Minggu, 21 Oktober 2018 | 03:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Baznas salurkan bantuan ke UMKM

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Baznas. Foto: Istimewa/Elshinta.com.
Baznas. Foto: Istimewa/Elshinta.com.
<p>Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan sarana-prasarana dan modal usaha untuk mustahik yang memiliki usaha kecil mikro, kecil dan menengah (UMKM).</p><p>“Kami membagikan 100 gerobak dorong dan modal usaha 600 juta rupiah, untuk mustahik UMKM,” ujar Direktur Koordinator Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang, di Islamic Centre KH. Noer Alie, Kota Bekasi, Jawa Barat, dalam rilis tertulis, Kamis (21/12).</p><p>Menurut Nasir, ini dalam rangka mengarusutamakan kebijakan zakat produktif dengan peningkatan kegiatan pembinaan dan pengembangan usaha mikro BAZNAS.</p><p>“Hal ini mutlak dan mesti dilakukan oleh BAZNAS di berbagai tingkatan, mengacu pada spirit Sustainable Development Goals (SDGs), yakni berkomitmen pada pembangunan yang berkelanjutan. Bahwa fungsi zakat sebagai empowering people, menekan angka kemiskinan, relevan dan integral dalam program ini,” ucap Nasir.</p><p>Dia menjelaskan, kegiatan bermaksud agar bantuan zakat di bidang ekonomi dapat dirasakan manfaatnya oleh asnaf fakir dan miskin.</p><p>Kemudian, tutur Nasir, melakukan pengorganisasian dan pendampingan agar modal yang diberikan dapat dikelola dengan baik. Lalu, melakukan pembinaan dan penguatan terhadap mustahik agar modal yang diberikan dapat berkembang secara optimal.</p><p>“Pembinaan dan pengembangan usaha mikro adalah upaya jangka panjang BAZNAS meneguhkan eksistensinya sebagai lembaga yang visioner dalam menjawab tantangan kemiskinan, kesejahteraan, kesenjangan, sehingga terwujud masyarakat yang berkeadilan sosial,” katanya.</p><p>Menurut dia, BAZNAS pusat sebagai regulator dan koordinator pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS) nasional semakin memantapkan sinergi dengan BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota.</p><p>“Dengan demikian, gerakan massal pemberdayaan akan semakin lengkap dan dinamis. Karena ketiadaan wilayah menjadikan BAZNAS pusat, yang telah berhasil menghimpun ZIS, memerlukan peran BAZNAS daerah. Dan itulah yang melatarbelakangi BAZNAS pusat menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kota Bekasi,” ucapnya. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

<p>Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan sarana-prasarana dan modal usaha untuk mustahik yang memiliki usaha kecil mikro, kecil dan menengah (UMKM).</p><p>“Kami membagikan 100 gerobak dorong dan modal usaha 600 juta rupiah, untuk mustahik UMKM,” ujar Direktur Koordinator Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang, di Islamic Centre KH. Noer Alie, Kota Bekasi, Jawa Barat, dalam rilis tertulis, Kamis (21/12).</p><p>Menurut Nasir, ini dalam rangka mengarusutamakan kebijakan zakat produktif dengan peningkatan kegiatan pembinaan dan pengembangan usaha mikro BAZNAS.</p><p>“Hal ini mutlak dan mesti dilakukan oleh BAZNAS di berbagai tingkatan, mengacu pada spirit Sustainable Development Goals (SDGs), yakni berkomitmen pada pembangunan yang berkelanjutan. Bahwa fungsi zakat sebagai empowering people, menekan angka kemiskinan, relevan dan integral dalam program ini,” ucap Nasir.</p><p>Dia menjelaskan, kegiatan bermaksud agar bantuan zakat di bidang ekonomi dapat dirasakan manfaatnya oleh asnaf fakir dan miskin.</p><p>Kemudian, tutur Nasir, melakukan pengorganisasian dan pendampingan agar modal yang diberikan dapat dikelola dengan baik. Lalu, melakukan pembinaan dan penguatan terhadap mustahik agar modal yang diberikan dapat berkembang secara optimal.</p><p>“Pembinaan dan pengembangan usaha mikro adalah upaya jangka panjang BAZNAS meneguhkan eksistensinya sebagai lembaga yang visioner dalam menjawab tantangan kemiskinan, kesejahteraan, kesenjangan, sehingga terwujud masyarakat yang berkeadilan sosial,” katanya.</p><p>Menurut dia, BAZNAS pusat sebagai regulator dan koordinator pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS) nasional semakin memantapkan sinergi dengan BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota.</p><p>“Dengan demikian, gerakan massal pemberdayaan akan semakin lengkap dan dinamis. Karena ketiadaan wilayah menjadikan BAZNAS pusat, yang telah berhasil menghimpun ZIS, memerlukan peran BAZNAS daerah. Dan itulah yang melatarbelakangi BAZNAS pusat menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kota Bekasi,” ucapnya. (Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com