Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Presiden akan resmikan lagi Bendungan Rotiklot, ini katanya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai meresmikan pengisian Bendungan Raknamo dan dua PLBN, di Kupang, NTT, Selasa (9/1). Sumber foto: http://bit.ly/2CVY4ox
Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai meresmikan pengisian Bendungan Raknamo dan dua PLBN, di Kupang, NTT, Selasa (9/1). Sumber foto: http://bit.ly/2CVY4ox
<p>Presiden Joko Widodo mengatakan, dirinya akan meresmikan lagi Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dijadwalkan akan dilakukan pada Maret mendatang.</p><p>"Nanti kalau (Bendungan Rotiklot) jadi saya resmikan lagi, saya mau lihat bendungan-bendungan yang dibangun ini kualitasnya seperti apa," katanya kepada wartawan di Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, Selasa (9/1).</p><p>Presiden mengatakan hal itu menanggapi harapan Bupati Belu Wilibrodus Lay yang menginginkan agar pembangunan Bendungan Rotiklot hampir tuntas di daerahnya bisa diresmikan oleh orang nomor satu di Indonesia itu.</p><p>Presiden mengatakan, tidak hanya terkait Bendungan Rotiklot, namun, untuk Bendungan Raknamo yang sudah selesai dibangun dan diresmikan itu pun, ia akan datang kembali untuk memeriksanya.</p><p>"Ini di Raknamo sudah ada airnya pun nanti saya akan datang lagi, ingin memastikan, mengontrol bahwa airnya itu sampai ke sawahnya petani," katanya.</p><p>Ia mengatakan, pemeriksaan kembali itu penting di lakukannya mengingat kejadian-kejadian di masa lalu menunjukkan bahwa ada bendungan namun air tidak ada irigasinya.</p><p>"Ada juga yang bendungannya ada, airnya ada, tapi air tidak sampai ke petani, lucu kalau seperti ini," katanya.</p><p>Presiden mengatakan, Bendungan Raknamo dengan kapasitas tampung 14 juta kubik air yang menelan anggaran negara hingga Rp760 miliar itu merupakan bendungan yang paling pertama dituntaskan dari total jumlah bendungan yang dialokasikan sebanyak 49 bendungan seluruh Indonesia.</p><p>Ia mengatakan, NTT merupakan provinsi yang paling banyak mendapat alokasi sebanyak tujuh bendungan, sementara wilayah provinsi hanya berkisar satu atau dua bendungan.</p><p>Tujuh bendungan itu di antaranya, Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, kemudian Bendungan Napunggete di Kabupaten Sikka, Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bendungan Lambo di Kabupaten Nagekeo, Bendungan Kolhua di Kota Kupang, dan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang.</p><p>Presiden mengatakan, setelah Bendungan Raknamo, pembangunan bendungan yang akan segera dituntaskan yakni Bendungan Rotiklot dan Bendungan Napunggete di Pulau Flores. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Presiden Joko Widodo mengatakan, dirinya akan meresmikan lagi Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dijadwalkan akan dilakukan pada Maret mendatang.</p><p>"Nanti kalau (Bendungan Rotiklot) jadi saya resmikan lagi, saya mau lihat bendungan-bendungan yang dibangun ini kualitasnya seperti apa," katanya kepada wartawan di Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, Selasa (9/1).</p><p>Presiden mengatakan hal itu menanggapi harapan Bupati Belu Wilibrodus Lay yang menginginkan agar pembangunan Bendungan Rotiklot hampir tuntas di daerahnya bisa diresmikan oleh orang nomor satu di Indonesia itu.</p><p>Presiden mengatakan, tidak hanya terkait Bendungan Rotiklot, namun, untuk Bendungan Raknamo yang sudah selesai dibangun dan diresmikan itu pun, ia akan datang kembali untuk memeriksanya.</p><p>"Ini di Raknamo sudah ada airnya pun nanti saya akan datang lagi, ingin memastikan, mengontrol bahwa airnya itu sampai ke sawahnya petani," katanya.</p><p>Ia mengatakan, pemeriksaan kembali itu penting di lakukannya mengingat kejadian-kejadian di masa lalu menunjukkan bahwa ada bendungan namun air tidak ada irigasinya.</p><p>"Ada juga yang bendungannya ada, airnya ada, tapi air tidak sampai ke petani, lucu kalau seperti ini," katanya.</p><p>Presiden mengatakan, Bendungan Raknamo dengan kapasitas tampung 14 juta kubik air yang menelan anggaran negara hingga Rp760 miliar itu merupakan bendungan yang paling pertama dituntaskan dari total jumlah bendungan yang dialokasikan sebanyak 49 bendungan seluruh Indonesia.</p><p>Ia mengatakan, NTT merupakan provinsi yang paling banyak mendapat alokasi sebanyak tujuh bendungan, sementara wilayah provinsi hanya berkisar satu atau dua bendungan.</p><p>Tujuh bendungan itu di antaranya, Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, kemudian Bendungan Napunggete di Kabupaten Sikka, Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bendungan Lambo di Kabupaten Nagekeo, Bendungan Kolhua di Kota Kupang, dan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang.</p><p>Presiden mengatakan, setelah Bendungan Raknamo, pembangunan bendungan yang akan segera dituntaskan yakni Bendungan Rotiklot dan Bendungan Napunggete di Pulau Flores. (Ant) </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com