Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Livi Zheng sutradarai film Indonesia untuk PBB

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sutradra Livi Zheng. Sumber foto: http://bit.ly/2maAzO2
Sutradra Livi Zheng. Sumber foto: http://bit.ly/2maAzO2
<p>Sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng, menyutradarai film kampanye tentang keberhasilan Indonesia menjadi anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB.</p><p>"Sebagai warga Negara Indonesia, ini adalah sebuah kebanggaan dan rasanya sangat luar biasa," ujarnya melalui pesan elektronik yang diterima di Surabaya, Senin (8/1).</p><p>Film berjudul Indonesia: A True Partner for World Peace itu akan digunakan untuk kampanye pemerintah di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, serta di perwakilan Indonesia di seluruh dunia.</p><p>Untuk pengambilan gambar film tersebut, sutradara asal Jawa Timur tersebut melakukan syuting mulai dari New York, Jakarta hingga Sentul, Bogor.</p><p>Di New York, kata dia, pengambilan gambar dilakukan bersama Perwakilan Tetap Indonesia untuk PBB, Dian Triansyah Djani, dan tim perwakilan tetap Indonesia di Markas Besar PBB dan di kantor PTRI.</p><p>Sedangkan, di Jakarta syuting di Kementerian Luar Negeri untuk mengambil gambar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan gedung bersejarah Gedung Pancasila.</p><p>"Yang di Sentul, kami syuting di Pusat Pemeliharaan Misi Perdamaian di Sentul bersama pasukan penjaga perdamaian TNI atau Kontingen Garuda TNI," ucapnya.</p><p>Dalam pengambilan gambar di Sentul, pasukan TNI yang dilibatkan cukup besar, yakni 850 personel dari Batalion Mekanis TNI untuk misi perdamaian dan keamanan di Lebanon, 309 personel Satuan Tugas Koordinasi Militer Sipil dan Satuan Tugas Perlindungan.</p><p>Selain itu, personel pendukung lainnya adalah Satuan Tugas Masyarakat Militer, Satuan Tugas Polisi Militer, Satuan Tugas Kesehatan serta Satuan Pendukung Markas Besar Pasukan.</p><p>Terkait film itu, sutradara film Brush with Danger yang filmnya pernah masuk seleksi nominasi Piala Oscar pada 2015 itu mengaku ingin membuat film kampanye untuk Indonesia yang sinematik menggambarkan pengalaman dan kekuatan Indonesia.</p><p>"Jadi, kami menggunakan teknik-teknik pengambilan gambar layar lebar untuk menyampaikan sejumlah pesan. Pesan itu di antaranya bahwa Indonesia siap menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<p>Sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng, menyutradarai film kampanye tentang keberhasilan Indonesia menjadi anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB.</p><p>"Sebagai warga Negara Indonesia, ini adalah sebuah kebanggaan dan rasanya sangat luar biasa," ujarnya melalui pesan elektronik yang diterima di Surabaya, Senin (8/1).</p><p>Film berjudul Indonesia: A True Partner for World Peace itu akan digunakan untuk kampanye pemerintah di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, serta di perwakilan Indonesia di seluruh dunia.</p><p>Untuk pengambilan gambar film tersebut, sutradara asal Jawa Timur tersebut melakukan syuting mulai dari New York, Jakarta hingga Sentul, Bogor.</p><p>Di New York, kata dia, pengambilan gambar dilakukan bersama Perwakilan Tetap Indonesia untuk PBB, Dian Triansyah Djani, dan tim perwakilan tetap Indonesia di Markas Besar PBB dan di kantor PTRI.</p><p>Sedangkan, di Jakarta syuting di Kementerian Luar Negeri untuk mengambil gambar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan gedung bersejarah Gedung Pancasila.</p><p>"Yang di Sentul, kami syuting di Pusat Pemeliharaan Misi Perdamaian di Sentul bersama pasukan penjaga perdamaian TNI atau Kontingen Garuda TNI," ucapnya.</p><p>Dalam pengambilan gambar di Sentul, pasukan TNI yang dilibatkan cukup besar, yakni 850 personel dari Batalion Mekanis TNI untuk misi perdamaian dan keamanan di Lebanon, 309 personel Satuan Tugas Koordinasi Militer Sipil dan Satuan Tugas Perlindungan.</p><p>Selain itu, personel pendukung lainnya adalah Satuan Tugas Masyarakat Militer, Satuan Tugas Polisi Militer, Satuan Tugas Kesehatan serta Satuan Pendukung Markas Besar Pasukan.</p><p>Terkait film itu, sutradara film Brush with Danger yang filmnya pernah masuk seleksi nominasi Piala Oscar pada 2015 itu mengaku ingin membuat film kampanye untuk Indonesia yang sinematik menggambarkan pengalaman dan kekuatan Indonesia.</p><p>"Jadi, kami menggunakan teknik-teknik pengambilan gambar layar lebar untuk menyampaikan sejumlah pesan. Pesan itu di antaranya bahwa Indonesia siap menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB," katanya.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com