Kamis, 18 Januari 2018

Keputusan MA soal pembatalan larangan sepeda motor tidak bisa diganggu gugat

Rabu, 10 Januari 2018 11:36

Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2CV5Qyl Ilustrasi. Sumber Foto: http://bit.ly/2CV5Qyl
Ayo berbagi!

Jika ada yang tidak setuju dengan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pembatalan Peraturan Gubernur tentang pelarangan kendaraan roda dua, maka mereka harus menerimanya.

Hal itu disampaikan Juru Bicara MA, Suhadi saat dihubungi Elshinta, Rabu (10/1) pagi. Menurutnya, putusan hasil materiil sama dengan putusan MK. Banyak orang yang tidak puas dengan putusan MK tapi undang-undang menentukan itu sudah final.

"Silakan pemerintah membuat regulasi yang lain, bagaimana tata caranya untuk membuat atau mengakomodir kepentingan dari perangkat khususnya sepeda motor," kata dia.

Ia mengatakan jika di Mahkamah Agung itu tidak ada membuka persidangan seperti di tingkat pertama. Hanya dokumen-dokumen yang diperiksa dan diputuskan, sehingga tidak ada keadilan dari pihak-pihak yang bersengketa. Hanya berdasarkan data-data dan dokumen-dokumen yang diajukan oleh para pihak kemudian diputus.

Bagi mereka yang tidak bisa menerima putusan tersebut, Hadi menegaskan untuk mengusulkan kepada pemerintah untuk mengatur yang baik.

Penulis: Yuno.

Editor: Dewi Rusiana.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar