Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Gagal berangkatkan jamaah umroh, Dirut SBL minta maaf

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dudi Supriyadi
Foto: Dudi Supriyadi
<p>Pihak PT Solusi Balad Lumampah (SBL) meminta maaf terkait 21 jamaah umroh yang gagal berangkat. Hal itu dikatakan Dirut SBL, Aom Juang Widodo kepada wartawan, termasuk <i><strong>Kontributor elshinta, Dudi Supriyadi,</strong></i> Rabu (10/1).</p><p>"Jadi permasalahannya ketika 21 jamaah itu sampai ke Bandara pada tanggal 8 Desember 2017, ternyata paspor mereka belum sampai ke Bandara dan masih berada di provider yang mengeluarkan paspor,&nbsp; ini yang saya sayangkan, sehingga permohonan maaf ini saya sampaikan," kata Aom.&nbsp;</p><p>Aom mengaku selama ini pihaknya sudah memberangkatkan lebih dari 20 ribu jamaah umroh pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 sebanyak 14.500 jamaah. </p><p>Terkait dengan keterlambatan pemberangkatan pada bulan Desember 2017, hal tersebut karena <i>high session</i> atau membludaknya pendaftar, sehingga dilakukan penjadwalan ulang di tahun 2018 ini.&nbsp;</p><p>Aom menambahkan SBL sudah mempersiapkan 54 penerbangan untuk tahun 2018 ini, sehingga bisa dikatakan umroh akbar. Jamaah akan diberangkatkan tanggal 14-15 Januari 2018, 21-22 januari 2018, 28-29 Januari 2018 atau setiap hari Minggu dan Senin.</p><p>"Saya mohon maaf sekali, dan minta waktu selama seminggu ini untuk melakukan penjadwalan dan persiapan, sehingga semua dapat berangkat dan mendapat jamuan dari Allah SWT,&nbsp; " tandasnya.</p><p>Aom mengimbau agar jamaah umrohnya tidak khawatir dan termakan hasutan, sehingga semuanya diharapkan dapat berangkat, karena pesawat sudah dipersiapkan, termasuk tiket,&nbsp; hotel, catering dan kebutuhan lainnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Pihak PT Solusi Balad Lumampah (SBL) meminta maaf terkait 21 jamaah umroh yang gagal berangkat. Hal itu dikatakan Dirut SBL, Aom Juang Widodo kepada wartawan, termasuk <i><strong>Kontributor elshinta, Dudi Supriyadi,</strong></i> Rabu (10/1).</p><p>"Jadi permasalahannya ketika 21 jamaah itu sampai ke Bandara pada tanggal 8 Desember 2017, ternyata paspor mereka belum sampai ke Bandara dan masih berada di provider yang mengeluarkan paspor,&nbsp; ini yang saya sayangkan, sehingga permohonan maaf ini saya sampaikan," kata Aom.&nbsp;</p><p>Aom mengaku selama ini pihaknya sudah memberangkatkan lebih dari 20 ribu jamaah umroh pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 sebanyak 14.500 jamaah. </p><p>Terkait dengan keterlambatan pemberangkatan pada bulan Desember 2017, hal tersebut karena <i>high session</i> atau membludaknya pendaftar, sehingga dilakukan penjadwalan ulang di tahun 2018 ini.&nbsp;</p><p>Aom menambahkan SBL sudah mempersiapkan 54 penerbangan untuk tahun 2018 ini, sehingga bisa dikatakan umroh akbar. Jamaah akan diberangkatkan tanggal 14-15 Januari 2018, 21-22 januari 2018, 28-29 Januari 2018 atau setiap hari Minggu dan Senin.</p><p>"Saya mohon maaf sekali, dan minta waktu selama seminggu ini untuk melakukan penjadwalan dan persiapan, sehingga semua dapat berangkat dan mendapat jamuan dari Allah SWT,&nbsp; " tandasnya.</p><p>Aom mengimbau agar jamaah umrohnya tidak khawatir dan termakan hasutan, sehingga semuanya diharapkan dapat berangkat, karena pesawat sudah dipersiapkan, termasuk tiket,&nbsp; hotel, catering dan kebutuhan lainnya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com