Minggu, 22 April 2018

Komnas Perempuan minta gerbong tambahan KRL commuter line

Jumat, 15 Desember 2017 20:06

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yx4aEQ Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2yx4aEQ
Ayo berbagi!

Komnas Perempuan menilai perlu adanya penambahan gerbong khusus perempuan sehubungan dengan masih adanya pelecehan di KRL Commuter Line Jabodetabek.

Tidak hanya itu, perlunya membangun kesatuan pemahaman masyarakat juga diperlukan untuk menolak sikap melecehkan.

Menurut Wakil Ketua Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Budi Wahyuni saat dihubungi Elshinta mengatakan, mengenai penambahan gerbong lebih karena menjawab persoalan praktis belum yang strategis.

"Jadi artinya memang gerbong itu dibutuhkan, praktisnya ditambahlah di jam-jam yang padat," tuturnya kepada Elshinta.

Tapi pada dasarnya, lebih lanjut ia menambahkan, perlu adanya edukasi terhadap semua pihak dan semua level di masyarakat karena tidak boleh lagi mentolerir hal-hal semacam itu.

"Edukasinya itu juga termasuk bagaimana  mengajak masyarakat yang menyaksikan, mengalami, untuk membongkar kasus-kasus seperti ini," paparnya.

Tentunya, ungkapnya lebih lanjut, saat korban atau orang yang menyaksikan hal tersebut ingin melaporkan tentunya juga harus dibarengi dengan bagaimana PT KAI menempatkan atau memperbanyak pos aduan tersebut.

"Dimana PT KAI harus menempatkan pos aduan yang dilengkapi dengan aparat dan petugas yang lebih sensitif," paparnya.

Penulis: Yuno.

Editor: Dewi Rusiana.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar