Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Menlu Tunisia temui Presiden Jokowi bahas demokrasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui. Sumber foto: http://bit.ly/2k9Cj8o
Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui. Sumber foto: http://bit.ly/2k9Cj8o
<p>Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui menemui Presiden Joko Widodo membahas perkembangan demokrasi.</p><p>"Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa kerja sama di bidang demokrasi ini akan terus kita perkuat di masa mendatang dan juga Menteri Luar Negeri Tunisia menyampaikan harapan agar kerja sama di bidang ekonomi, terutama mengenai masalah investasi, juga dapat ditingkatkan," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ditemui di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (8/12).</p><p>Retno mendampingi Presiden Jokowi saat Menlu Khemais melakukan kunjungan kehormatan ke Istana Bogor.</p><p>Menurut Retno, saat menemui Presiden, Khemais menyampaikan Tunisia sudah menjadi negara yang demokratis kendati awal pergolakan Arab Spring terjadi di negara itu.</p><p>Menlu Tunisia berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri Bali Democracy Forum Ke-10 di Banten.</p><p>Tunisia juga melakukan menyelenggarakan BDF Chapter Tunisia yang menghadirkan sejumlah tokoh di Afrika utara pada Oktober 2017.</p><p>Khemais menjelaskan saat ini pemerintah Tunisia mengembangkan pendidikan bagi penduduk dan menambah lapangan pekerjaan.</p><p>Tunisia juga sedang meningkatkan kepercayaan dunia internasional bagi sektor pariwisata mereka.</p><p>"Jadi, ke depan kita juga akan bicara mengenai kerja sama di bidang ekonomi dan harapan dia ada investasi Indonesia di bidang infrastruktur," ujar Retno.</p><p>Menlu Retno juga menjelaskan sektor swasta Indonesia memiliki investasi di Tunisia di bidang minyak dan gas. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui menemui Presiden Joko Widodo membahas perkembangan demokrasi.</p><p>"Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa kerja sama di bidang demokrasi ini akan terus kita perkuat di masa mendatang dan juga Menteri Luar Negeri Tunisia menyampaikan harapan agar kerja sama di bidang ekonomi, terutama mengenai masalah investasi, juga dapat ditingkatkan," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ditemui di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (8/12).</p><p>Retno mendampingi Presiden Jokowi saat Menlu Khemais melakukan kunjungan kehormatan ke Istana Bogor.</p><p>Menurut Retno, saat menemui Presiden, Khemais menyampaikan Tunisia sudah menjadi negara yang demokratis kendati awal pergolakan Arab Spring terjadi di negara itu.</p><p>Menlu Tunisia berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri Bali Democracy Forum Ke-10 di Banten.</p><p>Tunisia juga melakukan menyelenggarakan BDF Chapter Tunisia yang menghadirkan sejumlah tokoh di Afrika utara pada Oktober 2017.</p><p>Khemais menjelaskan saat ini pemerintah Tunisia mengembangkan pendidikan bagi penduduk dan menambah lapangan pekerjaan.</p><p>Tunisia juga sedang meningkatkan kepercayaan dunia internasional bagi sektor pariwisata mereka.</p><p>"Jadi, ke depan kita juga akan bicara mengenai kerja sama di bidang ekonomi dan harapan dia ada investasi Indonesia di bidang infrastruktur," ujar Retno.</p><p>Menlu Retno juga menjelaskan sektor swasta Indonesia memiliki investasi di Tunisia di bidang minyak dan gas. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com