Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Polisi terus selidiki kasus pelemparan bom Polsek Bontoala

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2E4GjPT
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2E4GjPT
<p dir="ltr">Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pelemparan bom rakitan berdaya ledak rendah di Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan yang melukai 2 orang anggota polisi. Meski sudah ada yang dicurigai namun polisi belum menentukan tersangka.</p><p dir="ltr">Demikian disampaikan Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen polisi Mas Guntur Laupe seperti dilaporankan Kontributor elshinta, Baba Dupa, Kamis (4/1).&nbsp;</p><p dir="ltr">Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar bekerja sama dengan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan masih melakukan penyelidikan.</p><p dir="ltr">Dalam penyelidikan yang dibantu tim Densus 88, sudah ada 5 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi termasuk dua anggota polihsi yang menjadi korban ledakan kemudian keluarga anggota polisi dan warga sipil yang disebutkan sebagai saksi kunci setelah melihat pelaku melarikan diri usai menjalankan aksinya.&nbsp;</p><p dir="ltr">"Sejumlah barang bukti juga sudah dikumpulkan di antaranya baut sisa puing ledakan bahan bakar minyak ransel dan jaket diduga milik pelaku," kata Mas Guntur.&nbsp;</p><p dir="ltr">Meski polisi sudah mencurigai dan mengantongi identitas pelaku, namun polisi belum menetapkan tersangka. Wakapolda Sulawesi Selatan menyebutkan jika tim saat ini masih terus melakukan penyelidikan, diharapkan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap siapa pelakunya.</p><p dir="ltr">"Terduga pelaku diperkirakan masih di area Sulawesi Selatan," tandas Mas Guntur.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p dir="ltr"><br> </p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p dir="ltr">Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pelemparan bom rakitan berdaya ledak rendah di Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan yang melukai 2 orang anggota polisi. Meski sudah ada yang dicurigai namun polisi belum menentukan tersangka.</p><p dir="ltr">Demikian disampaikan Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen polisi Mas Guntur Laupe seperti dilaporankan Kontributor elshinta, Baba Dupa, Kamis (4/1).&nbsp;</p><p dir="ltr">Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar bekerja sama dengan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan masih melakukan penyelidikan.</p><p dir="ltr">Dalam penyelidikan yang dibantu tim Densus 88, sudah ada 5 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi termasuk dua anggota polihsi yang menjadi korban ledakan kemudian keluarga anggota polisi dan warga sipil yang disebutkan sebagai saksi kunci setelah melihat pelaku melarikan diri usai menjalankan aksinya.&nbsp;</p><p dir="ltr">"Sejumlah barang bukti juga sudah dikumpulkan di antaranya baut sisa puing ledakan bahan bakar minyak ransel dan jaket diduga milik pelaku," kata Mas Guntur.&nbsp;</p><p dir="ltr">Meski polisi sudah mencurigai dan mengantongi identitas pelaku, namun polisi belum menetapkan tersangka. Wakapolda Sulawesi Selatan menyebutkan jika tim saat ini masih terus melakukan penyelidikan, diharapkan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap siapa pelakunya.</p><p dir="ltr">"Terduga pelaku diperkirakan masih di area Sulawesi Selatan," tandas Mas Guntur.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p dir="ltr"><br> </p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com