Minggu, 21 Oktober 2018 | 03:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Kemenpora terus kampanyekan gerakan 'Ayo Olahraga!'

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Menpora. Foto: Istimewa/Elshinta.com.
Menpora. Foto: Istimewa/Elshinta.com.
<p>Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus memacu gerakan kampanye 'Ayo Olahraga!' dengan menggaungkan salah satu program, yakni Gala Desa yang kini sudah berada di penutupan acara.</p><p><br></p><p>Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi mengatakan program ini merupakan salah satu program unggulan. "Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Kemenpora pada periode 2017 ini untuk menciptakan pembudayaan olah raga di masyarakat desa/kelurahan," ujar dia dalam penutupan Gala Desa 2017 di Karawang Jawa Barat, Sabtu (9/12).</p><p><br></p><p>Imam memaparkan, indeks kebugaran masyarakat Indonesia masih kurang dari 15 persen pada interval 2016, sehingga perlu ditingkatkan pada 2017 ini. Dengan terciptanya budaya olah raga di level kelompok masyarakat yang terkecil yakni dari desa/kelurahan akan mampu meningkatkan indeks tersebut.</p><p><br></p><p>"Target kami pada interval 2017 ini bisa sampai menyentuh 30 persen. Sehingga ini membuat otoritas olah raga tanah air bisa bekerja keras untuk mencapainya. Gala Desa dihelat di 136 kabupaten/kota se-Indonesia," kata Menpora dalam rilisnya yang diterima <strong><i>Redaksi elshinta.com.</i></strong></p><p><br></p><p>Jumlah itu memang masih belum menggenapi kabupaten/kota se-Indonesia yang jumlahnya mencapai 514 buah. Namun, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta berusaha menyiasati hal tersebut.</p><p><br></p><p>Isnanta bersama Kemenpora benar-benar memilih kota-kota yang dirasa perlu untuk meningkatkan lagi kemauan berolah raga masyarakatnya. "Program Gala Desa digelar dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan peningkatan kebugaran masyarakat desa/kelurahan di kabupaten/kota melalui olah raga," ujar dia.</p><p><br></p><p>Gelaran Gala Desa 2017 yang perdana diadakan oleh Kemenpora ternyata mampu menggairahkan olahraga di tataran kelompok masyarakat terbawah. Ke depannya, Kemenpora ingin agar bibit-bibit baru yang tidak terlihat di masyarakat bawah, dapat muncul dan bisa ikut serta mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui olah raga di kancah internasional.</p><p><br></p><p>Kemepora resmi memulai gelaran Gala Desa 2017 di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Ahad (14/5). Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad menyampaikan, Gala Desa merupakan bagian dari kampanye 'Ayo Olahraga!' pada 2017 oleh Kemenpora. Ada tiga kegiatan utama dalam kampanye ini, yakni Gowes Nusantara, Gala Desa, serta Liga Pelajar.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

<p>Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus memacu gerakan kampanye 'Ayo Olahraga!' dengan menggaungkan salah satu program, yakni Gala Desa yang kini sudah berada di penutupan acara.</p><p><br></p><p>Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi mengatakan program ini merupakan salah satu program unggulan. "Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Kemenpora pada periode 2017 ini untuk menciptakan pembudayaan olah raga di masyarakat desa/kelurahan," ujar dia dalam penutupan Gala Desa 2017 di Karawang Jawa Barat, Sabtu (9/12).</p><p><br></p><p>Imam memaparkan, indeks kebugaran masyarakat Indonesia masih kurang dari 15 persen pada interval 2016, sehingga perlu ditingkatkan pada 2017 ini. Dengan terciptanya budaya olah raga di level kelompok masyarakat yang terkecil yakni dari desa/kelurahan akan mampu meningkatkan indeks tersebut.</p><p><br></p><p>"Target kami pada interval 2017 ini bisa sampai menyentuh 30 persen. Sehingga ini membuat otoritas olah raga tanah air bisa bekerja keras untuk mencapainya. Gala Desa dihelat di 136 kabupaten/kota se-Indonesia," kata Menpora dalam rilisnya yang diterima <strong><i>Redaksi elshinta.com.</i></strong></p><p><br></p><p>Jumlah itu memang masih belum menggenapi kabupaten/kota se-Indonesia yang jumlahnya mencapai 514 buah. Namun, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta berusaha menyiasati hal tersebut.</p><p><br></p><p>Isnanta bersama Kemenpora benar-benar memilih kota-kota yang dirasa perlu untuk meningkatkan lagi kemauan berolah raga masyarakatnya. "Program Gala Desa digelar dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan peningkatan kebugaran masyarakat desa/kelurahan di kabupaten/kota melalui olah raga," ujar dia.</p><p><br></p><p>Gelaran Gala Desa 2017 yang perdana diadakan oleh Kemenpora ternyata mampu menggairahkan olahraga di tataran kelompok masyarakat terbawah. Ke depannya, Kemenpora ingin agar bibit-bibit baru yang tidak terlihat di masyarakat bawah, dapat muncul dan bisa ikut serta mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui olah raga di kancah internasional.</p><p><br></p><p>Kemepora resmi memulai gelaran Gala Desa 2017 di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Ahad (14/5). Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad menyampaikan, Gala Desa merupakan bagian dari kampanye 'Ayo Olahraga!' pada 2017 oleh Kemenpora. Ada tiga kegiatan utama dalam kampanye ini, yakni Gowes Nusantara, Gala Desa, serta Liga Pelajar.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com