Rabu, 18 Juli 2018 | 04:01 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Deddy Mizwar: Pilgub Jabar seperti `Perang Jenderal`

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2Fgrg7c
Sumber foto: http://bit.ly/2Fgrg7c
<p>Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menuturkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 diibaratkan sebagai Perang Jenderal sejumlah jenderal di lingkungan TNI dan Polri maju di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.</p><p>"Tahun 2013 Pilgub Jabar itu perang bintang, ada Dede Yusuf, Rieke Dyah Pitaloka dan saya sendiri dan tahun 2018 Pilgub Jabar itu diwarnai perang jenderal karena ada Jenderal Sudrajat, Jenderal Tb Hasanudin dan saya sendiri Jenderal Naga Bonar," kata Deddy Mizwar saat memberikan sambutan pada deklarasi Pasangan Dua DM, di Gedung Sabuga Bandung, Selasa (9/1).</p><p>Menurut dia, Pilgub Jawa Barat 2018 hal yang penting dan strategis terlebih jumlah sumber daya manusia yang mencapai 47 juta jiwa atau setara dengan dua kali jumlah penduduk Australia.</p><p>"Ini tentunya bukan hal yang mudah untuk membenahai Jabar karena itu Jabar menjadi sangat seksi. Pilkada jabar dengan penduduk sangat besar membutuhkan kematangan dan kedewasaan pemimpinnya sehingga saya akan daftar ke KPU Jawa Barat siang ini," kata dia.</p><p>Dia juga berharap Pilkada Jawa Barat 2018 tidak sampai memecah belah persatuan dan kesatuan terkait perbedaan pilihan saat hari pencoblosan pada tanggal 27 Juni 2017. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:54 WIB

Jaksa Agung bantah dampingi pembangunan PLTU Riau

Pemilihan Presiden 2019 | 17 Juli 2018 - 21:49 WIB

Prabowo: Masih penjajakan soal koalisi dengan Demokrat

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:39 WIB

8 calon jamaah Haji asal Purwakarta gagal berangkat

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 21:22 WIB

Penerimaan pajak tumbuh 14,3 persen

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:12 WIB

Dinas PP&PA Kabupaten Jayapura gelar sosialisasi pengarusutamaan gender

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 20:57 WIB

India minta Indonesia turunkan tarif impor gula

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com