Kamis, 19 Juli 2018 | 09:18 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

KPK periksa 30 saksi untuk tersangka Markus Nari

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2CTSXVb
Sumber foto: http://bit.ly/2CTSXVb
<p>Komisi Pemberantasan Korups (KPK) telah memeriksa sekitar 30 saksi untuk tersangka Markus Nari yang merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dalam dua perkara yang menjeratnya.</p><p>"Tersangka disangkakan atas dua perkara, yaitu atas dugaan "obstruction of justice" di Pasal 21 UU Tipikor dan tindak pidana korupsi dalam perkara KTP-el. Terkait penyidikan kedua perkara tersebut, total sekurangnya penyidik telah memeriksa 30 saksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (10/1).</p><p>Unsur-unsur saksi itu, kata Febri, terdiri dari pengacara, anggota dan mantan anggota DPR, PNS atau Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kementrian Dalam Negeri 2011 sampai 22 Juli 2015, dan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia 2007-2014.</p><p>"Selanjutnya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, staf Ahli Miryam S Haryani, Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan dari unsur swasta," ucap Febri.</p><p>Sebelumnya, KPK memanggil beberapa politikus untuk diperiksa sebagai saksi dengan tersangka Markus Nari, yakni Ganjar Pranowo, Melchias Marcus Mekeng, Olly Dondokambey, Mirwan Amir, Tamsil Linrung dan Taufik Effendi.</p><p>KPK telah menetapkan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Markus Nari sebagai tersangka dalam dua kasus terkait tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-el).</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 08:57 WIB

Iran akan percanggih sekitar 800 tank

Hankam | 19 Juli 2018 - 08:46 WIB

BNPT: Sekarang teroris bisa sasar apa dan siapa saja

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 08:35 WIB

Jamaah calon haji Pekanbaru kedapatan membawa benda tajam

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 08:27 WIB

Pengamat: Prabowo harus berhati-hati tentukan cawapres

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 08:14 WIB

Boediono dan Todung dihadirkan dalam sidang Syafruddin Temenggung

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com