Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Ini pesan Presiden Jokowi kepada pelajar di Kupang NTT

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Pelajar di NTT. Foto: http://bit.ly/2CEvHqV.
Pelajar di NTT. Foto: http://bit.ly/2CEvHqV.
<header> <p>Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berada di Kupang, Senin (8/1) dalam rangka kunjungan kerja. Agenda pertamanya adalah menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepadaribuan pelajar SD, SMP, SMA/SMK di Kota Kupang.</p></header><p>Pada kesempatan itu Presiden Jokowi mengingatkan agar KIP digunakan sebagaimana mestinya.</p><p>“Dana yang ada di KIP ini agar dipakai sesuai fungsinya untuk membeli seragam, sepatu, buku, tas sekolah,” kata Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke SMK Negeri 3 Kupang, dikutip dari Antara.</p><p>Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Gubernur Nusa Tenggara Timur. &nbsp;Secara simbolis ia menyerahkan 1.148 KIP untuk pelajar SD, SMP, SMA/SMK di Kupang.</p><p><strong>Besaran bantuan</strong></p><p>Presiden Jokowi menjelaskan dalam KIP terdapat besaran dana bantuan pendidikan sesuai tingkatan sekolah. Di antaranya SD Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA/SMK Rp1.000.000 untuk membantu keluarga-keluarga tidak mampu yang mau menyekolahkan anak-anaknya.</p><p>Dana tersebut, katanya, harus dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi berbagai kebutuhan perlengkapan sekolah, seperti alat tulis, tas, dan seragam sekolah.</p><p>“Mau pakai buat beli seragam, sepatu, buku, tas sekolah, boleh-boleh saja, asalkan jangan untuk beli pulsa, tidak boleh untuk beli pulsa,” katanya.</p><p>Ia mengingatkan penggunaan KIP sesuai dengan peruntukannya.</p><p>“Saya ingatakan agar digunakan secara baik dan kalau kedapatan ada yang pakai KIP buat beli pulsa maka kartunya akan dicabut,” katanya.</p><p><strong>Pesan Presiden Jokowi</strong></p><p>Presiden Jokowi dalam kesempatan itu juga mengingatkan para pelajar penerima manfaat KIP di Kupang. Ia mengatakan agar para pelajar tetap menekuni tugas utamanya, yakni belajar di sekolah, di rumah, dan lingkungannya.</p><p>“Anak-anakku sekalian harus terus rajin belajar, jam belajar harus lebih ditingkatkan, karena memang tugas utama kalian adalah belajar,” katanya.</p><p>Ia mengatakan persaingan sumber daya manusia ke depan akan makin kompetitif di tingkat global. Lanjut Presiden Jokowi, belajar yang tekun menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan tersebut.</p><p>“Anak-anak sekolah harus belajar yang tekun, harus mampu menguasai bidang yang dipelajarinya sehingga kita bisa menghasilkan generasi-generasi yang mampu bersaing dengan negara-negata lain,” katanya.</p><p>Dalam kunjungannya itu, Presiden juga melakukan tanya jawab dengan sejumlah pelajar tentang wawasan kebangsaan dan memberikan hadiah berupa sepeda dan komputer jinjing kepada sejumlah pelajar.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

<header> <p>Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berada di Kupang, Senin (8/1) dalam rangka kunjungan kerja. Agenda pertamanya adalah menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepadaribuan pelajar SD, SMP, SMA/SMK di Kota Kupang.</p></header><p>Pada kesempatan itu Presiden Jokowi mengingatkan agar KIP digunakan sebagaimana mestinya.</p><p>“Dana yang ada di KIP ini agar dipakai sesuai fungsinya untuk membeli seragam, sepatu, buku, tas sekolah,” kata Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke SMK Negeri 3 Kupang, dikutip dari Antara.</p><p>Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Gubernur Nusa Tenggara Timur. &nbsp;Secara simbolis ia menyerahkan 1.148 KIP untuk pelajar SD, SMP, SMA/SMK di Kupang.</p><p><strong>Besaran bantuan</strong></p><p>Presiden Jokowi menjelaskan dalam KIP terdapat besaran dana bantuan pendidikan sesuai tingkatan sekolah. Di antaranya SD Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA/SMK Rp1.000.000 untuk membantu keluarga-keluarga tidak mampu yang mau menyekolahkan anak-anaknya.</p><p>Dana tersebut, katanya, harus dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi berbagai kebutuhan perlengkapan sekolah, seperti alat tulis, tas, dan seragam sekolah.</p><p>“Mau pakai buat beli seragam, sepatu, buku, tas sekolah, boleh-boleh saja, asalkan jangan untuk beli pulsa, tidak boleh untuk beli pulsa,” katanya.</p><p>Ia mengingatkan penggunaan KIP sesuai dengan peruntukannya.</p><p>“Saya ingatakan agar digunakan secara baik dan kalau kedapatan ada yang pakai KIP buat beli pulsa maka kartunya akan dicabut,” katanya.</p><p><strong>Pesan Presiden Jokowi</strong></p><p>Presiden Jokowi dalam kesempatan itu juga mengingatkan para pelajar penerima manfaat KIP di Kupang. Ia mengatakan agar para pelajar tetap menekuni tugas utamanya, yakni belajar di sekolah, di rumah, dan lingkungannya.</p><p>“Anak-anakku sekalian harus terus rajin belajar, jam belajar harus lebih ditingkatkan, karena memang tugas utama kalian adalah belajar,” katanya.</p><p>Ia mengatakan persaingan sumber daya manusia ke depan akan makin kompetitif di tingkat global. Lanjut Presiden Jokowi, belajar yang tekun menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan tersebut.</p><p>“Anak-anak sekolah harus belajar yang tekun, harus mampu menguasai bidang yang dipelajarinya sehingga kita bisa menghasilkan generasi-generasi yang mampu bersaing dengan negara-negata lain,” katanya.</p><p>Dalam kunjungannya itu, Presiden juga melakukan tanya jawab dengan sejumlah pelajar tentang wawasan kebangsaan dan memberikan hadiah berupa sepeda dan komputer jinjing kepada sejumlah pelajar.&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com