Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:14 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Platform media sosial dilibatkan di tahun politik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2DUNSZn
Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2DUNSZn
<p>Sejumlah platform media sosial akan dilibatkan dalam memberantas kampanye hitam selama berjalannya proses Pilkada serentak 2018 serta Pemilu 2019.</p><p>"Dalam satu bulan ke depan, KPU, Bawaslu, Kemkominfo bersama beberapa platform media sosial akan menandatangani kerja sama untuk menciptakan pemilu ini menjadi indah, menarik dan membangkitkan kreatifitas banyak orang," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman di Jakarta, Selasa (9/1).</p><p>Ia menuturkan, kerja sama itu dilakukan untuk memastikan hak-hak pemilih terlindungi, khususnya dalam mendapatkan informasi yang benar.</p><p>Pemilih, ujar dia, perlu mendapatkan informasi yang benar tentang pasangan calon, pemilihan serta proses pemilu.</p><p>Melalui kerja sama itu, semua informasi terkait pemilihan kepala daerah didukung penyebarannya oleh berbagai macam sarana informasi.</p><p>"Jadi lebih cepat sampai kepada masyarakat dan dipastikan keakuratan serta kebenarannya," tutur Arief.</p><p>Dalam kesempatan berbeda, Peneliti Hukum Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil mengatakan, platform media sosial harus diajak bicara untuk mengatasi kampanye hitam dalam media sosial.</p><p>Fadli menilai pelibatan plarform media sosial turut menjaga kontestasi yang sehat.</p><p>"Selain Bawaslu, Polri, Kemkominfo, berbagai macam platform media sosial itu harus dilibatkan agar menjaga kontestasi yang sehat," kata dia, dikutip <i>Antara</i>. </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Sejumlah platform media sosial akan dilibatkan dalam memberantas kampanye hitam selama berjalannya proses Pilkada serentak 2018 serta Pemilu 2019.</p><p>"Dalam satu bulan ke depan, KPU, Bawaslu, Kemkominfo bersama beberapa platform media sosial akan menandatangani kerja sama untuk menciptakan pemilu ini menjadi indah, menarik dan membangkitkan kreatifitas banyak orang," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman di Jakarta, Selasa (9/1).</p><p>Ia menuturkan, kerja sama itu dilakukan untuk memastikan hak-hak pemilih terlindungi, khususnya dalam mendapatkan informasi yang benar.</p><p>Pemilih, ujar dia, perlu mendapatkan informasi yang benar tentang pasangan calon, pemilihan serta proses pemilu.</p><p>Melalui kerja sama itu, semua informasi terkait pemilihan kepala daerah didukung penyebarannya oleh berbagai macam sarana informasi.</p><p>"Jadi lebih cepat sampai kepada masyarakat dan dipastikan keakuratan serta kebenarannya," tutur Arief.</p><p>Dalam kesempatan berbeda, Peneliti Hukum Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil mengatakan, platform media sosial harus diajak bicara untuk mengatasi kampanye hitam dalam media sosial.</p><p>Fadli menilai pelibatan plarform media sosial turut menjaga kontestasi yang sehat.</p><p>"Selain Bawaslu, Polri, Kemkominfo, berbagai macam platform media sosial itu harus dilibatkan agar menjaga kontestasi yang sehat," kata dia, dikutip <i>Antara</i>. </p><p><br></p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com