Senin, 22 Oktober 2018 | 05:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

SLIK: Layanan Pengganti BI Checking. Bagaimanakah Cara Ceknya?

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
courtesy https://www.cermati.com/artikel/slik-layanan-pengganti-bi-checking-bagaimanakah-cara-ceknya
courtesy https://www.cermati.com/artikel/slik-layanan-pengganti-bi-checking-bagaimanakah-cara-ceknya
<p>Sejak 1 Januari 2018, layanan Sistem Informasi Debitur (SID), yang biasa dikenal sebagai <em>BI Checking</em>, beralih, yang awalnya dikelola Bank Indonesia (BI) kini dikelola Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peralihan ini berkaitan dengan mulai diaplikasikannya Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).</p> <p>Dengan berjalannya SLIK, Bank Indonesia (BI) tidak lagi melayani kegiatan operasional SID atau <em>BI Checking</em> sejak 31 Desember 2017. Pelapor SID ataupun masyarakat yang ingin melakukan pengecekan <em>BI Checking</em> dapat melakukannya di OJK.</p> <p>Lalu, bagaimanakah cara cek <em>BI Checking</em> lewat SLIK di OJK? Sebelum menjawabnya, ada baiknya mengetahui sedikit tentang SLIK lewat ulasan berikut ini.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Mengenal Perbedaan dari BI Rate dan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate" href="https://www.cermati.com/artikel/mengenal-perbedaan-dari-bi-rate-dan-bi-7-day-reverse-repo-rate" target="_blank">Mengenal Perbedaan dari BI Rate dan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate</a></strong></p> <h2><strong>SID yang Kini Jadi SLIK</strong>&#xA0;</h2> <center> <blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 658px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BdRZGKngBtF/" data-instgrm-version="8"> <div style="padding: 8px;"> <div style="background: #F8F8F8; line-height: 0; margin-top: 40px; padding: 50.0% 0; text-align: center; width: 100%;">&#xA0;</div> <p style="margin: 8px 0 0 0; padding: 0 4px;"><a style="color: #000; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none; word-wrap: break-word;" href="https://www.instagram.com/p/BdRZGKngBtF/" target="_blank" rel="nofollow">Per tanggal 1 Januari 2018 seluruh layanan Sistem Informasi Debitur (SID) beralih dari Bank Indonesia ke Otoritas Jasa Keuangan . Pemohon dapat mengajukan permintaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) d/h SID dengan datang langsung ke : . Layanan Contact Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di : . Komplek Perkantoran Bank Indonesia. Lt. 2, Gd.A/Menara Radius Prawiro. Jl. M.H. Thamrin No.2 Jakarta Pusat. . Untuk informasi lebih lanjut Sobat Rupiah bisa hubungi Contact Center OJK di nomor 1500655 . #DiSetiapMaknaIndonesia</a></p> <p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;">Sebuah kiriman dibagikan oleh <a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px;" href="https://www.instagram.com/bank_indonesia/" target="_blank" rel="nofollow"> Bank Indonesia</a> (@bank_indonesia) pada <time style="font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px;" datetime="2017-12-29T03:53:04+00:00">28 Des 2017 jam 7:53 PST</time></p> </div> </blockquote> <script src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js" async defer="defer"></script> </center> <p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebenarnya sudah mulai <strong>mengaplikasikan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sejak April 2017</strong>. Namun, pengaplikasian SLIK tahun lalu dilakukan secara bertahap. Hingga akhirnya per 1 Januari 2018, SLIK benar-benar digunakan secara luas.