Senin, 24 September 2018 | 03:54 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Nelayan minta Susi terus tenggelamkan kapal pencuri ikan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Sumber foto: http://bit.ly/2ErXTgY
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Sumber foto: http://bit.ly/2ErXTgY
<p>Nelayan meminta pemerintah tidak membatalkan kebijakan penenggelaman kapal ikan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia karena nelayan menganggap kebijakan itu efektif mengurangi kasus pencuri ikan di perairan Indonesia.</p><p>"Saya sebagai nelayan, sangat tidak setuju kalau kebijakan penenggelaman kapal ikan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia dibatalkan, karena nelayan sangat diuntungkan dari adanya kebijakan itu," kata Ibrahaim, nelayan dari Kabupaten Halmahera Selatan di Ternate, Rabu (10/1).</p><p>Permintaan itu disampaikan mengusul adanya pernyataan dari Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan bahwa mulai 2018 tidak akan ada lagi penenggelaman kapal ikan asing yang mencuri ikan di Indonesia yang selama ini ditempuh oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.</p><p>Menurut Ibrahim, dulu ketika belum ada kebijakan penenggelaman kapal ikan asing pencuri ikan, banyak sekali kapal ikan asing, khususnya dari Filipina, yang mencuri ikan di Maluku Utara.</p><p>Tetapi setelah Susi menerapkan kebijakan penggelaman, kapal ikan asing pencuri ikan di perairan Maluku Utara hampir tidak terjadi lagi.</p><p>Hasil tangkapan nelayan di Maluku Utara, kata Ibrahim, sekarang ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan ketika di perairan Maluku Utara banyak beroperasi kapal ikan asing.</p><p>Ibrahim memaparkan, dulu dalam semalam hasil yang diperoleh dari menjaring ikan paling banyak 1 ton, tetapi sekarang bisa mencapai 3 ton karena yang menangkap ikan hanya nelayan dari daerah ini.</p><p>Ibrahim mengaku tidak sepakat kalau kapal ikan asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia diserahkan kepada nelayan, karena akan merendahkan martabat bangsa Indonesia, walaupun kenyataannya masih banyak nelayan Indonesia yang belum memiliki kapal ikan.</p><p>Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara sendiri menyebutkan dahulu daerahnya rugi ratusan miliar rupiah per tahun akibat pencurian ikan yang dilakukan kapal ikan dari negara lain.(Ant)</p><p><br></p><p>(Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com