Selasa, 23 Januari 2018

Lima tren otomotif ini layak dipantau di 2018 (bagian II)

Kamis, 14 Desember 2017 12:55

Sumber foto: http://bit.ly/2iZevEi Sumber foto: http://bit.ly/2iZevEi
Ayo berbagi!

Sejumlah inovasi teknologi diperkirakan akan merubah industri otomotif di tahun 2018. Diperkirakan bahwa seiring meningkatnya perkembangan akan teknologi berikut maka pelaku di industri otomotif akan merespons perilaku konsumen, menjalankan kemitraan dan mendorong perubahan yang menyeluruh.

Di bagian pertama, salah satu tren yang layak diperhatikan tahun 2018 adalah perkembangan kendaraan yang saling tekoneksi; sebuah startup Kanada mampu berkiprah di tengah raksasa teknologi dan pabrikan otomotif, bekerja sama dengan sejumlah operator telekomunikasi dalam menyajikan solusi yang berguna bagi pengguna kendaraan roda empat khususnya.

Dilansir dari situs Linknovate, inilah sejumlah tren industri otomotif lainnya yang berasal dari fenomena disruption dan layak diperhatikan para pelaku industri serta pecinta otomotif di 2018.

Smart Internet of Things (Smart IoT)

Salah satu landasan utama teknologi kendaraan saling terkoneksi adalah Smart IoT, yang memungkinkan contohnya, fungsi parkir yang otomatis, atau fungsi cruise control yang adaptif. Dalam waktu tidak lama, hampir semua pabrikan otomotif akan menyediakan fitur ini di semua kendaraan yang baru. Meski di tahun 2018 kendaraan swakemudi yang masih kontroversial ini nampaknya belum akan beredar secara luas (dan aturan mainnya pun masih belum jelas di sebagian besar negara di dunia), tetapi meningkatnya peran IoT dalam manufaktur kendaraan sepertinya tidak dapat dihindari berdasarkan data yang ada.

Pabrikan asal Amerika Serikat, Ford telah mengumumkan rencana pengembangan produksi kendaraan swakemudi secara massal hingga 2021. Sedangkan perusahaan teknologi bernama besar seperti Microsoft, Google, IBM juga merupakan pemain di pengembangan Smart IoT di industry otomotif. Tesla dan Google adalah nama-nama lain yang tengah berusaha memproduksi kendaraan swakemudi yang kelak akan memenuhi sejumlah aturan berkendara di jalan umum.

Terjadi kerjasama yang menarik antara berbagai pemain teknologi dan otomotif, di mana di satu sisi contohnya terdapat perusahaan seperti Ford bekerja sama dengan  sesama pabrikan otomotif yaitu Tesla, Audi, VW, BMW dan Volvo, serta berkolaborasi dengan sektor akademis seperti MIT.

Dari dunia startup, salah satu innovator di dunia IOT adalah Litmus Automation. Menurut situsnya, perusahaan ini menyediakan landasan bagi aplikasi untuk IoT. Dengan landasannya, berbagai jenis perangkat dapat disambungkan dengan aplikasi-aplikasi komersial lainnya. Penerapan solusi-solusinya antara lain adalah interaksi antara kendaraan terknoneksi dengan gawai yang dipakai, pengelolaan armada kendaraan, berbagi pengunaan kendaraan serta solusi untuk pemeliharaan kendaraan.

Fenomena kendaraan terkoneksi dan penggunaan Smart IoT di dalam kendaraan memang belum terjadi secara komersial. Namun sejumlah pabrikan otomotif dan perusahaan teknologi informasi tengah berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama menghadirkannya di pasar. Hal ini tercermin dari adanya 300  lebih paten yang telah dikembangkan oleh perusahan-perusahaan.

Apa yang menjadi tren penting lainnya? Baca saja artikel berikutnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar