Minggu, 23 September 2018 | 02:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Penderita difteri harus dikarantina

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2jrYAyS
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2jrYAyS
<p><a href="http://m.elshinta.com/news/129642/2017/12/08/indonesia-terserang-wabah-difteri" rel="nofollow">Sebanyak 95 kabupaten kota di Indonesia ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah difteri.</a> Bagi mereka yang terkena, maka harus dikarantina.</p><p>Elizabeth Jane Soepardi, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI mengatakan, bagi penderita yang sudah berstatus terkena difteri, selaput difteri akan diusap dan setelahnya selaput tersebut diteliti di laboratorium untuk diperiksa.</p><p>"Tanpa menunggu hasil laboratorium, <a href="https://elshinta.com/news/129646" rel="nofollow">pasien itu harus langsung diisolasi</a>, dirawat isolasi tidak boleh bertemu orang. Orang sekitarnya, kakak, adik, orang tua, semuanya harus segera diperiksa di laboratorium dan diberi pengobatan," terangnya saat dihubungi Elshinta, Jumat (8/12).&nbsp;</p><p>Elizabeth menjelaskan bahwa difteri adalah penyakit yang mudah menular. Ia menambahkan, guna <a href="https://elshinta.com/news/129650" rel="nofollow">antisipasi ke depannya maka lingkungan sekitar harus diberi suntikan vaksin kekebalan.</a></p><p>"Selama ini (vaksin) yang dilakukan cukup di desa setempat satu desa itu, tapi kenyataannya adalah kita menyadari ternyata tidak cukup," kata dia.&nbsp;</p><p> Hal itu dikarenakan, lebih lanjut Elizabeth menerangkan, terjadinya perubahan budaya. "Dulu kita jarang sekali bepergian, belum tentu satu bulan sekali bepergian. Sekarang kita bisa setiap hari bepergian atau setiap minggu bepergian," ujarnya.</p><p>Hal tersebutlah, menurut Elizabeth, kuman dibawa ke tempat lain. Karena hal itulah, jelas dia, <a href="https://elshinta.com/news/129655" rel="nofollow">bukan hanya penduduknya yang dikarantina namun wilayahnya juga dikarantina.</a></p><p> "Itulah yang menyebabkan KLB ini menjadi meluas. Penularannya lewat percikan udara langsung, jadi dengan kepadatan penduduk, memudahkan dia menyebar," ungkapnya.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com