Sabtu, 20 Oktober 2018 | 03:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Duh! 2.175 pria di Banten suka sesama jenis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Angka penderita HIV/AIDS di Banten mencapai 5.397 jiwa di tahun 2017. Sebanyak 533 orang diantaranya meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.</p><p><br></p><p>Berdasarkan data, pengidap HIV tertinggi di Banten terdapat di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.073, Kota Tangerang 890, Kabupaten Serang 529, Kota Cilegon 373, Kota Tangsel 328, Lebak 128, Kota Serang 112 dan Pandeglang 93.</p><p><br></p><p>Sedangkan warga yang terjangkit AIDS tertinggi di Kota Tangerang sebanyak 509, Kabupaten Tangerang 413, Serang 202, Kota Serang 169, Kota Cilegon 178, Pandeglang 143, Lebak 113 dan Kota Tangsel 144.</p><p><br></p><p>Menurut Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Banten, Encep Mukardi, salah satu penyumbang angka tersebut lantaran prilaku seks yang menyimpang baik hubungan sesama jenis maupun hubungan heteroseksual.</p><p><br></p><p>Encep menyebutkan sejak tahun 2016 terjadi pergeseran modus penularan dari yang sebelumnya melalui jarum suntik narkoba dan perilaku homoseksual, menjadi penularan melalui hubungan heteroseksual.</p><p><br></p><p>“Jadi seperti penularan dari suami kepada istrinya. Tercatat pada tahun 2017 ini ada sebanyak 600 ibu rumah tangga yang tertular virus Aids dari 1.891 kasus yang ada, atau sekitar 12 persen penularan melalui hubungan sex heteroseksual ini,” kata Encep, beberapa waktu lalu di KP3B, Curug, Kota Serang.</p><p><br></p><p>Koordinator Program Pencegahan dan Penanggulangan KPA Provinsi Banten, Jordan M.A. Jempormase, menambahkan berdasarkan data sementara yang dimiliki KPA Banten, jumlah waria se-Provinsi Banten sebanyak 3.275 orang dan pria penyuka sesama pria sebanyak 2.175 orang.</p><p><br></p><p>Rinciannya, jumlah waria di Kabupaten Lebak sebanyak 184 jiwa, dan pria penyuka pria sebanyak 165 orang.</p><p><br></p><p>“Di Kabupaten Pandeglang waria sebanyak 76 jiwa dan laki suka laki sebanyak lima jiwa, Kabupaten Serang waria sebanyak 184 jiwa dan laki suka laki sebanyak 165 jiwa, Kabupaten Tangerang waria sebanyak 319 dan laki suka laki sebanyak 669,” kata Jordan seperti dikutip dari <i>bantennews.</i></p><p><br></p><p>Kemudian, lanjut Jordan, di Kota Cilegon waria sebanyak 65 orang dan laki suka laki sebanyak 87 jiwa, Kota Tangerang waria sebanyak 143 orang dan laki suka laki sebanyak 396 jiwa, Kota Serang waria sebanyak 10 orang dan laki suka laki sebanyak 625 orang dan terakhir Kota Tangerang Selatan waria sebanyak 119 dan laki suka laki sebanyak 63 orang.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:49 WIB

Presiden minta aparatur pemerintah turun ke lapangan

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Panglima TNI tinjau dampak likuifaksi Palu

Liga Champions | 19 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Buffon tidak ingin PSG hadapi Juve di final Liga Champions

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 21:12 WIB

TMMD di Malinau, TNI dan warga semenisasi jalan

Pemasaran | 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB

Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis

<p>Angka penderita HIV/AIDS di Banten mencapai 5.397 jiwa di tahun 2017. Sebanyak 533 orang diantaranya meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.</p><p><br></p><p>Berdasarkan data, pengidap HIV tertinggi di Banten terdapat di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.073, Kota Tangerang 890, Kabupaten Serang 529, Kota Cilegon 373, Kota Tangsel 328, Lebak 128, Kota Serang 112 dan Pandeglang 93.</p><p><br></p><p>Sedangkan warga yang terjangkit AIDS tertinggi di Kota Tangerang sebanyak 509, Kabupaten Tangerang 413, Serang 202, Kota Serang 169, Kota Cilegon 178, Pandeglang 143, Lebak 113 dan Kota Tangsel 144.</p><p><br></p><p>Menurut Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Banten, Encep Mukardi, salah satu penyumbang angka tersebut lantaran prilaku seks yang menyimpang baik hubungan sesama jenis maupun hubungan heteroseksual.</p><p><br></p><p>Encep menyebutkan sejak tahun 2016 terjadi pergeseran modus penularan dari yang sebelumnya melalui jarum suntik narkoba dan perilaku homoseksual, menjadi penularan melalui hubungan heteroseksual.</p><p><br></p><p>“Jadi seperti penularan dari suami kepada istrinya. Tercatat pada tahun 2017 ini ada sebanyak 600 ibu rumah tangga yang tertular virus Aids dari 1.891 kasus yang ada, atau sekitar 12 persen penularan melalui hubungan sex heteroseksual ini,” kata Encep, beberapa waktu lalu di KP3B, Curug, Kota Serang.</p><p><br></p><p>Koordinator Program Pencegahan dan Penanggulangan KPA Provinsi Banten, Jordan M.A. Jempormase, menambahkan berdasarkan data sementara yang dimiliki KPA Banten, jumlah waria se-Provinsi Banten sebanyak 3.275 orang dan pria penyuka sesama pria sebanyak 2.175 orang.</p><p><br></p><p>Rinciannya, jumlah waria di Kabupaten Lebak sebanyak 184 jiwa, dan pria penyuka pria sebanyak 165 orang.</p><p><br></p><p>“Di Kabupaten Pandeglang waria sebanyak 76 jiwa dan laki suka laki sebanyak lima jiwa, Kabupaten Serang waria sebanyak 184 jiwa dan laki suka laki sebanyak 165 jiwa, Kabupaten Tangerang waria sebanyak 319 dan laki suka laki sebanyak 669,” kata Jordan seperti dikutip dari <i>bantennews.</i></p><p><br></p><p>Kemudian, lanjut Jordan, di Kota Cilegon waria sebanyak 65 orang dan laki suka laki sebanyak 87 jiwa, Kota Tangerang waria sebanyak 143 orang dan laki suka laki sebanyak 396 jiwa, Kota Serang waria sebanyak 10 orang dan laki suka laki sebanyak 625 orang dan terakhir Kota Tangerang Selatan waria sebanyak 119 dan laki suka laki sebanyak 63 orang.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com