Sabtu, 22 September 2018 | 01:40 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

/

BPBD Lebak minta warga waspadai hujan lebat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten meminta masyarakat di daerah ini agar mewaspadai hujan lebat karena berpotensi terjadi genangan banjir.</p><p> "Kami mengintruksikan aparat kecamatan, desa dan relawan agar meningkatkan kewaspadaan hujan lebat," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Rabu (13/12).</p><p> Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG Serang potensi hujan lebat di Kabupaten Lebak pada siang sampai sore hari.</p><p> Peluang hujan lebat itu tentu bisa menimbulkan genangan banjir di wilayah bantaran sungai maupun jalan protokol.</p><p> Namun, curah hujan lebat itu tidak disertai angin kencang dan sambaran petir.</p><p> BPBD mengeluarkan peringatan waspada dini guna mengantisipasi bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa.</p><p> Selama beberapa hari terakhir cuaca buruk melanda wilayah Kabupaten Lebak, namun belum menimbulkan korban jiwa.</p><p> "Kita sudah menyalurkan bahan pokok dan peralatan dapur bagi warga yang terkena bencana alam, seperti banjir, longsor,kebakaran dan angin puting beliung," katanya menjelaskan.</p><p> Camat Rangkasbitung Kabupaten Lebak Ade Sutiana mengajak masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ciujung agar meningkatkan kewaspadaan bencana banjir dan longsor.</p><p> Sebab, warga yang tinggal di daerah itu hingga ribuan kepala keluarga tersebar di Kelurahan Cijoro Lebak, Kelurahan Cijoro Pasir,Kelurahan MC Rangkasbitung Timur dan Kelurahan MC Rangkasbitung Barat.</p><p> Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar mengaktifkan ronda malam karena khawatir hujan malam bisa menimbulkan bencana alam.</p><p> Untuk penanganan jangka panjang, pihaknya mendukung rencana Bupati Lebak merelokasi warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciujung.</p><p> "Kami berharap relokasi itu bisa direalisasikan sehingga ke depan tidak ada warga yang terkena banjir," katanya menjelaskan.</p><p> Sarti (45) warga Kebon Kelapa Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku dirinya sejak awal Desember merasa was-was rumahnya yang hanya berjarak dua meter dari Sungai Ciujung tergenang banjir.</p><p> Bahkan, anggota keluarganya jika hujan malam hari terpaksa mengungsi ke tempat tetangga atau saudara guna menghindari banjir.</p><p> "Kami menghadapi cuaca buruk terpaksa tidak tidur pulas karena khawatir tergenang banjir khususnya malam hari," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 22 September 2018 - 00:01 WIB

Merpati Nusantara Airlines pecah ban di Bali

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 22:07 WIB

Relawan Buruh Sahabat Jokowi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com