Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Dedi Mulyadi datangi rumah penjual kaos Persib

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi diminta mendatangi rumah salah seorang penjual kaos Persib saat akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Jabar, Selasa (9/1).</p><p><br></p><p>Usai melakukan deklarasi pasangan calon gubernur/wakil gubernur Deddy Mizwar/Dedi Mulyadi ("2 DM") di Sasana Budaya Ganesha, Dedi bertolak ke Stadion Sidolig, Kota Bandung.</p><p><br></p><p>Ia bermaksud bergabung dengan rombongan kesenian dari 27 Kabupaten/Kota yang akan bergerak menuju KPU Jawa Barat. Tapi mendadak dirinya diminta salah seorang warga untuk melihat kondisi rumah Budiman (40). Sehari-hari, ia diketahui menjalankan profesi sebagai penjual kaos Persib di Stadion Sidolig.</p><p><br></p><p>Di rumahnya, Budiman kemudian menceritakan ihwal rumah berukuran 2x3 meter yang ditinggali kepada Dedi. Rumah tersebut seharusnya dibagi menjadi lima bagian berdasarkan hak waris dari orang tuanya. Tetapi, karena salah seorang keluarganya bekerja di Papua, rumah tersebut hanya dibagi empat.</p><p><br></p><p>"Mohon maaf kecil rumahnya," kata dia.</p><p><br></p><p>Dalam percakapannya, Budiman sempat mengeluhkan penghasilan usahanya yang tidak menentu. Sebab kaos Persib yang ia jual bukan miliknya. Dia hanya membantu menjual kaos milik salah seorang juragan kaos di daerah tersebut.</p><p><br></p><p>Keluhan Budiman langsung ditanggapi, kemudian Dedi memberikan sejumlah modal usaha.</p><p><br></p><p>"Mau ya jualan kaos sendiri. Biar penghasilannya lebih besar," kata Dedi menawarkan kepada Budiman.</p><p><br></p><p>Tawaran sebesar Rp10 Juta tersebut kontan diterima oleh Budiman. Ia mengucapkan terima kasih dan menawarkan kembali bantuan yang bisa dilakukannya untuk Dedi Mulyadi dalam rangka menghadapi Pilgub Jawa Barat.</p><p><br></p><p>Tetapi, keinginan kuat Budiman ditolak secara halus oleh Dedi. Bupati Purwakarta ini menyatakan, pekerjaan yang tengah ditekuni Budiman sebenarnya sudah merupakan bantuan kepada dirinya.</p><p><br></p><p>"Akang (Budiman) kalau tekun bekerja, itu sebenarnya sudah membantu saya. Karena, akang tidak menganggur. Pengangguran itu kan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah," kata dia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi diminta mendatangi rumah salah seorang penjual kaos Persib saat akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Jabar, Selasa (9/1).</p><p><br></p><p>Usai melakukan deklarasi pasangan calon gubernur/wakil gubernur Deddy Mizwar/Dedi Mulyadi ("2 DM") di Sasana Budaya Ganesha, Dedi bertolak ke Stadion Sidolig, Kota Bandung.</p><p><br></p><p>Ia bermaksud bergabung dengan rombongan kesenian dari 27 Kabupaten/Kota yang akan bergerak menuju KPU Jawa Barat. Tapi mendadak dirinya diminta salah seorang warga untuk melihat kondisi rumah Budiman (40). Sehari-hari, ia diketahui menjalankan profesi sebagai penjual kaos Persib di Stadion Sidolig.</p><p><br></p><p>Di rumahnya, Budiman kemudian menceritakan ihwal rumah berukuran 2x3 meter yang ditinggali kepada Dedi. Rumah tersebut seharusnya dibagi menjadi lima bagian berdasarkan hak waris dari orang tuanya. Tetapi, karena salah seorang keluarganya bekerja di Papua, rumah tersebut hanya dibagi empat.</p><p><br></p><p>"Mohon maaf kecil rumahnya," kata dia.</p><p><br></p><p>Dalam percakapannya, Budiman sempat mengeluhkan penghasilan usahanya yang tidak menentu. Sebab kaos Persib yang ia jual bukan miliknya. Dia hanya membantu menjual kaos milik salah seorang juragan kaos di daerah tersebut.</p><p><br></p><p>Keluhan Budiman langsung ditanggapi, kemudian Dedi memberikan sejumlah modal usaha.</p><p><br></p><p>"Mau ya jualan kaos sendiri. Biar penghasilannya lebih besar," kata Dedi menawarkan kepada Budiman.</p><p><br></p><p>Tawaran sebesar Rp10 Juta tersebut kontan diterima oleh Budiman. Ia mengucapkan terima kasih dan menawarkan kembali bantuan yang bisa dilakukannya untuk Dedi Mulyadi dalam rangka menghadapi Pilgub Jawa Barat.</p><p><br></p><p>Tetapi, keinginan kuat Budiman ditolak secara halus oleh Dedi. Bupati Purwakarta ini menyatakan, pekerjaan yang tengah ditekuni Budiman sebenarnya sudah merupakan bantuan kepada dirinya.</p><p><br></p><p>"Akang (Budiman) kalau tekun bekerja, itu sebenarnya sudah membantu saya. Karena, akang tidak menganggur. Pengangguran itu kan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah," kata dia.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com