</p> <p>Adanya SLIK yang menggantikan SID atau <em>BI Checking</em> <strong>bertujuan untuk memperluas akses terhadap Informasi Debitur Individual (IDI) Historis</strong>. Semula akses terhadap IDI Historis atau <em>BI Checking</em> terbatas pada lembaga keuangan bank dan lembaga pembiayaan (<em>finance</em>).</p> <p>Dengan adanya SLIK, tidak hanya bank dan lembaga pembiayaan yang punya akses, <strong>kini</strong> <strong>lembaga keuangan keuangan nonbank punya akses ke IDI Historis</strong> dan kewajiban melaporkan data debitur ke Sistem Informasi Debitur (SID). Angka kredit bermasalah (<em>Non Performing Loan</em>/NPL) diharapkan bisa diminimalkan dengan diterapkannya SLIK.</p> <h2><strong>Dengan SLIK, OJK bersama BI dan LPS Saling Terhubung</strong></h2> <p style="text-align: center;"><strong><img src="https://image.cermati.com/q_70/lfawc8kj0t3kcpflb7ca" alt="SLIK OJK BI LPS"><br></strong>Alur Cara Kerja SLIK via&#xA0;slikojk.blogspot.co. id</p> <p>Terbitnya <strong>UU No. 21 Tahun 2011</strong> tentang OJK mengharuskan Bank Indonesia (BI) <strong>mengalihkan layanan SID ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)</strong>. Dalam UU tersebut, OJK bersama BI punya wewenang atas pengaturan sistem informasi debitur demi terjaganya kesehatan bank.</p> <p>Sebelumnya, peran BI dalam pengelolaan, pengaturan, dan pengembangan sistem informasi antarbank secara bertahap diambilalih OJK mulai dari 31 Desember 2013 hingga 31 Desember 2017. Lamanya mengembangkan sistem aplikasi SLIK jadi kendala kenapa SLIK tidak langsung diterapkan.</p> <p>Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) dan&#xA0;<a title="Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)" href="https://www.cermati.com/artikel/mengenal-lembaga-penjamin-simpanan-apa-tugas-dan-fungsinya" target="_blank">Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)</a> saling terhubung karena diaplikasikannya SLIK. Ketiga lembaga tersebut pun nantinya dapat saling bertukar dan mengakses informasi mulai dari informasi bank, laporan keuangan bank, laporan hasil pemeriksaan bank yang disusun BI, LPS, dan OJK serta informasi lainnya.</p> <h2><strong>Apa Kelebihan SLIK?</strong></h2> <p>Karena SLIK bertujuan memperluas layanan Sistem Informasi Debitur (SID), <strong>data yang tercatat melalui SLIK, baik data peserta maupun debitur, lebih besar</strong> dari segi jumlah. Sebab cakupan pesertanya menjangkau hingga lembaga keuangan nonbank, bahkan pegadaian. Inilah yang menjadi salah satu kelebihan SLIK ketimbang SID.</p> <p>Selain itu, <strong>data yang masuk ke SLIK jadi lebih rinci</strong> karena masuknya data utilitas, seperti tagihan air ataupun listrik.</p> <h2><strong>Cara Cek IDI Historis di SLIK secara <em>Offline</em> atupun <em>Online</em></strong></h2> <p>Ada dua cara cek IDI Historis di SLIK, baik itu secara <em>offline</em> maupun <em>online</em>. <strong>Cara Pertama</strong>, cek IDI Historis secara offline dapat dilakukan dengan mendatangi gerai info yang berada di kantor-kantor cabang OJK. Informasi mengenai kantor-kantor cabang OJK bisa diperoleh dari www.ojk.go.id atau dengan menghubungi <strong>1-500-655</strong>.</p> <p><strong>Cara Kedua</strong>, mengirimkan permintaan untuk mengetahui IDI Historis secara online. Bagaimanakah langkah-langkahnya?</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/q_70/rxflt4ekon8wogqs0iif" alt="Sistem Informasi Debitur SID OJK"><br>Buka&#xA0;<a title="www.ojk.go.id" href="http://www.ojk.go.id/id/Default.aspx" target="_blank" rel="nofollow">www.ojk.go.id</a>, kemudian pilih kolom&#xA0;<strong>Perbankan</strong>. Lalu pilih&#xA0;<strong>Permintaan IDI Historis</strong>.</p> <p style="text-align: center;">&#xA0;</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/q_70/wz8pmpjle7hohqije3qp" alt="Sistem Informasi Debitur SID BI Checking OJK"><br>Di hadapan Anda akan tersaji halaman&#xA0;<strong>PERMINTAAN IDI HISTORIS</strong>.