Rabu, 24 Januari 2018

Pengunjung Kebun Binatang Ragunan antusias swafoto dengan kuda Polri

Senin, 01 Januari 2018 11:46

Ilustrasi. Sumber Foto:  http://bit.ly/2lAf1JA Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2lAf1JA
Ayo berbagi!

Puluhan pengunjung Kebon Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (1/1) pagi, antusias untuk menaiki kuda dan berswafoto dengan kuda milik Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Barhakam Mabes Polri, yang tengah melakukan patroli di dalam kawasan KB Ragunan untuk pengamanan.

Setelah memasuki pintu masuk, pengunjung bisa langsung mengantri untuk menaiki kuda atau hanya sekedar mengabadikan gambarnya bersama kuda milik Polri itu.

Para pengunjung yang menaiki kuda milik Polri yang tengah melakukan patroli untuk pengamanan di kawasan Ragunan tidak dikenakan biaya sepersen pun. Pengunjung pun terlihat senang bisa menaiki kuda dengan tinggi 170 centimeter dan berat 800 kilogram itu.

"Para pengunjung yang ingin menaiki kuda tidak dikenakan biaya alias gratis," kata anggota Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Barhakam Mabes Polri, Bripka Bambang Wijanarko.

Menurut dia, berswafoto dengan kuda milik Polri tersebut sebagai salah satu untuk memberikan hiburan kepada para pengunjung Ragunan.

Kuda yang diterjunkan di kawasan Ragunan sebanyak dua ekor ini bertugas untuk melakukan patroli di dalam kawasan Ragunan untuk pengamanan para pengunjung.

"Kami berikan kesempatan kepada para pengunjung untuk berswafoto dengan kuda milik Polri ini setelah kami melakukan patroli. Ini sebagai pada pelayanan kepada masyarakat," kata Bambang.

Kuda milik Polri itu, kata dia, memang sudah rutin dikerahkan setiap tahunnya di kawasan objek wisata di Jakarta. Menurut dia objek wisata Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga diterjunkan dua ekor kuda untuk membantu pengamanan.

"Pengerahan personel berkuda Polri ini dimaksudkan untuk mempermudah petugas ketika para pengunjung membutuhkan pertolongan dengan cepat," ujarnya.

Pengerahan personel berkuda Polri ini hanya bersifat taktis, bukan pengamanan yang sifatnya standby di pos pengamanan, sehingga waktunya tidak lama.

"Jadi, siang hari kita akan kembali ke markas. Lagi pula kita tidak membawa makanan untuk kuda," ucapnya.

Salah satu pengunjung, Adi (30) mengaku senang anaknya bisa menaiki kuda milik polisi tersebut.

"Anak saya senang sekali bisa menaiki kuda polisi yang sangat besar itu," katanya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar