Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Fredrich Yunadi ikut mundur jadi pembela Setnov

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2iWXzSs
Sumber foto: http://bit.ly/2iWXzSs
<p>Fredrich Yunadi mengundurkan diri sebagai pengacara Setya Novanto yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi KTP-Elektronik.</p><p>"Per hari ini (mundur). Surat sudah diteirma, secara lisan kemarin sudah diberitahukan," kata Fredrich di Jakarta, Jumat (8/12).</p><p>Fredrich menjadi pengacara Setya Novanto sejak awal Setnov ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 17 Juli 2017. Ia juga ikut mendampingi Setnov saat awal mengajukan praperadilan dan memenangkannya pada 29 September 2017.</p><p>Namun KPK kembali menetapkan Setnov sebagai tersangka pada 3 November 2017 dan Setnov pun kembali mengajukan gugatan praperadilan dan Fredrich masih mendampingi Setnov.</p><p>Pengunduran diri Fredrich itu menyusul pengunduran diri Otto Hasibuan yang ia sampaikan hari ini.</p><p>"Saya sama Otto, kita satu kantor, akur sekali, tidak ada perbedaan pendapat. Kita sama pak SN (Setya Novanto) juga tidak ada perbedaan pendapat, tapi ya karena ada sesuatu hal yang kita tidak bisa lakukan," ungkap Fredrich.</p><p>Sehingga hanya tinggal Maqdir Ismail yang menjadi penasihat hukum Setnov saat ini.</p><p>"Beliau (Setya Novanto) terima, tidak ada masalah apa-apa, ini kan ditangani Maqdir. Lain kali kalau ada apa apa tanya Maqdir ya. Tapi kalau kasusnya di Bareskrim dan di Mahkamah Konstitusi itu tetap saya jalankan," ungkap Fredrich. </p><p>Maqdir Ismail yang dihubungi mengaku belum mengetahui mundurnya Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi itu.</p><p>"Saya belum dapat informasi itu. Kita berharap tidak (mengganggu penanganan perkara). Meskipun itu patut disayangkan ya karena kan mereka yang dari awal, yang sudah banyak tahu perkara ini, sementara ini kami kan belakangan," kata Maqdir.</p><p>Maqdir mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan Fredrich dan Otto Hasibuan.</p><p>"Rencana akan bertemu Pak Setnov mungkin Senin, Insya Allah penanganan perkara tidak terganggun," tambah Maqdir. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 24 Oktober 2018 - 08:58 WIB

Direktur CIA ke Turki terkait kasus Khashoggi

Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

<p>Fredrich Yunadi mengundurkan diri sebagai pengacara Setya Novanto yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi KTP-Elektronik.</p><p>"Per hari ini (mundur). Surat sudah diteirma, secara lisan kemarin sudah diberitahukan," kata Fredrich di Jakarta, Jumat (8/12).</p><p>Fredrich menjadi pengacara Setya Novanto sejak awal Setnov ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 17 Juli 2017. Ia juga ikut mendampingi Setnov saat awal mengajukan praperadilan dan memenangkannya pada 29 September 2017.</p><p>Namun KPK kembali menetapkan Setnov sebagai tersangka pada 3 November 2017 dan Setnov pun kembali mengajukan gugatan praperadilan dan Fredrich masih mendampingi Setnov.</p><p>Pengunduran diri Fredrich itu menyusul pengunduran diri Otto Hasibuan yang ia sampaikan hari ini.</p><p>"Saya sama Otto, kita satu kantor, akur sekali, tidak ada perbedaan pendapat. Kita sama pak SN (Setya Novanto) juga tidak ada perbedaan pendapat, tapi ya karena ada sesuatu hal yang kita tidak bisa lakukan," ungkap Fredrich.</p><p>Sehingga hanya tinggal Maqdir Ismail yang menjadi penasihat hukum Setnov saat ini.</p><p>"Beliau (Setya Novanto) terima, tidak ada masalah apa-apa, ini kan ditangani Maqdir. Lain kali kalau ada apa apa tanya Maqdir ya. Tapi kalau kasusnya di Bareskrim dan di Mahkamah Konstitusi itu tetap saya jalankan," ungkap Fredrich. </p><p>Maqdir Ismail yang dihubungi mengaku belum mengetahui mundurnya Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi itu.</p><p>"Saya belum dapat informasi itu. Kita berharap tidak (mengganggu penanganan perkara). Meskipun itu patut disayangkan ya karena kan mereka yang dari awal, yang sudah banyak tahu perkara ini, sementara ini kami kan belakangan," kata Maqdir.</p><p>Maqdir mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan Fredrich dan Otto Hasibuan.</p><p>"Rencana akan bertemu Pak Setnov mungkin Senin, Insya Allah penanganan perkara tidak terganggun," tambah Maqdir. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com