Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Pemkab Kudus gelar pameran inovasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Pemkab Kudus gelar pameran inovasi. Foto: Sutini/Radio Elshinta.
Pemkab Kudus gelar pameran inovasi. Foto: Sutini/Radio Elshinta.
<p>Sebanyak 30 stand dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengikuti pameran inovasi di halaman Pendopo Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang berlangsung tanggal 21 - 22 Desember 2017.<br><br>Stand-stand tersebut menampilkan inovasi-inovasi layanan publik yang diterapkan oleh Pemkab Kudus. Diantara stand yang dipamerkan adalah inovasi layanan kesehatan 119, Aplikasi Menara (Menjaga Amanat Rakyat) serta aplikasi administrasi kependudukan mulai lahir sampai meninggal, maupun aplikasi terpadu dengan instansi lain seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Tidak kalah pula aplikasi Si Pintar serta sekolah-sekolah unggulan.&nbsp;<br><br>Dr. Ady Suryanto Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN)&nbsp; mengatakan inovasi yang dibuat oleh Pemkab Kudus melalui OPD - OPD terkait sangat variatif dan benar-benar sesuai kebutuhan. "Inovasi di Kudus ini bukan sekedar latah ikut daerah lain tetapi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat Kudus", ujarnya disela-sela meninjau Pameran, Kamis (21/12).<br><br>Ady menyebut Kabupaten Kudus layak menjadi rujukan inovasi bagi daerah-daerah lain. Karena disini banyak bermunculan inovasi baru yang ada di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).<br><br>"Ini menunjukkan di Kudus ada sebuah kemauan dan komitmen yang didukung kemampuan. Selain itu ada teamwork yang baik di bawah leadership Bupati yang mau melakukan perubahan demi masyarakat," kata Ady yang menyebut Kudus meraih Inagara Award tahun 2017 ini dan termasuk sangat baik dalam inovasi.<br><br>Sementara itu, Bupati Kudus Dr. Musthofa menyampaikan bahwa adanya berbagai aplikasi sebagai bentuk kemudahan pelayanan publik yang dilakukan Pemkab Kudus. Karena pihaknya berkomitmen&nbsp;melayani masyarakat dari lahir hingga meninggal dunia.&nbsp;<br><br>"Masyarakat bisa dengan mudah memanfaatkan aplikasi berbasis android secara gratis", ujarnya seperti dilaporkan<i><strong> Kontributor elshinta, Sutini.&nbsp;<br></strong></i><br>Dikatakan Bupati, efek dari penerapan berbagai aplikasi sangat berpengaruh terhadap Kinerja OPD. Sebab akan mempengaruhi perolehan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Sehingga mereka akan terpacu memberikan pelayanan prima.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p>Sebanyak 30 stand dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengikuti pameran inovasi di halaman Pendopo Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang berlangsung tanggal 21 - 22 Desember 2017.<br><br>Stand-stand tersebut menampilkan inovasi-inovasi layanan publik yang diterapkan oleh Pemkab Kudus. Diantara stand yang dipamerkan adalah inovasi layanan kesehatan 119, Aplikasi Menara (Menjaga Amanat Rakyat) serta aplikasi administrasi kependudukan mulai lahir sampai meninggal, maupun aplikasi terpadu dengan instansi lain seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Tidak kalah pula aplikasi Si Pintar serta sekolah-sekolah unggulan.&nbsp;<br><br>Dr. Ady Suryanto Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN)&nbsp; mengatakan inovasi yang dibuat oleh Pemkab Kudus melalui OPD - OPD terkait sangat variatif dan benar-benar sesuai kebutuhan. "Inovasi di Kudus ini bukan sekedar latah ikut daerah lain tetapi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat Kudus", ujarnya disela-sela meninjau Pameran, Kamis (21/12).<br><br>Ady menyebut Kabupaten Kudus layak menjadi rujukan inovasi bagi daerah-daerah lain. Karena disini banyak bermunculan inovasi baru yang ada di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).<br><br>"Ini menunjukkan di Kudus ada sebuah kemauan dan komitmen yang didukung kemampuan. Selain itu ada teamwork yang baik di bawah leadership Bupati yang mau melakukan perubahan demi masyarakat," kata Ady yang menyebut Kudus meraih Inagara Award tahun 2017 ini dan termasuk sangat baik dalam inovasi.<br><br>Sementara itu, Bupati Kudus Dr. Musthofa menyampaikan bahwa adanya berbagai aplikasi sebagai bentuk kemudahan pelayanan publik yang dilakukan Pemkab Kudus. Karena pihaknya berkomitmen&nbsp;melayani masyarakat dari lahir hingga meninggal dunia.&nbsp;<br><br>"Masyarakat bisa dengan mudah memanfaatkan aplikasi berbasis android secara gratis", ujarnya seperti dilaporkan<i><strong> Kontributor elshinta, Sutini.&nbsp;<br></strong></i><br>Dikatakan Bupati, efek dari penerapan berbagai aplikasi sangat berpengaruh terhadap Kinerja OPD. Sebab akan mempengaruhi perolehan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Sehingga mereka akan terpacu memberikan pelayanan prima.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com