Kamis, 19 Juli 2018 | 12:37 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Menlu AS: Trump hanya menjalankan kehendak rakyat AS

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2j75tbZ
Sumber foto: http://bit.ly/2j75tbZ
<p>Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Kamis (7/12), mengatakan bahwa dalam mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Presiden Donald Trump mematuhi kehendak rakyat Amerika Serikat (AS).</p><p>Tillerson sedang berada di Eropa dalam kunjunganya ke tiga kota, dan perundingannya dengan sekutu AS telah sebagian dibayangi oleh kemarahan global terhadap keputusan kontroversial Trump.</p><p>Namun, diplomat tinggi Washington itu mendukung atasannya dan menegaskan bahwa keputusan itu tidak merusak hal yang sebelumnya disambut positif oleh Uni Eropa dan rekan-rekan di NATO. &nbsp;</p><p>"Presiden hanya menjalankan kehendak rakyat AS," ujar Tillerson dalam sebuah konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Austria Sebastian Kurz.</p><p>Dia mengatakan bahwa Trump hanya menerapkan undang-undang AS yang sudah ada, yang mewajibkan presiden untuk suatu hari memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.</p><p>“Tidak ada yang berbeda selain presiden menerapkan undang-undang 1995,” katanya, menegaskan bahwa Washington ingin Israel dan Palestina menegosiasikan kesepakatan damai, demikian dikutip dari Antara.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 12:32 WIB

Saksi: Pelempar molotov rumah Mardani berjumlah dua orang

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 12:24 WIB

DPR pertimbangkan setujui pengajuan kenaikan anggaran PKH

Ekonomi | 19 Juli 2018 - 12:16 WIB

Garis kemiskinan di Jambi naik 7,54 persen

Kriminalitas | 19 Juli 2018 - 12:08 WIB

Dua bom molotov di rumah Mardani berisi pertamax

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 12:00 WIB

Bagir Manan usulkan aturan siaran langsung persidangan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com