Minggu, 16 Desember 2018 | 07:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Nilai tukar rupiah Jumat sore menguat Rp13.528

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat sore bergerak menguat sebesar 26 poin menjadi Rp13.528 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.554 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Penguatan rupiah pada hari ini (8/12) diproyeksikan bersifat jangka pendek mengingat pelaku pasar cenderung fokus pada data ekonomi Amerika Serikat," ujar Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Jumat (8/12).</p><p><br></p><p>Pada akhir pekan ini, ia mengemukakan bahwa Amerika Serikat akan merilis data upah non-pertanian (Non Farm Payroll/NPF), serta mencermati kongres Amerika Serikat yang akan meloloskan rencana anggaran untuk mendanai pemerintahan agar terhindar dari penutupan (shutdown).</p><p><br></p><p>Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar uang juga sedang mencermati kelanjutan proses reformasi pajak Amerika Serikat dan pertemuan The Fed pada pekan depan mengenai kebijakan suku bnga acuannya.</p><p><br></p><p>"Faktor dari AS masih mendominasi, mulai dri NFP hingga pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC)," paparnya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga mengatakan bahwa keyakinan konsumen Indonesia yang terus meningkat menjadi pertanda membaiknya stabilitas ekonomi di Indonesia sehingga menjaga nilai aset-aset di dalam negeri dalam jangka menengah dan panjang.</p><p><br></p><p>Kendati demikian, lanjut dia, ruang penguatan bagi dolar AS masih terbuka menyusul senat Amerika Serikat menyetujui untuk mengadakan diskusi dengan DPR mengenai RUU reformasi pajak, kondisi itu mengurangi kegelisahan investor mengenai potensi rintangan dan komplikasi.</p><p><br></p><p>"Optimisme kebijakan reformasi pajak AS mungkin dapat disetujui sebelum tenggat tanggal 22 Desember, itu akan memperkuat kurs dolar AS," katanya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat (8/12) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi Rp13.556 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.552 per dolar AS.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat sore bergerak menguat sebesar 26 poin menjadi Rp13.528 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.554 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Penguatan rupiah pada hari ini (8/12) diproyeksikan bersifat jangka pendek mengingat pelaku pasar cenderung fokus pada data ekonomi Amerika Serikat," ujar Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Jumat (8/12).</p><p><br></p><p>Pada akhir pekan ini, ia mengemukakan bahwa Amerika Serikat akan merilis data upah non-pertanian (Non Farm Payroll/NPF), serta mencermati kongres Amerika Serikat yang akan meloloskan rencana anggaran untuk mendanai pemerintahan agar terhindar dari penutupan (shutdown).</p><p><br></p><p>Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar uang juga sedang mencermati kelanjutan proses reformasi pajak Amerika Serikat dan pertemuan The Fed pada pekan depan mengenai kebijakan suku bnga acuannya.</p><p><br></p><p>"Faktor dari AS masih mendominasi, mulai dri NFP hingga pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC)," paparnya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga mengatakan bahwa keyakinan konsumen Indonesia yang terus meningkat menjadi pertanda membaiknya stabilitas ekonomi di Indonesia sehingga menjaga nilai aset-aset di dalam negeri dalam jangka menengah dan panjang.</p><p><br></p><p>Kendati demikian, lanjut dia, ruang penguatan bagi dolar AS masih terbuka menyusul senat Amerika Serikat menyetujui untuk mengadakan diskusi dengan DPR mengenai RUU reformasi pajak, kondisi itu mengurangi kegelisahan investor mengenai potensi rintangan dan komplikasi.</p><p><br></p><p>"Optimisme kebijakan reformasi pajak AS mungkin dapat disetujui sebelum tenggat tanggal 22 Desember, itu akan memperkuat kurs dolar AS," katanya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat (8/12) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi Rp13.556 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.552 per dolar AS.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com