Jumat, 15 Desember 2017

Masyarakat Indonesia masih mudah percaya berita hoax

Jumat, 08 Desember 2017 14:48

Foto :  Doddy Handoko. Foto : Doddy Handoko.
Ayo berbagi!

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, masyarakat Indonesia masih mudah mempercayai berita bohong (hoax) yang disebar di internet maupun media sosial.

“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap berita di media sosial atau internet ini cukup besar 65 persen. Mereka bila baca berita langsung percaya gitu saja tanpa ada check ricek ini bahaya. Di internet segala sesuatu gampang di percaya,” katanya di Plaza UOB , Jakarta Pusat, Jumat (8/12).

Dikatakannya, untuk menangani persoalan tersebut pihaknya menggencarkan literasi dengan penyelenggaraan seminar di berbagai kota. “Gerakan kita untuk menghindari berita hoax adalah dari hulu ke hilir. Dari hulunya kita literasi dan di pertengahan kita lakukan pendampingan dan di hilirnya juga harus tegas melakukan tindakan kalau sudah ada yang berbahaya,” ungkapnya.

Sehubungan dengan itu, Kemkominfo  menyelenggarakan rangkaian pelatihan “Indonesia: Cerdas Bermedia Sosial” guna memberdayakan generasi muda untuk dapat berkreasi membuat video positif. Rangkaian pelatihan diselenggarakan di 10 kota di Indonesia dan telah melatih lebih dari 2000 siswa dari 100 SMA/SMK.(Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar