Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Polisi tembak pencuri mesin perahu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Aparat kepolisian terpaksa menembak pelaku pencurian mesin perahu di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang telah dijadikan target operasi (TO) karena berusaha melakukan perlawanan saat diamankan, Senin (8/1).</p><p>Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi melalui sambungan telepon, Rabu (10/1) menjelaskan, kronologis penangkapan pelaku pencurian berinisial "AY" (40) melakukan aksinya sejak Oktober 2017 dengan sasaran utama mesin perahu.</p><p>Ketika hendak ditangkap, pelaku yang telah ditetapkan tersangka itu berusaha melawan aparat kepolisian sehingga terpaksa ditembak pada bagian kakinya sehingga harus dirawat di RSUD Nunukan.</p><p>Pria "AY" ini memang telah dijadikan target operasi (TO) oleh aparat kepolisian setempat setelah beberapa kali dilaporkan melakukan aksinya terhadap pencurian mesin perahu di perairan Sebatik Timur. </p><p>Karyadi mengutarakan, bersamaan dengan penangkapan pelaku ditemukan pula sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin tempel 15 PK milik korbannya bernama Abdul Malik dan Alwi, warga Pulau Sebatik.</p><p>Sesuai penyidikan sementara terhadap tersangka, kepolisian mendapatkan informasi aksinya tidak dilakukan sendiri tetapi bersama rekan lainnya. "Tersangka "AY" menyebut sejumlah nama yang ditemani melakukan aksi pencurian selama ini," beber Karyadi. </p><p>Sehubungan dengan pengakuan "AY" maka kasus ini akan dikembangkan aparat kepolisian di daerah itu guna menemukan titik terang pelaku pencurian selama ini yang meresahkan nelayan di Pulau Sebatik.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 09:07 WIB

BMKG peringatkan hujan lebat-petir di Lampung

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Mendagri: Dana kelurahan bersifat stimulan

Liga Inggris | 23 Oktober 2018 - 08:46 WIB

Sempat tertinggal, Arsenal balikkan keadaan taklukkan Leicester

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Latihan militer ASEAN-China berlangsung tujuh hari

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 08:24 WIB

Mendag katakan ekspor adalah kunci pertumbuhan ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Mendagri tegaskan dana kelurahan tak ada kaitannya dengan Pilpres

<p>Aparat kepolisian terpaksa menembak pelaku pencurian mesin perahu di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang telah dijadikan target operasi (TO) karena berusaha melakukan perlawanan saat diamankan, Senin (8/1).</p><p>Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi melalui sambungan telepon, Rabu (10/1) menjelaskan, kronologis penangkapan pelaku pencurian berinisial "AY" (40) melakukan aksinya sejak Oktober 2017 dengan sasaran utama mesin perahu.</p><p>Ketika hendak ditangkap, pelaku yang telah ditetapkan tersangka itu berusaha melawan aparat kepolisian sehingga terpaksa ditembak pada bagian kakinya sehingga harus dirawat di RSUD Nunukan.</p><p>Pria "AY" ini memang telah dijadikan target operasi (TO) oleh aparat kepolisian setempat setelah beberapa kali dilaporkan melakukan aksinya terhadap pencurian mesin perahu di perairan Sebatik Timur. </p><p>Karyadi mengutarakan, bersamaan dengan penangkapan pelaku ditemukan pula sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin tempel 15 PK milik korbannya bernama Abdul Malik dan Alwi, warga Pulau Sebatik.</p><p>Sesuai penyidikan sementara terhadap tersangka, kepolisian mendapatkan informasi aksinya tidak dilakukan sendiri tetapi bersama rekan lainnya. "Tersangka "AY" menyebut sejumlah nama yang ditemani melakukan aksi pencurian selama ini," beber Karyadi. </p><p>Sehubungan dengan pengakuan "AY" maka kasus ini akan dikembangkan aparat kepolisian di daerah itu guna menemukan titik terang pelaku pencurian selama ini yang meresahkan nelayan di Pulau Sebatik.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com