&#xA0;<em>Scroll</em>&#xA0;ke bawah dan cari kalimat&#xA0;<strong>&#x201C;Mengisi formulir yang disediakan&#x201D;</strong>, lalu klik kata&#xA0;<strong>&#x201C;formulir&#x201D;</strong>.</p> <cermati data-banner="kta-button">&#xA0;</cermati> <p style="text-align: center;">&#xA0;</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/f_auto,q_70/psxk8utgd2iglmnhqzw6" alt="Cara Melihat BI Checking"><br>Setelah itu, akan muncul halaman berupa&#xA0;<em>form</em>&#xA0;dengan judul &#x201C;Biro Informasi Kredit&#x201D;. Isi seluruh&#xA0;<em>form</em>&#xA0;tersebut lalu klik&#xA0;<strong>&#x201C;Kirim Form&#x201D;</strong>.</p> <p style="text-align: center;">&#xA0;</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/f_auto,q_70/u6hva31zjqu8rc3928y7" alt="Cara Melihat BI Checking"><br>Terakhir, tunggu konfirmasi dari Bank Indonesia (BI) di email.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Bunga Acuan BI Turun, Investasi Manakah yang Sebaiknya Dipilih?" href="https://www.cermati.com/artikel/bunga-acuan-bi-turun-investasi-manakah-yang-sebaiknya-dipilih" target="_blank">Bunga Acuan BI Turun, Investasi Manakah yang Sebaiknya Dipilih?</a></strong></p> <h2><strong>Dengan SLIK, Masyarakat Jadi Mudah Raih Pinjaman</strong></h2> <p>Adanya perubahan cenderung bertujuan untuk membuat yang sudah ada jadi lebih baik dari sebelumnya. Begitupun dengan pengaplikasian SLIK. Peralihan <em>BI Checking</em> mejadi SLIK dapat <strong>membantu masyarakat untuk merasakan efisiensi waktu</strong> dalam proses <a title="pengajuan pinjaman" href="https://www.cermati.com/kredit-tanpa-agunan" target="_blank">pengajuan pinjaman</a>.</p> <p>Di samping itu, bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), <strong>kesempatan mengakses pinjaman jadi lebih terbuka lebar</strong>. Belum lagi masyarakat nantinya jadi perhatian terhadap reputasi kreditnya karena SLIK. Dengan begitu, masyarakat jadi mudah raih pinjaman berkat adanya SLIK.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Apa yang Perlu Diketahui dari Inklusi Keuangan? Cek di Sini" href="https://www.cermati.com/artikel/apa-yang-perlu-diketahui-dari-inklusi-keuangan-cek-di-sini" target="_blank">Apa yang Perlu Diketahui dari Inklusi Keuangan? Cek di Sini</a></strong></p> <cermati data-banner="kta-banner">&#xA0;</cermati><p>Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di <a href="https://www.cermati.com/artikel/slik-layanan-pengganti-bi-checking-bagaimanakah-cara-ceknya">Cermati.com</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Sejak 1 Januari 2018, layanan Sistem Informasi Debitur (SID), yang biasa dikenal sebagai <em>BI Checking</em>, beralih, yang awalnya dikelola Bank Indonesia (BI) kini dikelola Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peralihan ini berkaitan dengan mulai diaplikasikannya Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).</p> <p>Dengan berjalannya SLIK, Bank Indonesia (BI) tidak lagi melayani kegiatan operasional SID atau <em>BI Checking</em> sejak 31 Desember 2017. Pelapor SID ataupun masyarakat yang ingin melakukan pengecekan <em>BI Checking</em> dapat melakukannya di OJK.</p> <p>Lalu, bagaimanakah cara cek <em>BI Checking</em> lewat SLIK di OJK? Sebelum menjawabnya, ada baiknya mengetahui sedikit tentang SLIK lewat ulasan berikut ini.