Senin, 17 Desember 2018 | 18:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Calon kepala daerah wajib jalani tes narkoba

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2mGKcH9
Sumber foto: http://bit.ly/2mGKcH9
<p>Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang Hans Christian Louk mengatakan setiap calon kepala daerah yang lolos masuk dalam ajang Pilkada Kabupaten Kupang 2018, wajib menjalani tes narkoba yang akan dilakukan Badan Nasional Narkotika (BNN).</p><p>"Kami akan menggandeng BNN untuk melakukan tes narkoba terhadap setiap calon kepala daerah yang lolos masuk dalam ajang pilkada serentak di Kabupaten Kupang pada 2018," kata Hans Louk di Oelamasi, Kamis (28/12).</p><p>Ia mengatakan tes narkoba tersebut merupakan salah satu syarat yang diterapkan KPU sebagai penyelenggara pilkada untuk menjaring setiap bakal calon kepala daerah yang benar-benar bebas dari barang haram itu.</p><p>Hans menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNN Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melakukan tes narkotika dan obat-obat berbahaya lain bagi setiap calon kepala daerah yang dinyatakan lolos dalam ajang Pilkada 2018 di Kabupaten Kupang.</p><p>Menurut dia, tes narkoba ini penting dilakukan agar setiap bakal calon kepala daerah yang bakal memimpin Kabupaten Kupang kelak, benar-benar bebas dari virus narkoba.</p><p>"Rasanya tidak ada manfaat bagi rakyat jika kemudian kepala daerahnya terbukti pengguna narkoba? Ini yang tidak kita kehendaki, sehingga seorang calon kepala daerah harus sehat jasamani dan rohani dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Kupang," katanya menegaskan.</p><p>Menurut dia, tes narkoba bagi seorang calon kepala daerah merupakan hal yang lumrah hanya sekadar untuk mengetahui ada tidaknya zat-zat berbahaya itu ada dalam tubuh seorang pemimpin.</p><p>"Jadi tes narkoba bukan sesuatu yang luar biasa bagi calon kepala daerah, tetapi hanya sebuah prasyarat untuk menjaring calon kepala daerah agar benar-benar bebas dari barang berbahaya dan mematikan itu," katanya.</p><p>Ia menambahkan jika seorang kepala daerah dinyatakan sehat jasmani dan rohani maka akan lebih mudah dalam menjalankan program pembangunan dan pemerintahan menuju terciptanya suatu tatanan masyarakat yang lebih sejahtera.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 17 Desember 2018 - 17:55 WIB

Sembilan orang tewas akibat bom mobil di Suriah

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 17:33 WIB

KPU jamin hak pemilih yang belum masuk DPT

Pileg 2019 | 17 Desember 2018 - 17:12 WIB

Jokowi sebut caleg PKB punya militansi tinggi

<p>Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang Hans Christian Louk mengatakan setiap calon kepala daerah yang lolos masuk dalam ajang Pilkada Kabupaten Kupang 2018, wajib menjalani tes narkoba yang akan dilakukan Badan Nasional Narkotika (BNN).</p><p>"Kami akan menggandeng BNN untuk melakukan tes narkoba terhadap setiap calon kepala daerah yang lolos masuk dalam ajang pilkada serentak di Kabupaten Kupang pada 2018," kata Hans Louk di Oelamasi, Kamis (28/12).</p><p>Ia mengatakan tes narkoba tersebut merupakan salah satu syarat yang diterapkan KPU sebagai penyelenggara pilkada untuk menjaring setiap bakal calon kepala daerah yang benar-benar bebas dari barang haram itu.</p><p>Hans menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNN Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melakukan tes narkotika dan obat-obat berbahaya lain bagi setiap calon kepala daerah yang dinyatakan lolos dalam ajang Pilkada 2018 di Kabupaten Kupang.</p><p>Menurut dia, tes narkoba ini penting dilakukan agar setiap bakal calon kepala daerah yang bakal memimpin Kabupaten Kupang kelak, benar-benar bebas dari virus narkoba.</p><p>"Rasanya tidak ada manfaat bagi rakyat jika kemudian kepala daerahnya terbukti pengguna narkoba? Ini yang tidak kita kehendaki, sehingga seorang calon kepala daerah harus sehat jasamani dan rohani dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Kupang," katanya menegaskan.</p><p>Menurut dia, tes narkoba bagi seorang calon kepala daerah merupakan hal yang lumrah hanya sekadar untuk mengetahui ada tidaknya zat-zat berbahaya itu ada dalam tubuh seorang pemimpin.</p><p>"Jadi tes narkoba bukan sesuatu yang luar biasa bagi calon kepala daerah, tetapi hanya sebuah prasyarat untuk menjaring calon kepala daerah agar benar-benar bebas dari barang berbahaya dan mematikan itu," katanya.</p><p>Ia menambahkan jika seorang kepala daerah dinyatakan sehat jasmani dan rohani maka akan lebih mudah dalam menjalankan program pembangunan dan pemerintahan menuju terciptanya suatu tatanan masyarakat yang lebih sejahtera.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com