Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:39 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Muslim Rohingya ‘dilarang menikah' di Bangladesh

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Pengadilan di Bangladesh mengeluarkan putusan yang melarang etnik Muslim Rohingya menikah di negara tersebut. </p><p>Putusan itu menguatkan Undang-Undang 2014 yang melarang petugas di dinas Catatan Sipil untuk mengesahkan perkawinan antara warga Bangladesh dengan orang Rohingya serta antara sesama orang Rohingya. </p><p>Pemerintah Bangladesh mengklaim larangan itu penting diberlakukan agar etnik Rohingya tidak menyalahgunakannya untuk mendapatkan kewarganegaraan Bangladesh. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42600770">Kelompok milisi Rohingya bersumpah akan terus serang militer Myanmar</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42351386">Sekitar 6.700 Muslim Rohingya tewas dalam waktu sebulan, kata MSF</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42084947">Benarkah Myanmar akan menerima kembali pengungsi Rohingya?</a></li> </ul><p>Sebelumnya, seorang pria Bangladesh bernama Babul Hossain menggugat larangan tersebut setelah putranya yang berusia 26 tahun kabur menghindari polisi lantaran menikah dengan perempuan Rohingya berusia 18 tahun. </p><p>Shoaib Hossain Jewel, pria berusia 26 tahun tersebut, melarikan diri sejak Oktober 2017 manakala kepolisian mengetahui pernikahannya.</p><p>Sebagaimana dilaporkan media di Bangladesh, Jewel bertemu dengan perempuan Rohingya ketika dia dan keluarganya ditampung di rumah seorang ulama setempat. </p><p>Saat sang perempuan dan keluarganya dipindahkan ke kamp pengungsian, Jewel menempuh perjalanan ratusan kilometer demi menjumpainya. Setelah keduanya bertemu, mereka pun menikah.</p><p>Pernikahan itu disebut-sebut sebagai perkawinan pertama antara warga Bangladesh dan Rohingya sejak gelombang kekerasan menerpa etnik Rohingya di Myanmar sehingga memaksa ratusan ribu orang mengungsi ke Bangladesh.</p><p>Akan tetapi, aparat Bangladesh meyakini perkawinan Jewel adalah upaya tipu-tipu agar akta pernikahan bisa digunakan untuk mengklaim dokumen kependudukan, termasuk paspor Bangladesh. </p><p>Jika Jewel masih nekad mempertahankan pernikahannya dengan orang Rohingya, dia bisa dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun. </p><p>Babul Hossain mendukung pernikahan putranya dan mengajukan gugatan terhadap larangan tersebut. </p><p>&quot;Jika warga Bangladesh bisa menikah dengan penganut Kristen dan orang dari agama lain, apa yang salah dengan anak saya yang menikah dengan orang Rohingua,&quot; kata Hossain kepada kantor berita AFP, Oktober lalu. </p><p>Pada Senin (08/01), Pengadilan Tinggi di Dhaka menepis gugatan Hossain dan memerintahkannya membayar uang administrasi sebesar 100.000 taka (Rp16,1 juta).</p><p>Pengadilan juga menolak permintaan Hossain agar Jewel tidak ditangkap. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com