Kamis, 19 Juli 2018 | 02:50 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Medsos dituduh merusak, begini kata Facebook

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Facebook. Sumber foto: http://bit.ly/2BxT4VR
Facebook. Sumber foto: http://bit.ly/2BxT4VR
<p>Facebook Inc memberikan komentar mereka terhadap tuduhan ilmiah dari para peneliti maupun orang dalam industri teknologi yang mengkritik media sosial (medsos) mengubah perilaku dan emosi.</p><p>Facebook melalui unggahannya, pada Jumat (15/12) lalu menyatakan, media sosial dapat berfungsi positif jika digunakan secara aktif, misalnya mengirim pesan, daripada tindakan pasif seperti hanya melihat-lihat unggahan orang lain, seperti diberitakan Reuters.</p><p>Facebook sudah mengetahui ada "riset menarik" mengenai efek buruk media sosial.</p><p>Menurut perusahaan tersebut, studi tersebut "tidak menyeluruh" dan berpendapat ada penelitian yang melebih-lebihkan bahaya media sosial.</p><p>"Kami melibatkan psikolog sosial, ilmuwan sosial dan sosiolog, kami juga berkolaborasi dengan akademisi terbaik untuk memahami kesejahteraan dan berusaha membuat Facebook menjadi tempat berkontribusi hal-hal positif," demikian bunyi unggahan yang ditulis oleh Direktur Riset Facebook, David Ginsberg dan peneliti Moira Burke.</p><p>Mantan pejabat Facebook, Chamath Palihapitiya, beberapa waktu lalu berpendapat "menghancurkan fungsi masyarakat". Menanggapi komentar tersebut, Facebook menyatakan Palihapitiya sudah tidak bersama mereka selama enam tahun dan tidak memahami perbaikan yang mereka lakukan.</p><p>Palihapitiya kemudian mengubah pendapatnya, menyatakan layanan tersebut "untuk kebaikan di dunia".</p><p>Media sosial Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, dan YouTube dituduh membuat penggunanaya ketagihan dan meningkatkan perilaku anti-sosial.</p><p>Studi di Amerika Serikat pada Maret lalu menyatakan penggunaan media sosial dua jam sehari berkaitan dengan perasaan isolasi sosial. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 Juli 2018 - 21:46 WIB

Kemkominfo RI minta masyarakat tak percayai informasi hoax

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:26 WIB

130 ASN di Kudus cuti Haji

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:12 WIB

Wapres: Indonesia terbanyak tangani teroris

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 20:58 WIB

Pertamina bangun masjid dan sekolah di Tapanuli Tengah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com