Minggu, 22 April 2018

Lima tren otomotif ini layak dipantau di 2018 (bagian I)

Kamis, 14 Desember 2017 11:35

Sumber foto: http://bit.ly/2zaLbDI Sumber foto: http://bit.ly/2zaLbDI
Ayo berbagi!

Sejumlah inovasi teknologi diperkirakan akan merubah industri otomotif di tahun 2018. Diperkirakan bahwa seiring meningkatnya perkembangan akan teknologi berikut maka pelaku di industri otomotif akan merespons perilaku konsumen, menjalankan kemitraan dan mendorong perubahan yang menyeluruh.

Industri otomotif telah banyak berubah sejak awalnya, namun selalu mencerminkan kemampuan untuk berubah dan berinovasi dengan baik. Jadi hanya persoalan waktu saja, hingga tren disruption / pengacauan (yang merubah paradigma yang bertumpu pada penekanan akan kepemilikan, menjadi fokus pada konsep saling berbagi) merasuki industri ini juga.

Digitalisasi, otomatisasi yang meningkat dan model bisnis baru telah merubah berbagai industri lain (seperti jasa transportasi atau pariwisata sebagai contohnya), dan tren sama menyentuh industri otomotif juga. Dilansir dari situs Linknovate, ada lima tren otomotif utama yang berasal dari fenomena disruption ini yang layak diperhatikan para pelaku industri, dan juga pecinta otomotif.

Kendaraan yang saling terkoneksi(Connected cars)

Dengan kendaraan yang terkoneksi maka sesama pengemudi dapat berbagi informasi tentang kondisi perjalanan, cuaca, kecepatan di jalan dan kecelakaan sebagai contohnya. Ini adalah awal dari penggunaan teknologi V2V (vehicle-to-vehicle communication), yang menghubungkan satu kendaraan dengan lainnya seperti menggunakan WiFi. Kelak teknologi ini akan menjadi fitur standar dalam setiap kendaraan roda empat.

Empat pabrikan mobil dunia diketahui tengah giat mengembangkan teknologi ini, yaitu General Motors, BMW, Toyota dan Audi; selain pabrikan otomotif raksasa teknologi informasi seperti Samsung, Microsoft dan Google juga aktif dalam pengembangannya.

Adalah suatu anomali mengetahui bahwa diantara pengembang teknologi ini berdasarkan negara, Tiongkok berada di antara urutan teratas (#2). Patut dicatat bahwa keterlibatan universitas di Tiongkok hampir sebanyak peran UMKM yang turut bergerak di bidang ini. Peran UMKM sepertinya cukup besar, dan ini tercermin dari Jerman yang memimpin inovasi in di Eropa, yang mayoritas pemain di bidang ini merupakan usaha-usaha kecil dan menengah.

Salah satu perusahaan yang layak diperhatikan perkembangannya adalah startup bernama Mojio yang bermarkas di Kanada. Mojio menyediakan landasan teknologi yang terkemuka dalam menghubungkan satu kendaraan dan lainnya dengan solusi aplikasi yang disesuaikan dengan mitra mereka. Mojio telah bekerjasama dengan sejumlah operator telekomunikasi seperti Bell Canada, Deutsche Telekom, T-Mobile dan TELUS. Tahun 2016, perusahaan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 15 juta dari Amazon Alexa Fund dan Deutsche Telekom, dan di tahun ini mendapat pendanaan tambahan sebesar USD 30 juta untuk pengembangan selanjutnya dari investor baru.

Di dunia akademis, adalah University of Southern California yang telah menerima dana hibah di AS yang terbesar untuk pengembangan komunikasi antar kendaraan.

Apa tren-tren industri otomotif lainnya yang perlu diperhatikan di tahun 2018? Simak di lanjutan artikel ini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar