Sabtu, 20 Oktober 2018 | 03:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Praperadilan Setnov gugur, ini kata kuasa hukum

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Setya Novanto. Sumber foto: http://bit.ly/2kTiRAZ
Setya Novanto. Sumber foto: http://bit.ly/2kTiRAZ
<p>Kuasa Hukum Setya Novanto menghormati putusan hakim tunggal Kusno yang mengugurkan praperadilan yang diajukan kliennya itu Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (14/12).</p><p>"Jadi ya proses ini sudah berlangsung. Hakim sudah memutuskan kami hargai dan hormati karena memang peraturan hukum demikian," kata Nana Suryana, kuasa hukum Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis siang.</p><p>Dalam salah satu putusannya, hakim tunggal Kusno mempertimbangkan waktu gugurnya praperadilan mengacu pada Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102/PUU-XIII/2015.</p><p>"Hari ini disampaikan keputusan kalau memang secara nyata dan fakta pokok perkara sudah mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, maka mengacu pada Pasal 82 ayat 1 huruf d dan keputusan Mahkamah Konstitusi memang putusan ini jadi gugur," kata Nana.</p><p>Terkait langkah yang akan dihadapi selanjutnya, Nana menyerahkan kepada tim kuasa hukum Novanto lainnya yang menangani perkara pokok di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.</p><p>"Untuk langkah selanjutnya ada lawyer di pokok perkara. Pada saat ini sedang mengajukan permohonan eksepsi terhadap dakwaan dan eksepsi akan ditunda pada minggu depan. Tanggal 20 Desember akan disidangkan untuk menjawab masalah dakwaan," ucap Nana.</p><p>Selain mengacu pada pada Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102/PUU-XIII/2015, Hakim Kusno juga mempertimbangkan terkait bukti rekaman persidangan perkara pokok dengan terdakwa Setya Novanto yang telah diputar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. </p><p>"Dengan jelas dan Hakim Ketua Majelis yang memeriksa perkara pokok atas nama terdakwa Setya Novanto telah membuka persidangan dan dinyatakan terbuka untuk umum," kata Kusno, dikutip <i>Antara</i>. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

<p>Kuasa Hukum Setya Novanto menghormati putusan hakim tunggal Kusno yang mengugurkan praperadilan yang diajukan kliennya itu Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (14/12).</p><p>"Jadi ya proses ini sudah berlangsung. Hakim sudah memutuskan kami hargai dan hormati karena memang peraturan hukum demikian," kata Nana Suryana, kuasa hukum Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis siang.</p><p>Dalam salah satu putusannya, hakim tunggal Kusno mempertimbangkan waktu gugurnya praperadilan mengacu pada Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102/PUU-XIII/2015.</p><p>"Hari ini disampaikan keputusan kalau memang secara nyata dan fakta pokok perkara sudah mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, maka mengacu pada Pasal 82 ayat 1 huruf d dan keputusan Mahkamah Konstitusi memang putusan ini jadi gugur," kata Nana.</p><p>Terkait langkah yang akan dihadapi selanjutnya, Nana menyerahkan kepada tim kuasa hukum Novanto lainnya yang menangani perkara pokok di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.</p><p>"Untuk langkah selanjutnya ada lawyer di pokok perkara. Pada saat ini sedang mengajukan permohonan eksepsi terhadap dakwaan dan eksepsi akan ditunda pada minggu depan. Tanggal 20 Desember akan disidangkan untuk menjawab masalah dakwaan," ucap Nana.</p><p>Selain mengacu pada pada Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102/PUU-XIII/2015, Hakim Kusno juga mempertimbangkan terkait bukti rekaman persidangan perkara pokok dengan terdakwa Setya Novanto yang telah diputar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. </p><p>"Dengan jelas dan Hakim Ketua Majelis yang memeriksa perkara pokok atas nama terdakwa Setya Novanto telah membuka persidangan dan dinyatakan terbuka untuk umum," kata Kusno, dikutip <i>Antara</i>. </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com