Kamis, 19 Juli 2018 | 07:04 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Obsesi terhadap selfie termasuk gangguan mental

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2zFI2Zi
Sumber foto: http://bit.ly/2zFI2Zi
<p>Jurnal internasional kesehatan mental dan ketergantungan mengklasifikasikan terlalu terobsesi untuk mengambil swafoto atau selfie sebagai penyakit jiwa yang nyata dan bahkan diberi nama "selfitis".</p><p>Kembali pada 2014, kabar hoax menyebut bahwa American Psychiatric Association (APA) telah menemukan "selfitis" sebagai gangguan mental baru. Namun, hal itu masih merupakan berita palsu saat itu.</p><p>Studi yang meneliti gangguan mental baru tersebut ditulis Janarthanan Balakrishnan of the Thiagarajar School of Management in Madura, India, dan Mark D Griffiths of Nottingham Trent University, di Nottingham, Inggris.</p><p>Penelitian itu menetapkan Skala Perilaku Pelaku Swafoto (SBS) yang membuat orang terobsesi mengambil foto selfie dalam kategori yang berbeda, tergantung pada tingkat keparahan "kondisi" mereka.</p><p>Sebanyak 225 siswa dari India kemudian diperiksa dalam penelitian ini dan dikelompokkan dalam tiga kelompok yaitu mereka yang ada di garis batas, akut, dan kronis.&nbsp;</p><p>Mungkin terdengar lucu, namun penelitian ini benar-benar menemukan bahwa sembilan persen peserta mengambil delapan foto selfie per hari, dan 25 persen membagikan tiga atau lebih foto swafoto di media sosial mereka, demikian Phone Arena. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 19 Juli 2018 - 06:34 WIB

KPK tetapkan Bupati Labuhanbatu sebagai tersangka

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 06:22 WIB

Gerindra sebut pertemuan Prabowo-SBY akan dijadwal ulang

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 06:10 WIB

Prabowo jenguk SBY, Gerindra: Tidak ada kesepakatan Pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 18 Juli 2018 - 21:46 WIB

Kemkominfo RI minta masyarakat tak percayai informasi hoax

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com