Jumat, 19 Januari 2018

PDAM Tirtawening segera bangun jaringan baru

Rabu, 10 Januari 2018 14:16

Sumber foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta Sumber foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

PDAM Tirtawening Kota Bandung, Jawa Barat segera membangun jaringan baru di dua wilayah untuk memenuhi kebutuhan sekitar 90 ribu pelanggan baru.

Demikian disampaikan Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Soni Salimi saat sosialisasi acara tersebut di Masjid Maimmmaskub PDAM Tirtawening Jl. Badak Singa Bandung, Rabu (10/1), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi.

Soni menjelaskan, pengembangan pembangunan distribusi baru tersebut berada di wilayah blok Tegalega sesuai kesepakatan Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Provinsi Jawa Barat yang tertuang dalam MoU No: PR.01.030A/87A,119/550/Kim,119/230.A/Dispertasih, 616/1017-Bapp tentang pengembangan sistem penyediaan air minum regional perkotaan Bandung Raya wilayah selatan.

"Alhamdulilah PDAM Tirtawening Kota Bandung telah menandatangani kontrak untuk pembangunan jaringan distribusi utama yang akan digunakan untuk mendistribusikan air minum di wilayah Blok Tegalega khususnya yang berada di wilayah empat kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongloa Kidul, Kecamatan Bandung Kidul, Kecamatan Regol, dan Kecamatan Astana Anyar dengan delapan kelurahan didalamnya diantaranya Kelurahan Wates, Mengger, Batununggal, Cigeureuh, Mekarwangi, Cibaduyut, Kebolega dan Kelurahan Karasak," tandasnya.

Air minum tersebut di produksi PT Tirta Gemah Ripah dan dibeli produksinya sebanyak 200 L/D oleh PDAM Tirtawening Kota Bandung untuk dapat melayani 16.000 s.d 20.000 pelanggan atau sekitar 80.000 s.d 100.000 jiwa (asumsi satu sambungan rumah sebanyak lima jiwa).

Pembangunan dimulai Januari-Maret 2018 dengan metode pelaksanaan pemasangan pipanya sebagian besar dengan cara Horizontal Directional Drilling (HDD) atau BOR dan hanya sebagian kecil saja dengan metode open cut beberapa wilayah yang relatif tidak terlalu padat lalu lintas nya.

Soni menambahkan, pembangunan akan dilaksanakan oleh PT Syafa Abadi sebagai pemenang Lelang Pengadaan Secara elektronik (LPSE) yang dalam prosesnya di bentuk oleh bagian Layanan Pengadaan (Balap) Kota Bandung dan didampingi oleh tim TP4D Kejaksaan Negeri Bandung.

Berkenaan denga hal tersebut, PDAM Tirtawening Kota Bandung memohon maaf serta mohon kerjasamanya dari semua pihak terutama masyarakat Kota Bandung yang sedikit banyaknya akan terganggu dengan adanya kegiatan ini, sehingga proses pelaksanaan pekerjaan ini bisa lancar dan tepat waktu. Selain blok Tegalega, pekerjaan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (Ipa) Cikalong sebesar 700 lt/detik.

Pembangunan Ipa Cikalong kapasitas 700 l/d akan berkelanjutan dengan Pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) Gede Bage dimulai dari titik offtake di wilayah Komplek Margahayu Raya, Komplek Mekarjaya/Bododgol, Komplek Cipamokolan, Komplek Adipura, Komplek Cempaka Arum.

"Dengan terealisasinya Ipa Cikalong 700 l/d setara dengan 70.000 SR dengan asumsi satu sambungan rumah (SR) sebanyak lima jiwa maka dapat melayani sebanyak 350.000 jiwa di wilayah Blok Gede Bag," ujarnya.

Rencana pekerjaan fisik pembangunan Ipa Cikalong diperkirakan memakan waktu sekitar 365 hari dengan menggunakan metode Rancang dan Bangun (Design & Build).  Dalam proses kajian kelayakan Ipa Cikalong, perijinan dan proses lelang didampingi tim Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar