Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Doni Tata boyong gelar juara umum 'TGA' 2017

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Doni Tata Pradipta. Sumber foto: http://bit.ly/2Bo5yNg
Doni Tata Pradipta. Sumber foto: http://bit.ly/2Bo5yNg
<p>Doni Tata Pradipta memboyong gelar umum "Trial Game Asphalt" (TGA) 2017 yang bertajuk "Battle of Champions" yang digelar di stadion luar Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (17/12) malam.</p><p>Walaupun gagal memenangi seri terakhir (seri ketiga) di Sirkuit Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Doni Tata tetap memastikan diri menggondol juara umum TGA 2017.</p><p>Dalam final race FFA 450 cc itu, Doni Tata hanya mampu finis di posisi ketiga, sedangkan posisi teratas diraih Farudila Adan dan posisi kedua ditempati Gerry Salim.</p><p>Sirkuit yang basah akibat guyuran hujan menyulitkan pebalap asal Sleman, Yogyakarta tersebut untuk merebut posisi terbaik seri terakhir. Apalagi stok ban basah yang dimilikinya telah habis untuk race di Purwokerto, Jawa Tengah, sehingga Doni hanya mampu finis di posisi ketiga.</p><p>"Saya terpaksa pakai ban kering karena ban basah sudah dipakai di race Purwokerto. Tapi syukurlah masih bisa juara umum, meski harus gagal meraih posisi puncak di seri terakhir," ujar Doni Tata.</p><p>Mengutip Antara, Ia mengakui kondisi sirkuit yang basah akibat guyuran hujan terus menerus sudah memaksa dirinya untuk bermain aman agar bisa tetap mengamankan poin.</p><p>"Saya hanya berinisiatif main aman saja karena stok ban basah belum datang. `All race` saya pakai ban kering jadi susah mengontrolnya," ungkapnya.</p><p>Pada kesempatan itu, Doni berharap ajang yang sama terus digelar rutin dan menambah lebih banyak seri, sekaligus diikuti banyak pembalap kenamaan Tanah Air lainnya agar persaingan jadi lebih sengit.</p><p>"Kompetisi ini cukup bergengsi dan menarik diikuti pembalap lain. harapan saya, ke depan seri yang digelar tidak hanya tiga, tapi tujuh atau delapan seri agar lebih seru," tuturnya.</p><p>Sebelumnya, pada seri spesial di Solo, juara umum disabet pebalap Jawa Timur, Gerry Salim yang merebut podium juara kelas utama, FFA 450 dan FFA 250. Sedangkan Seri 1 Stadion Maguwoharjo, juara umum menjadi milik pebalap Yogyakarta, Doni Tata Pradipta lewat dua nomor FFA 450 dan FFA 250.</p><p>Sementara Seri 2 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto, juara umum kembali diambil Doni Tata dengan menyapu bersih dua kelas utama, FFA 450 dan FFA 250. Seri 3 di Malang melombakan tujuh kelas balapan, yaitu Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 Non Pro, Kelas Trail 175 Non Pro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, dan Kelas Trail FFA 450 Master.</p><p>Sirkuit Luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada 15-16 Desember 2017 menjadi seri penutup atau ketiga dari total empat gelaran 76 TGA 2017. Sebelumnya pada Seri Spesial di Sirkuit Stadion Manahan, Solo (20- 21 April 2017), Seri 1 di Sirkuit Stadion Maguwoharjo, Sleman (15-16 September 2017), dan Seri 2 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto (24-25 November 2017).</p><p>Kelas yang dipertandingkan sebagai penutup TGA 2017 adalah Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 NonPro, Kelas Trail 175 NonPro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, serta Kelas Trail FFA 450 Master.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p>Doni Tata Pradipta memboyong gelar umum "Trial Game Asphalt" (TGA) 2017 yang bertajuk "Battle of Champions" yang digelar di stadion luar Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (17/12) malam.</p><p>Walaupun gagal memenangi seri terakhir (seri ketiga) di Sirkuit Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Doni Tata tetap memastikan diri menggondol juara umum TGA 2017.</p><p>Dalam final race FFA 450 cc itu, Doni Tata hanya mampu finis di posisi ketiga, sedangkan posisi teratas diraih Farudila Adan dan posisi kedua ditempati Gerry Salim.</p><p>Sirkuit yang basah akibat guyuran hujan menyulitkan pebalap asal Sleman, Yogyakarta tersebut untuk merebut posisi terbaik seri terakhir. Apalagi stok ban basah yang dimilikinya telah habis untuk race di Purwokerto, Jawa Tengah, sehingga Doni hanya mampu finis di posisi ketiga.</p><p>"Saya terpaksa pakai ban kering karena ban basah sudah dipakai di race Purwokerto. Tapi syukurlah masih bisa juara umum, meski harus gagal meraih posisi puncak di seri terakhir," ujar Doni Tata.</p><p>Mengutip Antara, Ia mengakui kondisi sirkuit yang basah akibat guyuran hujan terus menerus sudah memaksa dirinya untuk bermain aman agar bisa tetap mengamankan poin.</p><p>"Saya hanya berinisiatif main aman saja karena stok ban basah belum datang. `All race` saya pakai ban kering jadi susah mengontrolnya," ungkapnya.</p><p>Pada kesempatan itu, Doni berharap ajang yang sama terus digelar rutin dan menambah lebih banyak seri, sekaligus diikuti banyak pembalap kenamaan Tanah Air lainnya agar persaingan jadi lebih sengit.</p><p>"Kompetisi ini cukup bergengsi dan menarik diikuti pembalap lain. harapan saya, ke depan seri yang digelar tidak hanya tiga, tapi tujuh atau delapan seri agar lebih seru," tuturnya.</p><p>Sebelumnya, pada seri spesial di Solo, juara umum disabet pebalap Jawa Timur, Gerry Salim yang merebut podium juara kelas utama, FFA 450 dan FFA 250. Sedangkan Seri 1 Stadion Maguwoharjo, juara umum menjadi milik pebalap Yogyakarta, Doni Tata Pradipta lewat dua nomor FFA 450 dan FFA 250.</p><p>Sementara Seri 2 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto, juara umum kembali diambil Doni Tata dengan menyapu bersih dua kelas utama, FFA 450 dan FFA 250. Seri 3 di Malang melombakan tujuh kelas balapan, yaitu Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 Non Pro, Kelas Trail 175 Non Pro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, dan Kelas Trail FFA 450 Master.</p><p>Sirkuit Luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada 15-16 Desember 2017 menjadi seri penutup atau ketiga dari total empat gelaran 76 TGA 2017. Sebelumnya pada Seri Spesial di Sirkuit Stadion Manahan, Solo (20- 21 April 2017), Seri 1 di Sirkuit Stadion Maguwoharjo, Sleman (15-16 September 2017), dan Seri 2 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto (24-25 November 2017).</p><p>Kelas yang dipertandingkan sebagai penutup TGA 2017 adalah Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 NonPro, Kelas Trail 175 NonPro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, serta Kelas Trail FFA 450 Master.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com