Penderita difteri harus dikarantina
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2jrYAyS
<p><a href="http://m.elshinta.com/news/129642/2017/12/08/indonesia-terserang-wabah-difteri" rel="nofollow">Sebanyak 95 kabupaten kota di Indonesia ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah difteri.</a> Bagi mereka yang terkena, maka harus dikarantina.</p><p>Elizabeth Jane Soepardi, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI mengatakan, bagi penderita yang sudah berstatus terkena difteri, selaput difteri akan diusap dan setelahnya selaput tersebut diteliti di laboratorium untuk diperiksa.</p><p>"Tanpa menunggu hasil laboratorium, <a href="https://elshinta.com/news/129646" rel="nofollow">pasien itu harus langsung diisolasi</a>, dirawat isolasi tidak boleh bertemu orang. Orang sekitarnya, kakak, adik, orang tua, semuanya harus segera diperiksa di laboratorium dan diberi pengobatan," terangnya saat dihubungi Elshinta, Jumat (8/12).&nbsp;</p><p>Elizabeth menjelaskan bahwa difteri adalah penyakit yang mudah menular. Ia menambahkan, guna <a href="https://elshinta.com/news/129650" rel="nofollow">antisipasi ke depannya maka lingkungan sekitar harus diberi suntikan vaksin kekebalan.</a></p><p>"Selama ini (vaksin) yang dilakukan cukup di desa setempat satu desa itu, tapi kenyataannya adalah kita menyadari ternyata tidak cukup," kata dia.&nbsp;</p><p> Hal itu dikarenakan, lebih lanjut Elizabeth menerangkan, terjadinya perubahan budaya. "Dulu kita jarang sekali bepergian, belum tentu satu bulan sekali bepergian. Sekarang kita bisa setiap hari bepergian atau setiap minggu bepergian," ujarnya.</p><p>Hal tersebutlah, menurut Elizabeth, kuman dibawa ke tempat lain. Karena hal itulah, jelas dia, <a href="https://elshinta.com/news/129655" rel="nofollow">bukan hanya penduduknya yang dikarantina namun wilayahnya juga dikarantina.</a></p><p> "Itulah yang menyebabkan KLB ini menjadi meluas. Penularannya lewat percikan udara langsung, jadi dengan kepadatan penduduk, memudahkan dia menyebar," ungkapnya.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 15 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Pesawat Air Asia diduga hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura pada...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah terus mengawasi peredaran uang menjelang P...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p> Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatak...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan saat ini terjadi fenomena menurunnya jumlah pekerja...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p> Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad minta supaya kasus Novel Baswedan ...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Kementerian Perdagangan menggandeng badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjaga stabilita...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Pemerintah menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu)  untuk menga...
Sabtu, 21 April 2018 - 09:04 WIB
<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan saat ini per...
Sabtu, 21 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong mencabut izin lima agen penyalur tenaga k...
Sabtu, 21 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Festival Kuliner Indonesia bertema "Kampung Jajan Campania" diadakan Kedutaan Bes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)