Sabtu, 23 Juni 2018 | 05:56 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

BMKG: Waspadai bencana alam di NTB

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengimbau semua pihak untuk mewaspadai terjadinya bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Nusa Tenggara Barat pada dasarian II Desember 2017.</p><p> "Perlu diwaspadai bencana alam berupa banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin akibat curah hujan relatif tinggi," kata Kepala Stasiun Klimatologi Lombok Barat Wakodim, di Lombok Barat, Rabu (13/12).</p><p> Ia mengatakan peluang terjadinya curah hujan lebih dari 50 hingga 100 milimeter (mm) di sebagian besar wilayah NTB pada dasarian II Desember 2017 sebesar 70-90 persen.</p><p> Kecuali di sebagian Kabupaten Lombok Utara, Sumbawa bagian tengah dan sebagian Bima bagian timur, perlu diwaspadai potensi hujan kategori tinggi lebih dari 100 mm per dasarian di Lombok Barat dan Kota Mataram pada dasarian II Desember 2017 dengan peluang sebesar 50 hingga 70 persen.</p><p> Menurut Wakodim, dengan adanya potensi curah hujan lebih dari 100 mm, perlu diwaspadai peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada dasarian II Desember 2017.</p><p> "Masyarakat perlu waspada, khususnya di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat," ujarnya.</p><p> Khusus pada dasarian I Desember 2017, kata dia, curah hujan di wilayah NTB pada umumnya rendah hingga menengah.</p><p> Curah hujan kategori tinggi terpantau di Kabupaten Bima, yaitu di Pos Wawo mencapai 281 mm/dasarian.</p><p> Dari Monitoring hari tanpa hujan (HTH) sebagian besar wilayah masih ada hujan sampai dengan data terakhir. Namun HTH dominan adalah 1-5 hari (kategori sangat pendek).</p><p> Wakodim juga memaparkan kondisi suhu muka laut di perairan NTB, menunjukan kondisi cukup hangat, ENSO berindikasi pada kondisi la nina lemah dan terdapat belokan angin di wilayah NTB yang diakibatkan adanya tekanan rendah (1008 hPa) di perairan selatan Sulawesi.</p><p> Kondisi tersebut memicu terjadinya peluang hujan dengan kategori menengah di sebagian besar wilayah NTB.</p><p> "Pergerakan 'Madden Jullian Oscillation' (MJO) saat ini tidak aktif berada di Pasifik Barat," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 21:39 WIB

Bamsoet ajak elite politik fokus pada pilkada

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 21:27 WIB

Menkominfo ingatkan jajaran bekerja lebih efisien

Bencana Alam | 22 Juni 2018 - 21:12 WIB

Banjir bandang melanda dua kecamatan di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:58 WIB

Menhub minta pemuda Toba dididik ilmu pelayaran

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:45 WIB

Menlu Retno dijadwalkan hadiri pertemuan CEAPAD di Bangkok

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com