Minggu, 16 Desember 2018 | 04:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BPBD: Lima kecamatan di Agam rawan longsor

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2Am3Tu1
Sumber foto: http://bit.ly/2Am3Tu1
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan lima dari 16 kecamatan di daerah itu merupakan daerah rawan bencana tanah longsor dan banjir saat curah hujan tinggi.</p><p>Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi AR didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Wahyu Bestari di Lubukbasung, Jumat (8/12), mengatakan ke lima kecamatan itu yakni Kecamatan Palembayan rawan longsor dan banjir, Malalak rawan longsor, Matur rawan longsor, Palupuh rawan longsor dan Tanjungmutiara rawan longsor.</p><p>Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, BPBD setempat telah melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak melewati daerah itu saat curah hujan tinggi.</p><p>Selain itu, menyiapkan 25 personel BPBD, anggota kelompok siaga bencana beserta alat berat dan memasang imbauan untuk berhati-hati saat melewati daerah rawan longsor tersebut.</p><p>"Personel dan alat berat ini akan kita turunkan apabila daerah itu dilanda longsor dan banjir," ujarnya.</p><p>Curah hujan tinggi melanda daerah itu pada akhir November 2017, mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Malalak dilanda bencana tanah longsor sebanyak tiga kejadian.</p><p>Sementara di Palembayan terjadi bencana tanah longsor dan pohon tumbang sebanyak empat kejadian dan lainnya.</p><p>"Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka berat dan ringan akibat terkena tanah longsor di Malalak," tambahnya.</p><p>Anggota DPRD Agam, Jondra Majaya memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menyiapkan personel dan alat berat di lokasi rawan bencana.</p><p>Dengan cara itu, pengendara dan masyarakat akan terbantu apabila bencana melanda daerah itu.</p><p>"Ini sangat membantu pengguna jalan dan masyarakat," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan lima dari 16 kecamatan di daerah itu merupakan daerah rawan bencana tanah longsor dan banjir saat curah hujan tinggi.</p><p>Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi AR didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Wahyu Bestari di Lubukbasung, Jumat (8/12), mengatakan ke lima kecamatan itu yakni Kecamatan Palembayan rawan longsor dan banjir, Malalak rawan longsor, Matur rawan longsor, Palupuh rawan longsor dan Tanjungmutiara rawan longsor.</p><p>Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, BPBD setempat telah melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak melewati daerah itu saat curah hujan tinggi.</p><p>Selain itu, menyiapkan 25 personel BPBD, anggota kelompok siaga bencana beserta alat berat dan memasang imbauan untuk berhati-hati saat melewati daerah rawan longsor tersebut.</p><p>"Personel dan alat berat ini akan kita turunkan apabila daerah itu dilanda longsor dan banjir," ujarnya.</p><p>Curah hujan tinggi melanda daerah itu pada akhir November 2017, mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Malalak dilanda bencana tanah longsor sebanyak tiga kejadian.</p><p>Sementara di Palembayan terjadi bencana tanah longsor dan pohon tumbang sebanyak empat kejadian dan lainnya.</p><p>"Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka berat dan ringan akibat terkena tanah longsor di Malalak," tambahnya.</p><p>Anggota DPRD Agam, Jondra Majaya memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menyiapkan personel dan alat berat di lokasi rawan bencana.</p><p>Dengan cara itu, pengendara dan masyarakat akan terbantu apabila bencana melanda daerah itu.</p><p>"Ini sangat membantu pengguna jalan dan masyarakat," katanya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com