Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

BPBD: Waspadai guguran panas dan lahar dingin Semeru

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Effendi Murdiono/Radio Elshinta
Sumber foto: Effendi Murdiono/Radio Elshinta
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengingatkan masyarakat yang ada di lereng Gunung Semeru dan bantaran sungai untuk tetap meningkatkan kewaspadaan adanya bahaya Semeru atau aktivitas dapur magma atau curah hujan yang masih tinggi di sekitar puncak.</p><p>Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik (PKL) BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi kepada Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Rabu (10/1) mengatakan, dari hasil pengamatan yang diterima dari pos pantau di Gunung Sawur, meteorologi cuaca cerah berawan, angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 22-23 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.</p><p>Pengamatan visual gunung terlihat jelas, asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 1-300 M di atas kawah puncak. Teramati letusan asap satu kali, tinggi asap 300 meter di atas bibir kawah, tekanan gas sedang dan asap condong ke arah barat.</p><p>Kegempaan tercatat letusan jumlah 70, Amplitudo 10-16 mm dengan durasi 35-60 detik. Guguran jumlah 8, amplitudo 2-9 mm, durasi 25-70 detik. Hembusan jumlah 8, amplitudo 4-9 mm, durasi 35-50 detik. Vulkanik dalam jumlah 2, amplitudo 10-23 mm, S-P : 1-25 detik, Durasi : 15-24 detik. Getaran banjir atau lahar hujan terekam 1 kali dengan amplitudo 18 mm, durasi 9420 detik.</p><p>"Hasil rekam laporan yang diterima disimpulkan tingkat aktivitas Semeru Level II (Waspada)," ungkap Wawan.&nbsp;</p><p>Status Gunung Semeru Waspada disarankan pendakian sampai Kalimati untuk masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas 4 km dari puncak, dikhawatirkan awan panas yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Bagi masyarakat yang bermukim di dekat bantaran Sungai Besok Bang, kembar, kobokan dan Besok Sat harus selalu waspada terhadap bahaya banjir, dikhawatirkan di puncak terjadi hujan lebat.</p><p>Wawan Hadi mengingatkan, pada tanggal 6 Januari pukul 17:42 WIB teramati awan panas dengan guguran sejauh 1,5 Km ke arah Besuk Sat dan Besuk Bang, dari itu masyarakat diminta tetap selalu waspada potensi bencana yang ada di Semeru.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengingatkan masyarakat yang ada di lereng Gunung Semeru dan bantaran sungai untuk tetap meningkatkan kewaspadaan adanya bahaya Semeru atau aktivitas dapur magma atau curah hujan yang masih tinggi di sekitar puncak.</p><p>Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik (PKL) BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi kepada Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Rabu (10/1) mengatakan, dari hasil pengamatan yang diterima dari pos pantau di Gunung Sawur, meteorologi cuaca cerah berawan, angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 22-23 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.</p><p>Pengamatan visual gunung terlihat jelas, asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 1-300 M di atas kawah puncak. Teramati letusan asap satu kali, tinggi asap 300 meter di atas bibir kawah, tekanan gas sedang dan asap condong ke arah barat.</p><p>Kegempaan tercatat letusan jumlah 70, Amplitudo 10-16 mm dengan durasi 35-60 detik. Guguran jumlah 8, amplitudo 2-9 mm, durasi 25-70 detik. Hembusan jumlah 8, amplitudo 4-9 mm, durasi 35-50 detik. Vulkanik dalam jumlah 2, amplitudo 10-23 mm, S-P : 1-25 detik, Durasi : 15-24 detik. Getaran banjir atau lahar hujan terekam 1 kali dengan amplitudo 18 mm, durasi 9420 detik.</p><p>"Hasil rekam laporan yang diterima disimpulkan tingkat aktivitas Semeru Level II (Waspada)," ungkap Wawan.&nbsp;</p><p>Status Gunung Semeru Waspada disarankan pendakian sampai Kalimati untuk masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas 4 km dari puncak, dikhawatirkan awan panas yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Bagi masyarakat yang bermukim di dekat bantaran Sungai Besok Bang, kembar, kobokan dan Besok Sat harus selalu waspada terhadap bahaya banjir, dikhawatirkan di puncak terjadi hujan lebat.</p><p>Wawan Hadi mengingatkan, pada tanggal 6 Januari pukul 17:42 WIB teramati awan panas dengan guguran sejauh 1,5 Km ke arah Besuk Sat dan Besuk Bang, dari itu masyarakat diminta tetap selalu waspada potensi bencana yang ada di Semeru.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com