Rabu, 25 April 2018

Lima tren otomotif ini layak dipantau di 2018 (bagian III)

Kamis, 14 Desember 2017 14:45

sumber ilustrasi: http://bit.ly/2j07JxV sumber ilustrasi: http://bit.ly/2j07JxV
Ayo berbagi!

Di pasar-pasar otomotif tertentu, kepastian mendapatkan suku cadang orisinil yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan belum terjamin. Di luar mengandalkan distributor resmi, tingkat keamanan dalam menggunakan suku cadang layak masih relatif rendah.

Sebuah tren yang berkembang adalah dengan menggunakan teknologi yang berasal dari sebuah skeptisisme ekstrim, yang awalnya spesifik digunakan untuk keamanan transaksi keuangan. Selain keaslian suku cadang, penerapan dari teknologi ini adalah dengan memastikan pemeliharaan berkala yang sesuai dengan kebutuhan; selain itu efisiensi dari proses dalam manufaktur kendaraan akan berdampak pada harga yang lebih efisien, yang kemudian dapat diberikan dalam bentuk harga bersaing kepada konsumen.

Jika sebelumnya dibahas peran IoT dalam perkembangan industri otomotif, maka kini dibahas penerapan dari blockchain yang bebas dari pemalsuan atau manipulasi. Dilansir dari situs Linknovate, berikut adalah tren industri otomotif lain yang berasal dari fenomena disruption dan layak diperhatikan para pelaku industri serta pecinta otomotif di 2018.

Blockchain

Pada intinya, blockchain memungkinkan otentikasi yang independen dari suatu proses (awalnya untuk transaksi keuangan, sebagaimana penggunaan crypto currency seperti Bitcoin). Adanya otentikasi yang independen ini memungkinkan penerapan-penerapan baik dalam distribusi dan logistik dari industri otomotif dan turunannya seperti jual beli suku cadang, terjaminnya pemeliharaan berkala dan juga keamanan berbagai transaksi pembayaran.

Sejumlah pemasok otomotif telah mulai menggunakannya dalam rantai suplai di tahun 2017 dan potensi pengembangannya amat besar. Hal ini tercermin dari mayoritas pihak tengah mengembangkan penggunaan blockchain untuk industri otomotif bersumber dari sektor swasta, baik korporasi, perusahaan menengah dan sejumlah startup. Keunggulan dari penerapan blockchain dalam rantai suplai adalah menciptakan iklim yang terpercaya, bebas dari pemalsuan tanpa perlu mengandalkan fungsi kontrol yang tidak mandiri.

Penerapan nyata antara lain adalah kerjasama Microsoft dengan Renault menciptakan aplikasi berbasis blockchain yang menyimpan seluruh data tentang kendaraan dalam buku pemeliharaan yang tidak dapat dipalsukan atau dimanipulasi isinya.

Startup asal Michigan Amerika Serikat, Movimento tengah mempelajari penerapan blockchain untuk menelusuri setiap langkah dalam proses produksi dan transportasi otomotif yang akan divalidasi oleh para pemasok secara real time. Dalam hal penerapan blockchain di industry otomotif, sepertinya Amerika Serikat masih memimpin jauh dari negara lainnya, seperti Jerman dan Inggris yang jumlah inovasi terkaitnya, sebagaimana dipantau oleh Linknovate masih sepersepuluh dari terobosan di negeri Paman Sam itu.  

bagian berikutnya, kita akan membaca bagaimana pengolahan informasi dalam jumlah besar dapat diterapkan untuk membuat proses seperti asuransi kecelakaan, atau di bidang pemeliharaan dan bahkan selera konsumen menjadi jauh lebih efisien.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar