Rabu, 18 Juli 2018 | 17:48 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Peraturan larangan motor dibatalkan, ini penjelasan MA

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2Fl704h
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2Fl704h
<p>Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 125 tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor yang dibuat di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Majelis Hakim yang dipimpin Irfan Fahrudin mengatakan, peraturan tersebut berbenturan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.&nbsp;</p><p>Juru Bicara MA, Suhadi saat dihubungi <i>Elshinta</i>, Rabu (20/1), menjelaskan, menurut pertimbangan dari majelis hakim, undang-undang lalu lintas dan jalan raya adalah untuk kepentingan umum, semata-mata untuk kepentingan masyarakat banyak.</p><p>"Dari dua pemohon, satu dari seorang jurnalis dan satu lagi merupakan seorang sopir ojek mengatakan, menutupnya dari jam 06.00 hingga jam 23.00 itu berarti menutup hak dari pada masyarakat itu untuk menggunakan jalan yang disediakan oleh pemerintah," paparnya.&nbsp;</p><p>Oleh sebab itu, lebih lanjut Hadi mengatakan, dari bukti-bukti yang ada memang benar bahwa dari penutupan itu telah membatasi hak dari pemohon. Di mana sebenarnya jalan raya adalah untuk kepentingan umum, pemerintah mengatur bagaimana agar menjadi tertib yang baik dan tidak menutup hak dari masyarakat.</p><p>Karena itu, menurut majelis hakim, imbuh Andi, penutupan jalan dari kendaraan roda dua bukan merupakan jalan keluar yang paling baik.&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Yuno.</p><p>Editor: Dewi Rusiana.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 17:33 WIB

Seorang pria tewas tertabrak KA Parahyangan di Purwakarta

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 17:24 WIB

Presiden minta Zohri tingkatkan prestasi

Megapolitan | 18 Juli 2018 - 16:47 WIB

Rekayasa tol dalam kota tentukan kelancaran Asian Games 2018

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 16:37 WIB

Temuan senpi ilegal di Morowali, ini tanggapan Komisi I DPR RI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com