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Mengenal Perbedaan dari BI Rate dan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate" href="https://www.cermati.com/artikel/mengenal-perbedaan-dari-bi-rate-dan-bi-7-day-reverse-repo-rate" target="_blank">Mengenal Perbedaan dari BI Rate dan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate</a></strong></p> <h2><strong>SID yang Kini Jadi SLIK</strong>&#xA0;</h2> <center> <blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 658px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BdRZGKngBtF/" data-instgrm-version="8"> <div style="padding: 8px;"> <div style="background: #F8F8F8; line-height: 0; margin-top: 40px; padding: 50.0% 0; text-align: center; width: 100%;">&#xA0;</div> <p style="margin: 8px 0 0 0; padding: 0 4px;"><a style="color: #000; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none; word-wrap: break-word;" href="https://www.instagram.com/p/BdRZGKngBtF/" target="_blank" rel="nofollow">Per tanggal 1 Januari 2018 seluruh layanan Sistem Informasi Debitur (SID) beralih dari Bank Indonesia ke Otoritas Jasa Keuangan . Pemohon dapat mengajukan permintaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) d/h SID dengan datang langsung ke : . Layanan Contact Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di : . Komplek Perkantoran Bank Indonesia. Lt. 2, Gd.A/Menara Radius Prawiro. Jl. M.H. Thamrin No.2 Jakarta Pusat. . Untuk informasi lebih lanjut Sobat Rupiah bisa hubungi Contact Center OJK di nomor 1500655 . #DiSetiapMaknaIndonesia</a></p> <p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;">Sebuah kiriman dibagikan oleh <a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px;" href="https://www.instagram.com/bank_indonesia/" target="_blank" rel="nofollow"> Bank Indonesia</a> (@bank_indonesia) pada <time style="font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px;" datetime="2017-12-29T03:53:04+00:00">28 Des 2017 jam 7:53 PST</time></p> </div> </blockquote> <script src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js" async defer="defer"></script> </center> <p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebenarnya sudah mulai <strong>mengaplikasikan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sejak April 2017</strong>. Namun, pengaplikasian SLIK tahun lalu dilakukan secara bertahap. Hingga akhirnya per 1 Januari 2018, SLIK benar-benar digunakan secara luas.</p> <p>Adanya SLIK yang menggantikan SID atau <em>BI Checking</em> <strong>bertujuan untuk memperluas akses terhadap Informasi Debitur Individual (IDI) Historis</strong>. Semula akses terhadap IDI Historis atau <em>BI Checking</em> terbatas pada lembaga keuangan bank dan lembaga pembiayaan (<em>finance</em>).</p> <p>Dengan adanya SLIK, tidak hanya bank dan lembaga pembiayaan yang punya akses, <strong>kini</strong> <strong>lembaga keuangan keuangan nonbank punya akses ke IDI Historis</strong> dan kewajiban melaporkan data debitur ke Sistem Informasi Debitur (SID). Angka kredit bermasalah (<em>Non Performing Loan</em>/NPL) diharapkan bisa diminimalkan dengan diterapkannya SLIK.</p> <h2><strong>Dengan SLIK, OJK bersama BI dan LPS Saling Terhubung</strong></h2> <p style="text-align: center;"><strong><img src="https://image.cermati.com/q_70/lfawc8kj0t3kcpflb7ca" alt="SLIK OJK BI LPS"><br></strong>Alur Cara Kerja SLIK via&#xA0;slikojk.blogspot.co. id</p> <p>Terbitnya <strong>UU No. 21 Tahun 2011</strong> tentang OJK mengharuskan Bank Indonesia (BI) <strong>mengalihkan layanan SID ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)</strong>. Dalam UU tersebut, OJK bersama BI punya wewenang atas pengaturan sistem informasi debitur demi terjaganya kesehatan bank.</p> <p>Sebelumnya, peran BI dalam pengelolaan, pengaturan, dan pengembangan sistem informasi antarbank secara bertahap diambilalih OJK mulai dari 31 Desember 2013 hingga 31 Desember 2017. Lamanya mengembangkan sistem aplikasi SLIK jadi kendala kenapa SLIK tidak langsung diterapkan.</p> <p>Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) dan&#xA0;<a title="Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)" href="https://www.cermati.com/artikel/mengenal-lembaga-penjamin-simpanan-apa-tugas-dan-fungsinya" target="_blank">Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)</a> saling terhubung karena diaplikasikannya SLIK. Ketiga lembaga tersebut pun nantinya dapat saling bertukar dan mengakses informasi mulai dari informasi bank, laporan keuangan bank, laporan hasil pemeriksaan bank yang disusun BI, LPS, dan OJK serta informasi lainnya.</p> <h2><strong>Apa Kelebihan SLIK?</strong></h2> <p>Karena SLIK bertujuan memperluas layanan Sistem Informasi Debitur (SID), <strong>data yang tercatat melalui SLIK, baik data peserta maupun debitur, lebih besar</strong> dari segi jumlah. Sebab cakupan pesertanya menjangkau hingga lembaga keuangan nonbank, bahkan pegadaian. Inilah yang menjadi salah satu kelebihan SLIK ketimbang SID.</p> <p>Selain itu, <strong>data yang masuk ke SLIK jadi lebih rinci</strong> karena masuknya data utilitas, seperti tagihan air ataupun listrik.</p> <h2><strong>Cara Cek IDI Historis di SLIK secara <em>Offline</em> atupun <em>Online</em></strong></h2> <p>Ada dua cara cek IDI Historis di SLIK, baik itu secara <em>offline</em> maupun <em>online</em>. <strong>Cara Pertama</strong>, cek IDI Historis secara offline dapat dilakukan dengan mendatangi gerai info yang berada di kantor-kantor cabang OJK. Informasi mengenai kantor-kantor cabang OJK bisa diperoleh dari www.ojk.go.id atau dengan menghubungi <strong>1-500-655</strong>.</p> <p><strong>Cara Kedua</strong>, mengirimkan permintaan untuk mengetahui IDI Historis secara online. Bagaimanakah langkah-langkahnya?</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/q_70/rxflt4ekon8wogqs0iif" alt="Sistem Informasi Debitur SID OJK"><br>Buka&#xA0;<a title="www.ojk.go.id" href="http://www.ojk.go.id/id/Default.aspx" target="_blank" rel="nofollow">www.ojk.go.id</a>, kemudian pilih kolom&#xA0;<strong>Perbankan</strong>. Lalu pilih&#xA0;<strong>Permintaan IDI Historis</strong>.</p> <p style="text-align: center;">&#xA0;</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/q_70/wz8pmpjle7hohqije3qp" alt="Sistem Informasi Debitur SID BI Checking OJK"><br>Di hadapan Anda akan tersaji halaman&#xA0;<strong>PERMINTAAN IDI HISTORIS</strong>.&#xA0;<em>Scroll</em>&#xA0;ke bawah dan cari kalimat&#xA0;<strong>&#x201C;Mengisi formulir yang disediakan&#x201D;</strong>, lalu klik kata&#xA0;<strong>&#x201C;formulir&#x201D;</strong>.</p> <cermati data-banner="kta-button">&#xA0;</cermati> <p style="text-align: center;">&#xA0;</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/f_auto,q_70/psxk8utgd2iglmnhqzw6" alt="Cara Melihat BI Checking"><br>Setelah itu, akan muncul halaman berupa&#xA0;<em>form</em>&#xA0;dengan judul &#x201C;Biro Informasi Kredit&#x201D;. Isi seluruh&#xA0;<em>form</em>&#xA0;tersebut lalu klik&#xA0;<strong>&#x201C;Kirim Form&#x201D;</strong>.</p> <p style="text-align: center;">&#xA0;</p> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/f_auto,q_70/u6hva31zjqu8rc3928y7" alt="Cara Melihat BI Checking"><br>Terakhir, tunggu konfirmasi dari Bank Indonesia (BI) di email.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Bunga Acuan BI Turun, Investasi Manakah yang Sebaiknya Dipilih?" href="https://www.cermati.com/artikel/bunga-acuan-bi-turun-investasi-manakah-yang-sebaiknya-dipilih" target="_blank">Bunga Acuan BI Turun, Investasi Manakah yang Sebaiknya Dipilih?