Jumat, 27 April 2018

Pangdam I BB: Sanksi tegas bagi prajurit terlibat politik Pilkada

Rabu, 10 Januari 2018 08:25

Istimewa. Foto: Amsal/Radio Elshinta Istimewa. Foto: Amsal/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri kembali mengingatkan seluruh prajurit TNI yang berada di naungan Kodam I Bukit Barisan agar netral dalam pelaksanaan Pilkada serentak pada Juni 2018 mendatang.

"Bagi oknum prajurit yang terlibat pasti ada sanksi tegas yang diberikan," tegas Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Teuku Benny Firmansyah serta Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida, seusai acara sosialisasi netralitas dalam Pilkada 2018, yang berlangsung di Aula Manunggal Lantai V Makodam I Bukit Barisan, Selasa (9/1), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Ditegaskannya, acara sosialisasi yang dihadiri Ketua Bawaslu Sumut ini merupakan komitmen TNI yang netral dalam pelaksanaan Pilkada meski ada mantan petinggi TNI yang menjadi pesertanya.

"Sehingga dengan kehadiran pihak Bawaslu yang dihadiri langsung oleh ketuanya, agar para komandan satuan mendapatkan informasi dan lebih memahami tentang Pilkada terutama batasan-batasannya," jelas dia.

Meski dalam hal ini, pimpinan TNI secara tegas juga telah mengingatkan kepada komandan satuan agar mengingatkan personelnya tidak terlibat dalam dukung mendukung salah satu pasangan calon peserta Pilkada.

Hal lainnya yang berpotensi rawan pelanggaran selain keterlibatan oknum prajurit, imbuhnya, yakni masalah fasilitas dan pangkalan militer yang nantinya digunakan dalam kampanye. "Untuk itulah kita mengingatkannya," ujar dia.

"Maka daripada itu, selain mengingatkan dengan kata-kata kita juga membagikan aturan Pilkada kepada prajurit juga memberikan buku panduan tentang Pilkada," tandasnya.

Pangdam juga memaparkan, untuk wilayah Kodam I Bukit Barisan ada sejumlah daerah yang melaksanakan Pilkada, di antaranya pemilihan cagub dan wawagub Sumatera Utara dan Riau.

Untuk pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota di antaranya Kota Padang, Pariaman, Padang Panjang, Sawah Lunto, Tanjung Pinang dan Padangsidempuan. Sedangkan pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati, yakni Kabupaten yakni Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Batubara, Langkat, Deliserdang, Tapanuli Utara, Dairi dan Indragiri Hilir.

Untuk pelaksanaan perbantuan pengamanan Pilkada, Kodam I Bukit Barisan khusus untuk Sumatera Utara menurunkan 1.270 personel. Sedangkan total keseluruhan meliputi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau sebanyak 5.500 prajurit.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan komitmen dari Kodam I Bukit Barisan.

Harapannya, dengan acara ini tidak para prajurit yang melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan pesta demokrasi, sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman dan lancar. Di mana ia juga mengingatkan bagi para pasangan calon maupun pendukung untuk menghormati dan mengikuti aturan yang telah ditentukan. 

Penulis: Andi Juandi

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar