Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Baznas salurkan bantuan pendidikan yatim piatu di pedalaman Kalimantan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyalurkan zakat sebesar Rp 292.000.000&nbsp; untuk anak-anak pedalaman di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.</p><p>"BPJS Kesehatan bersama BAZNAS menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak yatim piatu di daerah pedalaman Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah," kata Direktur Koordinator Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang di Jakarta, dalam keterangan tertulis , Rabo, (27/12/2017).</p><p>Dia menjelaskan, anak-anak ini diasuh oleh Panti Asuhan Khairunnas binaan para pegawai negeri sipil (PNS) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang bertugas sebagai penyuluh lapangan untuk daerah pedalaman.</p><p>Panti asuhan tersebut didirikan tahun 1995 oleh para penyuluh lapangan sebagai respon terhadap kondisi anak-anak pedalaman yang memprihatinkan karena banyak yang menjadi yatim piatu akibat orang tua mereka meninggal dunia karena sakit.</p><p>"Kami pun membangun Panti Asuhan Khairunnas," ucap Ketua Panti Asuhan Khairunnas yang juga PNS BKKBN, Sugeng.</p><p>Dia memaparkan, lokasi panti berada 8 jam perjalanan dari Kota Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.</p><p>"Saat ini ada banyak anak asuh yang sedang berjuang membantu mencari nafkah untuk keluarganya. Seperti anak bernama Muhaimin, yang bekerja keras mengurus bapaknya saat sakit hingga meninggal dunia. Ibunya juga telah lama meninggal, yakni saat ia berusia 13 tahun," katanya.</p><p>Kepala Bagian (Kabag) Layanan) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, Mohan, mengatakan, proses pemberian bantuan BAZNAS untuk anak-anak pedalaman berawal dari rekomendasi masyarakat kepada BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.</p><p>"Karena BPJS Kesehatan telah melaksanakan pemotongan zakat penghasilan karyawan, pihak BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh mengirimkan proposal panti asuhan setempat kepada BAZNAS dan hanya dalam waktu sepekan bantuan diproses hingga selesai. Inilah salah satu kelebihan jika perusahaan atau instansi menunaikan zakat karyawannya melalui BAZNAS," ucap Mohan.</p><p>Dia menyebutkan, penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela rapat koordinasi dan evaluasi pengelolaan zakat penghasilan karyawan BPJS Kesehatan Wilayah 8 di Kantor BAZNAS, Menara Taspen, Jakarta, Jumat (21/12).</p><p>Hadir antara lain Kepala Cabang BPJS Muara Teweh dan Kepala Cabang BPJS Banjarmasin.</p><p>"Ini dalam upaya membangun sinergi guna menciptakan pengelolaan zakat yang amanah, transparan dan profesional," kata Mohan. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p>Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyalurkan zakat sebesar Rp 292.000.000&nbsp; untuk anak-anak pedalaman di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.</p><p>"BPJS Kesehatan bersama BAZNAS menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak yatim piatu di daerah pedalaman Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah," kata Direktur Koordinator Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang di Jakarta, dalam keterangan tertulis , Rabo, (27/12/2017).</p><p>Dia menjelaskan, anak-anak ini diasuh oleh Panti Asuhan Khairunnas binaan para pegawai negeri sipil (PNS) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang bertugas sebagai penyuluh lapangan untuk daerah pedalaman.</p><p>Panti asuhan tersebut didirikan tahun 1995 oleh para penyuluh lapangan sebagai respon terhadap kondisi anak-anak pedalaman yang memprihatinkan karena banyak yang menjadi yatim piatu akibat orang tua mereka meninggal dunia karena sakit.</p><p>"Kami pun membangun Panti Asuhan Khairunnas," ucap Ketua Panti Asuhan Khairunnas yang juga PNS BKKBN, Sugeng.</p><p>Dia memaparkan, lokasi panti berada 8 jam perjalanan dari Kota Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.</p><p>"Saat ini ada banyak anak asuh yang sedang berjuang membantu mencari nafkah untuk keluarganya. Seperti anak bernama Muhaimin, yang bekerja keras mengurus bapaknya saat sakit hingga meninggal dunia. Ibunya juga telah lama meninggal, yakni saat ia berusia 13 tahun," katanya.</p><p>Kepala Bagian (Kabag) Layanan) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, Mohan, mengatakan, proses pemberian bantuan BAZNAS untuk anak-anak pedalaman berawal dari rekomendasi masyarakat kepada BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.</p><p>"Karena BPJS Kesehatan telah melaksanakan pemotongan zakat penghasilan karyawan, pihak BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh mengirimkan proposal panti asuhan setempat kepada BAZNAS dan hanya dalam waktu sepekan bantuan diproses hingga selesai. Inilah salah satu kelebihan jika perusahaan atau instansi menunaikan zakat karyawannya melalui BAZNAS," ucap Mohan.</p><p>Dia menyebutkan, penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela rapat koordinasi dan evaluasi pengelolaan zakat penghasilan karyawan BPJS Kesehatan Wilayah 8 di Kantor BAZNAS, Menara Taspen, Jakarta, Jumat (21/12).</p><p>Hadir antara lain Kepala Cabang BPJS Muara Teweh dan Kepala Cabang BPJS Banjarmasin.</p><p>"Ini dalam upaya membangun sinergi guna menciptakan pengelolaan zakat yang amanah, transparan dan profesional," kata Mohan. (Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com