Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Raja Salman undang Perdana Menteri Malaysia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2m1q4fe
Sumber Foto: http://bit.ly/2m1q4fe
<p>Raja Arab Saudi dan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengundang Perdana Menteri Malaysia, Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak, mengadakan lawatan kerja ke Arab Saudi pada 8 - 12 Januari 2018.</p><p>"Perdana Menteri Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak akan diiringi isteri serta pejabat dari Kantor Perdana Menteri," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Malaysia, Datin Nirvana Jalil Gani di Kuala Lumpur, Minggu (7/1).</p><p>Saat lawatan tersebut, ujar dia, Perdana Menteri dijadwalkan menghadap Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putera Mahkota Mohammed bin Salman Abdulaziz Al Saud di Riyadh.</p><p>"Pertemuan-pertemuan antara Perdana Menteri dengan Raja Salman dan Putera Mahkota Arab Saudi akan memberikan peluang kepada mereka untuk membicarakan dan bertukar-tukar pandangan mengenai isu-isu dua bangsa, regional serta masalah internasional, terutama tindakan-tindakan susulan atas isu-isu yang telah dibincangkan dan disetujui sewaktu lawatan ke Malaysia pada Maret tahun lalu," katanya.</p><p>Isu-isu tersebut meliputi kerja sama ekonomi, investasi, haji dan pendirian King Salman Center for International Peace (KSCIP) di Putrajaya.</p><p>"Pertemuan-pertemuan ini amat tepat pada waktunya dimana hubungan istimewa Malaysia dan Arab Saudi kini berada pada tahap yang tertinggi. Lawatan Perdana Menteri ke Arab Saudi ini akan memperkukuhkan lagi hubungan persahabatan antara dua negara," katanya.</p><p>Kunjungan Raja Salman ke Malaysia beberapa waktu lalu menghasilkan sejumlah kesepakatan diantaranya perusahaan minyak asal Arab Saudi, Saudi Aramco akan menginvestasikan 7 miliar dolar AS atau Rp91 triliun ke proyek kilang minyak dan petrokimia di negara bagian selatan Malaysia, Johor.</p><p>Kilang minyak yang dikelola Petronas tersebut nilainya mencapai 27 miliar dolar AS atau setara Rp351 triliun. Proyek tersebut dinamakan proyek pengembangan kilang dan petrokimia terpadu atau Refinery and Petrochemical Integrated Development (RAPID). (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Raja Arab Saudi dan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengundang Perdana Menteri Malaysia, Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak, mengadakan lawatan kerja ke Arab Saudi pada 8 - 12 Januari 2018.</p><p>"Perdana Menteri Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak akan diiringi isteri serta pejabat dari Kantor Perdana Menteri," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Malaysia, Datin Nirvana Jalil Gani di Kuala Lumpur, Minggu (7/1).</p><p>Saat lawatan tersebut, ujar dia, Perdana Menteri dijadwalkan menghadap Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putera Mahkota Mohammed bin Salman Abdulaziz Al Saud di Riyadh.</p><p>"Pertemuan-pertemuan antara Perdana Menteri dengan Raja Salman dan Putera Mahkota Arab Saudi akan memberikan peluang kepada mereka untuk membicarakan dan bertukar-tukar pandangan mengenai isu-isu dua bangsa, regional serta masalah internasional, terutama tindakan-tindakan susulan atas isu-isu yang telah dibincangkan dan disetujui sewaktu lawatan ke Malaysia pada Maret tahun lalu," katanya.</p><p>Isu-isu tersebut meliputi kerja sama ekonomi, investasi, haji dan pendirian King Salman Center for International Peace (KSCIP) di Putrajaya.</p><p>"Pertemuan-pertemuan ini amat tepat pada waktunya dimana hubungan istimewa Malaysia dan Arab Saudi kini berada pada tahap yang tertinggi. Lawatan Perdana Menteri ke Arab Saudi ini akan memperkukuhkan lagi hubungan persahabatan antara dua negara," katanya.</p><p>Kunjungan Raja Salman ke Malaysia beberapa waktu lalu menghasilkan sejumlah kesepakatan diantaranya perusahaan minyak asal Arab Saudi, Saudi Aramco akan menginvestasikan 7 miliar dolar AS atau Rp91 triliun ke proyek kilang minyak dan petrokimia di negara bagian selatan Malaysia, Johor.</p><p>Kilang minyak yang dikelola Petronas tersebut nilainya mencapai 27 miliar dolar AS atau setara Rp351 triliun. Proyek tersebut dinamakan proyek pengembangan kilang dan petrokimia terpadu atau Refinery and Petrochemical Integrated Development (RAPID). (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com