Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:58 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Mahfud: Pemilihan hakim konstitusi sudah sesuai posedur

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2BMeLh7
Sumber foto: http://bit.ly/2BMeLh7
<p>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai proses pemilihan kembali Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023 sudah sesuai prosedur formal sehingga tidak bisa dibatalkan oleh siapapun.</p><p>"Prosesnya sudah benar, secara formal prosedural sudah terpenuhi, dan sudah terpilih," kata Mahfud seusai seminar nasional bertajuk "Indonesia Darurat Integritas" di University Club, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (8/12).</p><p>Menurut Mahfud, setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Presiden Joko Widodo tidak bisa membatalkan pemilihan Arief sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023. Bahkan, presiden wajib meresmikan posisi Arief melalui Keputusan Presiden (Kepres).</p><p>"Meresmikan dengan Kepres bahwa Pak Arief Hidayat sudah terpilih. Itu keharusan bagi presiden karena seluruh prosedur sudah ditempuh," kata dia.</p><p>Sebelumnya, sejumlah pihak masih meragukan keabsahan perpanjangan jabatan Arief sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023 karena merebaknya dugaan adanya lobi-lobi politik dalam proses pemilihan itu.</p><p>Pada Kamis (7/12), sejumlah pemohon uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) mencabut gugatannya di MK sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap perpanjangan jabatan Arief Hidayat sebagai hakim MK.</p><p>Para pemohon yang mencabut gugatan itu adalah mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas sebagai pemohon individu, Asfinawati mewakili YLBHI, Ilhamsyah dan Damar Panca Mulya dari KPBI serta Adnan Topan Husodo mewakili ICW.</p><p>"Ya tidak apa-apa karena itu gerakan moral dan itu bagus menurut saya. Secara yuridis dan prosedural sudah sah," kata Mahfud. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 24 Oktober 2018 - 08:58 WIB

Direktur CIA ke Turki terkait kasus Khashoggi

Bencana Alam | 24 Oktober 2018 - 08:47 WIB

Gunung Anak Krakatau alami 336 kegempaan letusan

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Real Madrid pungkasi paceklik kemenangan, atasi Plzen 2-1

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 08:07 WIB

Moeldoko: 8,7 juta pengangguran terserap, kemiskinan tinggal 9,8 persen

<p>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai proses pemilihan kembali Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023 sudah sesuai prosedur formal sehingga tidak bisa dibatalkan oleh siapapun.</p><p>"Prosesnya sudah benar, secara formal prosedural sudah terpenuhi, dan sudah terpilih," kata Mahfud seusai seminar nasional bertajuk "Indonesia Darurat Integritas" di University Club, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (8/12).</p><p>Menurut Mahfud, setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Presiden Joko Widodo tidak bisa membatalkan pemilihan Arief sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023. Bahkan, presiden wajib meresmikan posisi Arief melalui Keputusan Presiden (Kepres).</p><p>"Meresmikan dengan Kepres bahwa Pak Arief Hidayat sudah terpilih. Itu keharusan bagi presiden karena seluruh prosedur sudah ditempuh," kata dia.</p><p>Sebelumnya, sejumlah pihak masih meragukan keabsahan perpanjangan jabatan Arief sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023 karena merebaknya dugaan adanya lobi-lobi politik dalam proses pemilihan itu.</p><p>Pada Kamis (7/12), sejumlah pemohon uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) mencabut gugatannya di MK sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap perpanjangan jabatan Arief Hidayat sebagai hakim MK.</p><p>Para pemohon yang mencabut gugatan itu adalah mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas sebagai pemohon individu, Asfinawati mewakili YLBHI, Ilhamsyah dan Damar Panca Mulya dari KPBI serta Adnan Topan Husodo mewakili ICW.</p><p>"Ya tidak apa-apa karena itu gerakan moral dan itu bagus menurut saya. Secara yuridis dan prosedural sudah sah," kata Mahfud. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com