Rabu, 18 Juli 2018 | 04:16 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Usai deklarasi, Ishak-Yudha daftar ke KPU Sumsel

Pilgub Sumsel 2018:

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Fitri.
Foto: Fitri.
<p>Calon Gubernur (Cagub) Sumsel, H. Ishak Mekki mengajak seluruh pendukungnya dari berbagai elemen dan komunitas untuk bekerja keras, kerja cerdas dan bekerja ikhlas dalam memenangkan kompetisi di pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel 2018 ini. Ajakan ini disampaikannya saat deklarasi dirinya dan pasangan, H. Yudha Mahyuddin di Ishak – Yudha Command Centre (IYCC) Jalan Basuki Rahmat, Palembang, Selasa (9/1).</p><p><br></p><p>Di hadapan para pendukung, relawan dan pengurus partai pengusung, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ishak Mekki yang berorasi didampingi pasangannya Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumsel, Yudha Mahyuddin, menyatakan, esensi dari ajakannya tersebut.</p><p><br></p><p>Menurutnya, jargon kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas yang dia maksud untuk mengingatkan agar seluruh elemen pendukung tidak menganggap enteng kompetitor di pertarungan ini. Kerja keras, lanjutnya, agar kita tidak pernah merasa lelah dan puas atas apa yang telah diperbuat.</p><p><br></p><p>Begitu juga kerja cerdas. Maksudnya, jangan sampai dalam berjuang di kompetisi ini, para pendukung, relawan dan simpatisannya melakukan hal-hal yang dilarang dalam aturan-aturan yang telah digariskan. Selain itu cerdas dalam strategi.</p><p><br></p><p>Sementara kerja ikhlas, cagub Ishak Mekki mengajak seluruh pendukungnya untuk berjuang secara tulus dan ikhlas dalam memenangkan pasangan Cagub dan Cawagub, Ishak – Yudha. Dengan penuh keikhlasan, lanjutnya, maka perjuangan yang dihadapi tidak akan menjadi beban berat bagi tenaga, pikiran dan mental.</p><p><br></p><p>Deklarasi pasangan Cagub dan Cawagub Sumsel, Ishak – Yudha itu dihadiri para pengurus masing-masing partai pengusung selain pengurus Partai Demokrat, yakni PBB, Ketua DPW Sumsel, Armansyah, Sekretaris, Misnan Hartono dan PPP hadir Ketua DPW Sumsel, Agus Sutikno, Sekretaris, Rizal Kenedi dan sejumlah pengurus lainnya.</p><p><br></p><p>Selain itu, hadir juga para pendukung dan simpatisan serta relawan seperti Relawan KOMPI, Relawan Guguk Palembang, Relawan Rumah Dwikora, Komunitas Gojek, Tim Semut Merah dan lain-lain. </p><p><br></p><p>Usai deklarasi, penandatangan dengan partai pengusung paslon. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Susi Indrwanto, Ketua Forppess didampingi para pemuka dari lintas agama seperti dari agama Hindu, Budha dan Kristen.</p><p><br></p><p>Seperti yang dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Fitria Agustina</strong></i>, sekitar pukul 10.00 WB, Ishak-Yudha berangkat menuju KPU Provinsi Sumsel untuk mendaftarkan diri menjadi peserta dengan mengendari mobil jenis offroad berwarna kuning gading (krem). Beberapa mobil offroad lainnya, pengurus partai pengusung (Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang dan Partai Kesatuan Bangsa), serta para pendukung dan simpatisan ikut dalam konvoi menuju ke kantor KPU Sumsel yang berlokasi di kawasan Jakabaring, Palembang.</p><p><br></p><p>Sementara itu, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat Sumsel, Muchendi Mahzarekki menjelaskan berdasarkan pertimbangan rekan-rekan di tim pemenangan, tanggal 9 Januari 2018 adalah tanggal yang tepat untuk melakukan pendafaftaran, dan dengan pertimbangan lainnya/ jika terjadi kekurangan terhadap kelengkapan pendaftaran, maka masih banyak waktu untuk perbaikan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:54 WIB

Jaksa Agung bantah dampingi pembangunan PLTU Riau

Pemilihan Presiden 2019 | 17 Juli 2018 - 21:49 WIB

Prabowo: Masih penjajakan soal koalisi dengan Demokrat

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:39 WIB

8 calon jamaah Haji asal Purwakarta gagal berangkat

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 21:22 WIB

Penerimaan pajak tumbuh 14,3 persen

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 21:12 WIB

Dinas PP&PA Kabupaten Jayapura gelar sosialisasi pengarusutamaan gender

Ekonomi | 17 Juli 2018 - 20:57 WIB

India minta Indonesia turunkan tarif impor gula

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com