Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kemendag-Bulog jual beras medium di bawah HET

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bersama dengan Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penjualan beras medium di bawah harga eceran tertinggi (HET).</p><p>"Saat ini kami meluncurkan penjualan beras di sejumlah pasar tradisional di Sulut dengan harga Rp9.350 per kilogram yakni lebih rendah dari HET sebesar Rp9.450 per kg," kata Staff Ahli Bidang Pengamanan Pasar Kemendag RI Sutriono Edi di Manado, Rabu (10/1).</p><p>Dia mengatakan hal ini sebagai langkah antisipasi kenaikan harga beras di awal tahun 2018.</p><p>"Kita tahu di awal tahun belum ada panen padi, sehingga diperkirakan harga beras akan mengalami peningkatan, namun dengan ada penjualan beras ini dharapkan bisa diantisipasi," katanya.</p><p>Ia mengatakan penjualan beras medium Bulog ini, akan dilakukan oleh sejumlah pedagang pasar dan rumah pangan kita (RPK) Bulog.</p><p>"Kami berharap akan mampu meredam pergerakan harga beras di pasaran," katanya.</p><p>Harus diakui, katanya, saat ini harga beras mengalami peningkatan hampir di seluruh Indonesia.</p><p>Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Perum Bulog Divre Sulut Munafri Syamsudin mengatakan saat ini ada 14 kios di pasar Bersehati Manado yang bekerja sama dengan Bulog Sulut menjual beras medium seharga Rp9.350 per kilogram.</p><p>"Selain di pasar juga di RPK yang tersebar di Sulut dan Gorontalo," kata Munafri.</p><p>Pihaknya selain mendistribusikan, tetap juga melakukan pengawasan setiap hari.</p><p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Jenny Karouw mengatakan pihaknya selain menyediakan tim khusus pemantauan harga, juga dengan Satgas Pangan melakukan pengawasan sehingga tidak terjadi penyimpangan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bersama dengan Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penjualan beras medium di bawah harga eceran tertinggi (HET).</p><p>"Saat ini kami meluncurkan penjualan beras di sejumlah pasar tradisional di Sulut dengan harga Rp9.350 per kilogram yakni lebih rendah dari HET sebesar Rp9.450 per kg," kata Staff Ahli Bidang Pengamanan Pasar Kemendag RI Sutriono Edi di Manado, Rabu (10/1).</p><p>Dia mengatakan hal ini sebagai langkah antisipasi kenaikan harga beras di awal tahun 2018.</p><p>"Kita tahu di awal tahun belum ada panen padi, sehingga diperkirakan harga beras akan mengalami peningkatan, namun dengan ada penjualan beras ini dharapkan bisa diantisipasi," katanya.</p><p>Ia mengatakan penjualan beras medium Bulog ini, akan dilakukan oleh sejumlah pedagang pasar dan rumah pangan kita (RPK) Bulog.</p><p>"Kami berharap akan mampu meredam pergerakan harga beras di pasaran," katanya.</p><p>Harus diakui, katanya, saat ini harga beras mengalami peningkatan hampir di seluruh Indonesia.</p><p>Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Perum Bulog Divre Sulut Munafri Syamsudin mengatakan saat ini ada 14 kios di pasar Bersehati Manado yang bekerja sama dengan Bulog Sulut menjual beras medium seharga Rp9.350 per kilogram.</p><p>"Selain di pasar juga di RPK yang tersebar di Sulut dan Gorontalo," kata Munafri.</p><p>Pihaknya selain mendistribusikan, tetap juga melakukan pengawasan setiap hari.</p><p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Jenny Karouw mengatakan pihaknya selain menyediakan tim khusus pemantauan harga, juga dengan Satgas Pangan melakukan pengawasan sehingga tidak terjadi penyimpangan. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com