</a></strong></p> <h2><strong>Dengan SLIK, Masyarakat Jadi Mudah Raih Pinjaman</strong></h2> <p>Adanya perubahan cenderung bertujuan untuk membuat yang sudah ada jadi lebih baik dari sebelumnya. Begitupun dengan pengaplikasian SLIK. Peralihan <em>BI Checking</em> mejadi SLIK dapat <strong>membantu masyarakat untuk merasakan efisiensi waktu</strong> dalam proses <a title="pengajuan pinjaman" href="https://www.cermati.com/kredit-tanpa-agunan" target="_blank">pengajuan pinjaman</a>.</p> <p>Di samping itu, bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), <strong>kesempatan mengakses pinjaman jadi lebih terbuka lebar</strong>. Belum lagi masyarakat nantinya jadi perhatian terhadap reputasi kreditnya karena SLIK. Dengan begitu, masyarakat jadi mudah raih pinjaman berkat adanya SLIK.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Apa yang Perlu Diketahui dari Inklusi Keuangan? Cek di Sini" href="https://www.cermati.com/artikel/apa-yang-perlu-diketahui-dari-inklusi-keuangan-cek-di-sini" target="_blank">Apa yang Perlu Diketahui dari Inklusi Keuangan? Cek di Sini</a></strong></p> <cermati data-banner="kta-banner">&#xA0;</cermati><p>Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di <a href="https://www.cermati.com/artikel/slik-layanan-pengganti-bi-checking-bagaimanakah-cara-ceknya">Cermati.com</a></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Saya Ny. Nisrina Endang dari Makassar, Indonesia, saya menggunakan media untuk memberi tahu saudara laki-laki dan perempuan saya bagaimana saya baru-baru ini mendapat pinjaman sebesar 250 juta dari seorang ibu yang baik ketika anak saya sakit dan membutuhkan transplantasi ginjal yang tidak saya miliki semua uang orang menolak saya, bank saya menolak saya sampai saya bertemu dengan seorang saksi yang memperkenalkan saya kepada sebuah perusahaan pinjaman yang bagus bernama Ibu RIKA ANDERSON loan company, mereka memberi saya pinjaman untuk membayar tagihan medis anak saya dan mendirikan sebuah bisnis tanpa jaminan dengan 2 % bunga, Mrs. Rika adalah penyelamat hidup, semoga Tuhan terus memberkatinya karena perbuatan baiknya, jika Anda membutuhkan pinjaman atau bantuan keuangan untuk melunasi utang Anda atau berinvestasi dalam bisnis Anda, saya akan mendorong Anda untuk menghubungi perusahaan melalui email (rikaandersonloancompany@gmail.com) dalam kasus untuk dan setiap pertanyaan atau saran saya dapat dihubungi melalui email di endangnisrina@gmail.com semoga damai dan berkah menjadi perhatian bagi kita semua.
Selamat siang untuk Anda semua nama saya Elok Cahyono dari Balikpapan Indonesia, harap berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman online, begitu banyak pinjaman pemberi pinjaman di sini semuanya palsu dan mereka hanya di sini untuk menipu Anda dengan uang kecil Anda, saya mengajukan pinjaman sekitar Rp150 jt dan saya diminta untuk membayar biaya lisensi dan saya membayar, mereka tetap menuntut, saya membayar sekitar 3 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman. Kemuliaan bagi Tuhan Yang Maha Kuasa yang tidak akan allo rakyatnya menderita, saya bertemu dengan seorang teman Ny. Amalia Amangku yang membagikan kesaksiannya tentang bagaimana dia hanya mengajukan pinjaman dan mendapat pinjaman tanpa stres, jadi dia memperkenalkan saya kepada ibu rika anderson loan company, minggu ini, saya mengajukan permohonan 150 juta, saya pikir itu adalah lelucon dan penipuan, tetapi saya menerima pinjaman saya di rekening bank saya dalam waktu kurang dari 24 jam hanya dalam 2% tanpa jaminan. Saya menyarankan semua orang di sini membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Rika Anderson dan saya meyakinkan Anda bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman Anda. Whatsapp: +19147057484 Anda masih dapat menghubungi saya jika Anda memerlukan info lebih lanjut dan bantuan di elokycahyono@gmail.com
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com