korem 074 Warastratama, Kolonel Inf. Widi Parsetijono yang memimpin gelar pasukan mengatakan kegiatan apel gelar pasukan tersbeut untuk mengecek persiapan personel baik dari TNI, Polri dan instansi lain yang terlibat dalam rangka rencana kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo di Wonogiri.</p><p>"Presiden akan meninjau lokasi bencana alam tanah longsor di Desa Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri, pada Minggu (10/12)," kata Danrem.</p><p>Menurut Danrem, Presiden juga akan melihat kondisi pengungsi di lokasi bencana alam itu. Dari data laporan jumlah pengungsi di Wonogiri ada sekitar 2.000 jiwa yang masih bertahan di tempat pengungsian.</p><p>Menyinggung rencana kunjungan RI 1 di Solo, kata Danrem masih tentatif, dan menunggu petunjuk dari beliau. Namun, aparat keamanan perlu antisipasi untuk melakukan pengamanan tamu VVIP ini.</p><p>Pihaknya telah menyiapkan sebanyak 3.000 personel baik dari anggota TNI, Polri maupuan instansi terkait yang telah menyiapkan diri melakukan pengamanan melalui gelar apel siaga pengamanan tamu VVIP ini.</p><p>Menurut Danrem, semua perlengkapan keamanan rencana kunjungan RI 1 sudah disiapkan tinggal menunggu petunjuk lebih lanjut dari Bapak Presiden.</p><p>Danrem berharap dengan kegiatan apel persiapan pengamanan tamu VVIP tersebut dapat dipahami semua prajurit baik TNI maupun Polri dan instansi terkait, sehingga berhasil dalam melaksanakan tugas di wilayah Solo Raya.</p><p>Menurut dia, gelar pasukan tersebut merupakan sarana untuk mengecekan persiapan pengamanan baik perseorangan maupun satuan agar dalam pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.</p><p>Hal tersebut, Danrem meminta prajurit TNI dan Polri serta seluruh personel yang terlibat pengamanan RI 1 dan rombongan harus dilaksanakan dengan optimal, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, serta laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan karena tugas ini, merupakan tugas mulia.</p><p>"Utamakan kewaspadaan dan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta antisipasi setiap gejolak yang timbul berpotensi dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan kunjungan. Dan, dijadikan hal ini, menjadi tugas kehormatan yang harus dilaksanakan," kata Danrem menegaskan. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com