Kamis, 19 Juli 2018 | 09:23 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polisi terus selidiki kasus pelemparan bom Polsek Bontoala

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2E4GjPT
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2E4GjPT
<p dir="ltr">Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pelemparan bom rakitan berdaya ledak rendah di Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan yang melukai 2 orang anggota polisi. Meski sudah ada yang dicurigai namun polisi belum menentukan tersangka.</p><p dir="ltr">Demikian disampaikan Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen polisi Mas Guntur Laupe seperti dilaporankan Kontributor elshinta, Baba Dupa, Kamis (4/1).&nbsp;</p><p dir="ltr">Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar bekerja sama dengan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan masih melakukan penyelidikan.</p><p dir="ltr">Dalam penyelidikan yang dibantu tim Densus 88, sudah ada 5 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi termasuk dua anggota polihsi yang menjadi korban ledakan kemudian keluarga anggota polisi dan warga sipil yang disebutkan sebagai saksi kunci setelah melihat pelaku melarikan diri usai menjalankan aksinya.&nbsp;</p><p dir="ltr">"Sejumlah barang bukti juga sudah dikumpulkan di antaranya baut sisa puing ledakan bahan bakar minyak ransel dan jaket diduga milik pelaku," kata Mas Guntur.&nbsp;</p><p dir="ltr">Meski polisi sudah mencurigai dan mengantongi identitas pelaku, namun polisi belum menetapkan tersangka. Wakapolda Sulawesi Selatan menyebutkan jika tim saat ini masih terus melakukan penyelidikan, diharapkan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap siapa pelakunya.</p><p dir="ltr">"Terduga pelaku diperkirakan masih di area Sulawesi Selatan," tandas Mas Guntur.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p dir="ltr"><br> </p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asian Games 2018 | 19 Juli 2018 - 09:18 WIB

Obor Asian Games akan menginap di Malang

Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 08:57 WIB

Iran akan percanggih sekitar 800 tank

Hankam | 19 Juli 2018 - 08:46 WIB

BNPT: Sekarang teroris bisa sasar apa dan siapa saja

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 08:35 WIB

Jamaah calon haji Pekanbaru kedapatan membawa benda tajam

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 08:27 WIB

Pengamat: Prabowo harus berhati-hati tentukan cawapres

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com