Rabu, 20 Juni 2018 | 01:19 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Universitas Canberra Tiadakan Event Kebun Binatang di Kampusnya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Mahasiswa tingkat akhir Universitas Canberra menikmati terapi bermain dengan hewan di event kebun binatang hewan peliharaan yang diselenggarakan universitas tersebut.
(Courtesy: AustraliaPlus) Mahasiswa tingkat akhir Universitas Canberra menikmati terapi bermain dengan hewan di event kebun binatang hewan peliharaan yang diselenggarakan universitas tersebut.
<p>Demi menghindari potensi konflik terbuka dengan kelompok aktivis hewan PETA, University of Canberra (UC) membatalkan acara kebun binatang tahunan di kampus mereka.</p><p>Universitas tersebut menjanjikan para mahasiswanya bahwa mereka bisa "mengelus-elus anak anjing dan memeluk ayam" selama periode yang tidak terlalu banyak tekanan tahun lalu -sebuah program yang dirancang untuk menenangkan saraf para mahasiswa menjelang ujian.</p><p>Tapi PETA mengatakan bahwa lembaganya khawatir saat melihat agenda kebun binatang di daftar kegiatan kampus selama dua minggu. PETA mengklaim acara tersebut akan benar-benar menyebabkan stres bagi hewan yang terlibat dalam kegiatan itu.</p><aside class="comp-rich-text-blockquote comp-embedded-float-full source-pullquote" > <i class="fa fa-quote-left quote-marks" aria-hidden="true"></i> <div class="quote"> <p>&quot;Sebuah kampus benar-benar bukanlah tempat untuk hewan. Lingkungan itu berisik dan ramai,&quot; kata juru bicara PETA, Emily Rice.</p> </div> <i class="fa fa-quote-right quote-marks" aria-hidden="true"></i> </aside><p>Emily Rice menulis kepada University of Canberra (UC) untuk menyarankan kegiatan alternatif, seperti wahana balon berbentuk istana dan balap kaki tiga, dan institusi tersebut setuju untuk membatalkan kebun binatang.<br/>"Kegiatan ini mengerikan [bagi hewan]. Dalam hal mengurung hewan-hewan itu dan mereka diangkut kesana kemari," kata Rice.<br/>"Jika Anda memiliki hewan-hewan ternak yang masih kecil, mereka pasti telah diambil dari induk mereka dan dijebloskan dalam situasi itu."</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9315828-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9315828-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9315828-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9315828-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9315828-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9315828-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="Ayden Poynter" alt="Ayden Poynter" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Anjing, domba, dan kambing adalah hewan-hewan yang dilibatkan dalam event kebun binatang hewan peliharaan tahun lalu.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>ABC Radio Canberra: Hannah Walmsley</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Wakil Rektor UC, Nick Klomp, mengatakan bahwa institusinya tidak sepenuhnya menerima klaim PETA, namun sepakat bahwa beberapa poin [keberatan yang diajukan PETA] valid.<br/>Dia menegaskan, agenda pekan mengurangi stres akan berlanjut tahun ini tanpa kebun binatang.</p><aside class="comp-rich-text-blockquote comp-embedded-float-full source-pullquote" > <i class="fa fa-quote-left quote-marks" aria-hidden="true"></i> <div class="quote"> <p>&quot;Kami memiliki berbagai jenis acara termasuk pijat, meditasi, yoga dan musik. Segala macam hal yang dapat diikuti oleh mahasiswa untuk membantu mengurangi stres mereka,&quot; katanya.</p> </div> <i class="fa fa-quote-right quote-marks" aria-hidden="true"></i> </aside><p>Namun Profesor Klomp mengatakan keputusan tersebut mungkin tak melibatkan berakhirnya kegiatan mendatangkan hewan di kampus.</p><p>"Misalnya, kami mungkin melakukan sesuatu yang sedikit berbeda, bahkan mungkin membawa hewan peliharaan Anda sendiri ke kampus, atau semacamnya, tahun ini," katanya.</p><p>PETA yakin sejumlah universitas Australia lainnya juga mendirikan kebun binatang di kampus mereka dan mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk melobi mereka.</p><p>"Kami akan menjangkau universitas-universitas tersebut sebelum agenda dilaksanakan dan meminta mereka untuk mempertimbangkan alternatif lain agar kami bisa membebaskan hewan yang stres," kata Emily Rice.</p><p>"Kami mendorong universitas untuk mempertimbangkannya seperti yang dilakukan di Canberra dan melakukan hal yang sama."</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-01-09/university-cancels-stress-less-petting-zoo-after-peta-complaint/9314396" target="_self" title=""><em>Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.</em></a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:39 WIB

YouTube Music dan YouTube premium telah resmi dirilis

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 20:28 WIB

Jokowi berikan jaket olahraga ke pengunjung KRB

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:48 WIB

Sistem buka-tutup diberlakukan di Jalur Nagreg

Arestasi | 19 Juni 2018 - 19:37 WIB

Polres Sukabumi tangkap tiga pelaku pembunuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com