Kamis, 19 Juli 2018 | 03:13 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polisi identifikasi kecurangan yang bakal terjadi di Pilkada

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul . Sumber foto: http://bit.ly/2mmk0Pm
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul . Sumber foto: http://bit.ly/2mmk0Pm
<p>Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan bahwa polisi mengidentifikasi sejumlah kecurangan yang kemungkinan terjadi dalam Pilkada Serentak 2018.</p><p>"Ada enam hal kecurangan yang diwaspadai oleh Polri dalam rangkaian Pilkada," kata Kombes Martinus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/1).</p><p>Ia merinci, sejumlah kecurangan tersebut, pertama yakni intimidasi, contohnya dengan membuat pemilih takut untuk memilih, tidak mau datang ke TPS.</p><p>Kedua, distruption, dengan menimbulkan gangguan-gangguan sehingga menciptakan situasi tidak kondusif saat pemungutan suara.</p><p>Ketiga, missinformation, dengan menyebarkan informasi yang tidak benar kepada masyarakat.</p><p>Keempat, registration fraud, dengan memanipulasi data sehingga pemilih tidak memiliki hak untuk memilih.</p><p>Kelima, vote buying, contohnya `serangan` fajar. Dan terakhir, ujaran kebencian.?</p><p>Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi dalam Pilkada 2018. Jumlah daerah yang akan ikut pilkada mendatang akan lebih banyak dibandingkan Pilkada 2017, yang hanya diikuti 101 daerah.</p><p>171 daerah tersebut terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di Indonesia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 Juli 2018 - 21:46 WIB

Kemkominfo RI minta masyarakat tak percayai informasi hoax

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:26 WIB

130 ASN di Kudus cuti Haji

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 21:12 WIB

Wapres: Indonesia terbanyak tangani teroris

Aktual Dalam Negeri | 18 Juli 2018 - 20:58 WIB

Pertamina bangun masjid dan sekolah di Tapanuli Tengah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com